alexametrics
24.2 C
Mojokerto
Thursday, May 19, 2022

Promosikan Mojokerto Melalui Lukisan

SUNRISE Mall menyuguhkan bursa dan pameran lukisan perupa Jawa Timur bertajuk ’’Swarna Warni Sunrise 2021’’ di All Fresco, sisi barat pintu masuk Sunrise Mall, jalan Benteng Pancasila, Jum’at (26/3). Pameran ini berlangsung selama 10 hari ke depan.

Dibuka Wali Kota Mojokerto Ika Puspitasari dengan tujuh garis goresan, acara ini menyajikan potret keindahan Mojokerto dari frame 26 perupa asal Jatim tersebut.

Chief marketing Sunrise Mall Mojokerto Vino Andiyanto, mengatakan, untuk menggaet pengunjung mal, harus menghadirkan sesuatu yang berbeda. Selain meningkatkan perekonomian di area mal, juga memberikan manfaat bagi pengunjung. ’’Saat ini, kami menggandeng 26 Perupa dari 7 Kota di Jawa Timur untuk meramaikan Sunrise mall,’’ tandasnya.

Ada 24 stand yang diisi dari perupa di Jawa Timur. Yakni, Mojokerto, Banyuwangi, Surabaya, Jombang, Malang, Sidoarjo. Vino menambahkan, pengunjung tidak hanya akan berbelanja saja. Namun, pengunjung bisa dimanjakan dengan berbagai lukisan berbagai aliran.

Selain itu, pameran yang digelar ini bisa memberikan wawasan dan edukasi kepada pengunjung. ’’Mengubah mindset masyarakat itu perlu dan dinilai penting. Khususnya keluarga. Ternyata mal bukan hanya tempat belanja namun bisa sebagai tempat edukasi seni dan budaya,” ungkap Vino.

Baca Juga :  Gelar Webinar, Bedah Regulasi Khusus dalam Penanganan Covid-19

Sementara itu, saat pembukaan, atraksi melukis dilakukan Sadikin Pard. Pelukis penyandang tunadaksa atau tanpa tangan asal Malang ini menyita perhatian Ning Ita dan pengunjung mal.

Sadikin melukis menggunakan kaki kirinya dengan cara mengapit kuas, mencelup cat lukis lalu mulai mengibaskan kuas di atas kanvas. Sebuah lukisan impresionis dengan pemandangan jalan Benteng Pancasila pun ia ciptakan tidak lebih dari setengah jam.

Terpisah, Ketua Panitia Swarna Warni Sunrise 2021, Prayogi Waluyo mengatakan, bursa dan pameran lukisan ini terbilang yang pertama kali yang digelar di pusat perbelanjaan terbesar di Kota Mojokerto. ’’Kami penyelenggara ingin memberi edukasi kepada masyarakat bahwa mall bukan hanya tempat belanja namun juga bisa menjadi tempat edukasi seni dan budaya,” katanya.

Selain dipamerkan, lukisan yang dipajang tersebut juga bisa dibeli oleh pengunjung. Harganya juga bervariatif mulai ratusan ribu hingga jutaan rupiah. ’’Harganya beda-beda tergantung pelukis dan nilai seni lukisannya,’’ imbuhnya.

Baca Juga :  Sunrise Mall Mojokerto, Gandeng Grab hingga Layani Swab

Swarna Warni Sunrise 2021 juga menyediakan jasa gambar karikatur dengan harga yang ramah di kantong. Hanya dengan puluhan ribu rupiah, pengunjung bisa mendapatkan gambar karikatur wajahnya sendiri dari pelukis handal yang ada arena pameran.

Dari 26 pelukis dengan karya-karya artistik dengan berbagai aliran lukisan, dari naturalisme, realisme, hingga impresionisme. Ada 10 pelukis Mojokerto, tiga di antara pelukis perempuan. Mereka, Mpu Harrys Poerwo, Denny Aryanto,Yudhis, Ali, Abdul Fatah,Suwarno, Ernowo Budi, Nadira Zahra, Anik Suhartatik dan Emmi Wid. 6 pelukis Malang, yakni Sadikin Pard, Alex Sambodo, Agus Triawan,Yatiman, Imam Rossy dan Azam Bachtiar. 4 pelukis Jombang, Bang Sholeh, Joko Priono, Toby dan Ridho Hidayat. 2 pelukis Surabaya, Anggik Suyatno dan Triyoso Yusuf. 2 pelukis Sidoarjo, M. Nasrudin,  dan Handoko Ndok. Lalu Shoez pelukis jember dan Tri Irianto pelukis Banyuwangi. (dik)

SUNRISE Mall menyuguhkan bursa dan pameran lukisan perupa Jawa Timur bertajuk ’’Swarna Warni Sunrise 2021’’ di All Fresco, sisi barat pintu masuk Sunrise Mall, jalan Benteng Pancasila, Jum’at (26/3). Pameran ini berlangsung selama 10 hari ke depan.

Dibuka Wali Kota Mojokerto Ika Puspitasari dengan tujuh garis goresan, acara ini menyajikan potret keindahan Mojokerto dari frame 26 perupa asal Jatim tersebut.

Chief marketing Sunrise Mall Mojokerto Vino Andiyanto, mengatakan, untuk menggaet pengunjung mal, harus menghadirkan sesuatu yang berbeda. Selain meningkatkan perekonomian di area mal, juga memberikan manfaat bagi pengunjung. ’’Saat ini, kami menggandeng 26 Perupa dari 7 Kota di Jawa Timur untuk meramaikan Sunrise mall,’’ tandasnya.

Ada 24 stand yang diisi dari perupa di Jawa Timur. Yakni, Mojokerto, Banyuwangi, Surabaya, Jombang, Malang, Sidoarjo. Vino menambahkan, pengunjung tidak hanya akan berbelanja saja. Namun, pengunjung bisa dimanjakan dengan berbagai lukisan berbagai aliran.

Selain itu, pameran yang digelar ini bisa memberikan wawasan dan edukasi kepada pengunjung. ’’Mengubah mindset masyarakat itu perlu dan dinilai penting. Khususnya keluarga. Ternyata mal bukan hanya tempat belanja namun bisa sebagai tempat edukasi seni dan budaya,” ungkap Vino.

Baca Juga :  Tekstur Dagingnya Lembut, Bumbunya Meresap Sempurna

Sementara itu, saat pembukaan, atraksi melukis dilakukan Sadikin Pard. Pelukis penyandang tunadaksa atau tanpa tangan asal Malang ini menyita perhatian Ning Ita dan pengunjung mal.

- Advertisement -

Sadikin melukis menggunakan kaki kirinya dengan cara mengapit kuas, mencelup cat lukis lalu mulai mengibaskan kuas di atas kanvas. Sebuah lukisan impresionis dengan pemandangan jalan Benteng Pancasila pun ia ciptakan tidak lebih dari setengah jam.

Terpisah, Ketua Panitia Swarna Warni Sunrise 2021, Prayogi Waluyo mengatakan, bursa dan pameran lukisan ini terbilang yang pertama kali yang digelar di pusat perbelanjaan terbesar di Kota Mojokerto. ’’Kami penyelenggara ingin memberi edukasi kepada masyarakat bahwa mall bukan hanya tempat belanja namun juga bisa menjadi tempat edukasi seni dan budaya,” katanya.

Selain dipamerkan, lukisan yang dipajang tersebut juga bisa dibeli oleh pengunjung. Harganya juga bervariatif mulai ratusan ribu hingga jutaan rupiah. ’’Harganya beda-beda tergantung pelukis dan nilai seni lukisannya,’’ imbuhnya.

Baca Juga :  Body Shaming, Cuekin dan Anggap Angin Lalu

Swarna Warni Sunrise 2021 juga menyediakan jasa gambar karikatur dengan harga yang ramah di kantong. Hanya dengan puluhan ribu rupiah, pengunjung bisa mendapatkan gambar karikatur wajahnya sendiri dari pelukis handal yang ada arena pameran.

Dari 26 pelukis dengan karya-karya artistik dengan berbagai aliran lukisan, dari naturalisme, realisme, hingga impresionisme. Ada 10 pelukis Mojokerto, tiga di antara pelukis perempuan. Mereka, Mpu Harrys Poerwo, Denny Aryanto,Yudhis, Ali, Abdul Fatah,Suwarno, Ernowo Budi, Nadira Zahra, Anik Suhartatik dan Emmi Wid. 6 pelukis Malang, yakni Sadikin Pard, Alex Sambodo, Agus Triawan,Yatiman, Imam Rossy dan Azam Bachtiar. 4 pelukis Jombang, Bang Sholeh, Joko Priono, Toby dan Ridho Hidayat. 2 pelukis Surabaya, Anggik Suyatno dan Triyoso Yusuf. 2 pelukis Sidoarjo, M. Nasrudin,  dan Handoko Ndok. Lalu Shoez pelukis jember dan Tri Irianto pelukis Banyuwangi. (dik)

Artikel Terkait

Most Read

Artikel Terbaru


/