alexametrics
23.8 C
Mojokerto
Saturday, August 13, 2022

Dari Iuran Merekalah, Wiwin Rasakan Manfaat Operasi Batu Ureter

PROGRAM Jaminan Kesehatan Nasional (JKN) adalah bentuk kepedulian dari pemerintah kepada seluruh rakyat Indonesia yang terbukti telah menolong banyak orang dan meningkatkan derajat kesehatan bangsa. Wiwin Indarwati, 50 tahun salah satu peserta JKN Pekerja Bukan Penerima Upah (PPBU) atau mandiri.

Ibu warga Mojoanyar Mojokerto menceritakan kisahnya, bagaimana ia terbantu melalui Program JKN untuk Operasi batu ureter yang diderita.

Batu ureter adalah proses terbentuknya kristal-kristal batu pada saluran perkemihan dan terjadi penumpukkan oksalat (batu ginjal) pada ureter, kandung kemih atau pada daerah ginjal. Gejala utama seseorang terkena penyakit batu ureter ialah meningkatnya intensitas buang air kecil dan sakit di perut terasa nyeri, urine megalami perubahan warna, bau tidak sedap, demam tinggi.

“Awalnya perut ini sering mengalami nyeri dan sering buang air kecil, gejala ini sudah lama dirasakannya. Rasa sakit itu berulang secara terus menerus. Akhirnya saya periksa, dari Fasilitas Kesehatan Tingkat Pertama (FKTP), kemudian dirujuk ke Rumah Sakit Emma Mojokerto. Dari hasil pemeriksaan (usg), didiagnosa menderita batu ureter dan diberikan obat untuk penyembuhan,” ungkap Wiwin.

Baca Juga :  Liga Santri PSSI 2022 Mojokerto, PS Darut Taqwa Sukses Sabet Piala KASAD

Wiwin melanjutkan, suatu hari perut ini merasakan sakit dan nyeri sekali. Rasa sakit yang tidak tertahankan akhirnya di bawa ke FKTP dan langsung di rujuk poli ke rumah sakit.

“Setibanya di rumah sakit, dengan cekatan petugas langsung dan sabar memeriksa secara intesif dan dilakukan usg. Dari hasil pemeriksaan dan atas indikasi medis untuk dijadwalkan operasi. Tak terpikirkan biaya operasi yang sangat mahal.” cerita Wiwin
Sesuai jadwal operasi, ditemani suami datang di Rumah Sakit Emma Mojokerto.

Setelah dilakukan serangkaian pemeriksaan terus dilakukan operasi. Ia mengapresiasi pelayanan yang didapatnya dan menyatakan puas, dari mulai administrasi, tenaga medis dan ruang pelayanan. Baginya ruangan kamar yang bersih , petugas kesehatan yang ramah dan pelayanan yang baik adalah cermin dalam pelayanan terbaik bagi rumah sakit.

“Alhamdulillah, operasi batu ureter berjalan dengan lancar tanpa ada kendala, sehat dan selamat. Ruang Operasipun sangat nyaman sekali. Ia sangat terkejut tidak membedakan peserta baik umum dan BPJS. Waktu itu sempat menghitung semua biaya operasi dan pelayanan saya, mungkin sudah mencapai biaya berpuluh jutaan rupiah. Saya sangat bersyukur sekali telah mejadi peserta JKN, sehingga operasi batu ureter dijamin sepenuhnya oleh JKN tanpa iur biaya,” ungkapnya.

Baca Juga :  Tanpa Surat Sehat, Dilarang Melintas

Wiwin telah merasakan manfaat besar dan sangat terbantu oleh iuran peserta JKN yang sehat. Ia mengajak seluruh masyarakat untuk mendaftarkan diri di Program JKN ini sedini mungkin, Sakit tidak tahu kapan datangnya, jangan menunggu sakit dahulu, baru mendaftarkan diri.

“Saya dan keluarga mengucapkan terima kasih yang tak tehingga kepada BPJS Kesehatan. Dari iuran merekalah yang membantu biaya operasi pengangkatan batu saya. Harapan saya dari progam JKN ini, semoga program ini tetap ada, dan semakin memberikan manfaat bagi masyarakat karena banyak masyarakat yang tertolong dari program JKN ini, semoga BPJS Kesehatan bersama-sama dengan seluruh fasilitas kesehatan selalu meningkatkan pelayanan,” tutupnya. (*)

PROGRAM Jaminan Kesehatan Nasional (JKN) adalah bentuk kepedulian dari pemerintah kepada seluruh rakyat Indonesia yang terbukti telah menolong banyak orang dan meningkatkan derajat kesehatan bangsa. Wiwin Indarwati, 50 tahun salah satu peserta JKN Pekerja Bukan Penerima Upah (PPBU) atau mandiri.

Ibu warga Mojoanyar Mojokerto menceritakan kisahnya, bagaimana ia terbantu melalui Program JKN untuk Operasi batu ureter yang diderita.

Batu ureter adalah proses terbentuknya kristal-kristal batu pada saluran perkemihan dan terjadi penumpukkan oksalat (batu ginjal) pada ureter, kandung kemih atau pada daerah ginjal. Gejala utama seseorang terkena penyakit batu ureter ialah meningkatnya intensitas buang air kecil dan sakit di perut terasa nyeri, urine megalami perubahan warna, bau tidak sedap, demam tinggi.

“Awalnya perut ini sering mengalami nyeri dan sering buang air kecil, gejala ini sudah lama dirasakannya. Rasa sakit itu berulang secara terus menerus. Akhirnya saya periksa, dari Fasilitas Kesehatan Tingkat Pertama (FKTP), kemudian dirujuk ke Rumah Sakit Emma Mojokerto. Dari hasil pemeriksaan (usg), didiagnosa menderita batu ureter dan diberikan obat untuk penyembuhan,” ungkap Wiwin.

Baca Juga :  Tanpa Surat Sehat, Dilarang Melintas

Wiwin melanjutkan, suatu hari perut ini merasakan sakit dan nyeri sekali. Rasa sakit yang tidak tertahankan akhirnya di bawa ke FKTP dan langsung di rujuk poli ke rumah sakit.

“Setibanya di rumah sakit, dengan cekatan petugas langsung dan sabar memeriksa secara intesif dan dilakukan usg. Dari hasil pemeriksaan dan atas indikasi medis untuk dijadwalkan operasi. Tak terpikirkan biaya operasi yang sangat mahal.” cerita Wiwin
Sesuai jadwal operasi, ditemani suami datang di Rumah Sakit Emma Mojokerto.

- Advertisement -

Setelah dilakukan serangkaian pemeriksaan terus dilakukan operasi. Ia mengapresiasi pelayanan yang didapatnya dan menyatakan puas, dari mulai administrasi, tenaga medis dan ruang pelayanan. Baginya ruangan kamar yang bersih , petugas kesehatan yang ramah dan pelayanan yang baik adalah cermin dalam pelayanan terbaik bagi rumah sakit.

“Alhamdulillah, operasi batu ureter berjalan dengan lancar tanpa ada kendala, sehat dan selamat. Ruang Operasipun sangat nyaman sekali. Ia sangat terkejut tidak membedakan peserta baik umum dan BPJS. Waktu itu sempat menghitung semua biaya operasi dan pelayanan saya, mungkin sudah mencapai biaya berpuluh jutaan rupiah. Saya sangat bersyukur sekali telah mejadi peserta JKN, sehingga operasi batu ureter dijamin sepenuhnya oleh JKN tanpa iur biaya,” ungkapnya.

Baca Juga :  Pecatur Kabupaten Mojokerto Ditunggu Tiga Agenda Pertandingan

Wiwin telah merasakan manfaat besar dan sangat terbantu oleh iuran peserta JKN yang sehat. Ia mengajak seluruh masyarakat untuk mendaftarkan diri di Program JKN ini sedini mungkin, Sakit tidak tahu kapan datangnya, jangan menunggu sakit dahulu, baru mendaftarkan diri.

“Saya dan keluarga mengucapkan terima kasih yang tak tehingga kepada BPJS Kesehatan. Dari iuran merekalah yang membantu biaya operasi pengangkatan batu saya. Harapan saya dari progam JKN ini, semoga program ini tetap ada, dan semakin memberikan manfaat bagi masyarakat karena banyak masyarakat yang tertolong dari program JKN ini, semoga BPJS Kesehatan bersama-sama dengan seluruh fasilitas kesehatan selalu meningkatkan pelayanan,” tutupnya. (*)

Artikel Terkait

Most Read

Artikel Terbaru

/