alexametrics
26.8 C
Mojokerto
Monday, May 23, 2022

Awas, Debu dan Kerikil Tutup Separo Jalan Pacet-Cangar

MOJOKERTO – Pelebaran jalan di jalur alternatif Cangar-Pacet, tepatnya di bawah tikungan Gotean, Desa/Kecamatan Pacet mengharuskan pengendara ekstra hati-hati. Sebab, di sepanjang jalur tengkorak itu berserakan kerikil dan dapat membahayakan. Selain itu, jalan dalam proses perbaikan ini semakin sempit.

’’Ditambah lagi, saat ini sedang ada pelebaran jalan. Bekas galian tanah yang dilebarkan justru ditaruh di jalan,’’ kata Kanitdikyasa Polres Mojokerto, Ipda Edy Widoyono. Perbaikan memasuki tahap pengerukan separo jalan itu memaksa pengguna jalan waspada. Selain kondisi material berserakan, jalan semakin menyempit. Sesekali petugas memberlakukan sistem buka tutup dari dua arah. ’’Jalannya harus bergantian, kalau tidak begitu akan terperosok,’’ tuturnya.

Baca Juga :  Jalur Sempit, Rawan Kecelakaan

Atas kondisi itu, beberapa petugas pun di-stand by-kan untuk mengimbau pengguna jalan. Apalagi, medan jalan sangat ekstrem, Menikung, ada turunan, dan tanjakan tajam. ”Mau tidak mau laju kedaraan harus diperlambat. Meski tak jarang kendaraan tak kuat harus didorong,” tambahnya. Banyak kerikil berserakan membuat petugas harus cepat menyikapi. Kemarin, dibantu tim relawan, satlantas melakukan pembersihan kerikil. ’’Kami bersihkan sebisa mungkin, supaya tanah dan kerikil tidak sampai ke jalan,’’ tandas Edy.

MOJOKERTO – Pelebaran jalan di jalur alternatif Cangar-Pacet, tepatnya di bawah tikungan Gotean, Desa/Kecamatan Pacet mengharuskan pengendara ekstra hati-hati. Sebab, di sepanjang jalur tengkorak itu berserakan kerikil dan dapat membahayakan. Selain itu, jalan dalam proses perbaikan ini semakin sempit.

’’Ditambah lagi, saat ini sedang ada pelebaran jalan. Bekas galian tanah yang dilebarkan justru ditaruh di jalan,’’ kata Kanitdikyasa Polres Mojokerto, Ipda Edy Widoyono. Perbaikan memasuki tahap pengerukan separo jalan itu memaksa pengguna jalan waspada. Selain kondisi material berserakan, jalan semakin menyempit. Sesekali petugas memberlakukan sistem buka tutup dari dua arah. ’’Jalannya harus bergantian, kalau tidak begitu akan terperosok,’’ tuturnya.

Baca Juga :  Penyakit Jantung Kini Mulai Serang Usia Muda

Atas kondisi itu, beberapa petugas pun di-stand by-kan untuk mengimbau pengguna jalan. Apalagi, medan jalan sangat ekstrem, Menikung, ada turunan, dan tanjakan tajam. ”Mau tidak mau laju kedaraan harus diperlambat. Meski tak jarang kendaraan tak kuat harus didorong,” tambahnya. Banyak kerikil berserakan membuat petugas harus cepat menyikapi. Kemarin, dibantu tim relawan, satlantas melakukan pembersihan kerikil. ’’Kami bersihkan sebisa mungkin, supaya tanah dan kerikil tidak sampai ke jalan,’’ tandas Edy.

Artikel Terkait

Most Read

Artikel Terbaru


/