alexametrics
27.8 C
Mojokerto
Thursday, May 19, 2022

Jelang UNBK, Kemampuan dan Psikologi Siswa SMP Dites

MOJOKERTO – Siswa jenjang SMP/MTs Kota Mojokerto mulai bersiap menghadapi Ujian Nasional Berbasis Komputer (UNBK). Senin (28/1) kemarin, secara serentak seluruh lembaga negeri dan swasta melakukan simulasi.

Kepala Dinas Pendidikan (Dispendik) Kota Mojokerto Amin Wachid, mengungkapkan, simulasi UNBK kali ini merupakan simulasi kedua di tahun ajaran ini. Sesuai jadwal, agenda terbagi dua gelombang.

Namun, seluruh SMP/MTs Kota memilih menggelar di gelombang pertama. Dimulai Senin (28/1). ’’Semua lembaga melakukan serentak hari ini (kemarin),’’ ungkapnya. Simulasi digelar selama empat hari mulai 28-31 Januari.

Total terdapat empat mata pelajaran (mapel) yang diujikan. Pada hari pertama kemarin peserta dihadapkan dengan soal bahasa Indonesia. Sedangkan berikutnya, siswa akan mengerjakan soal matematika, bahasa Inggris dan IPA.

Baca Juga :  Besok, Sekolah Kota PTM Terbatas

Keempat mapel tersebut merupakan soal yang diujikan dalam UNBK nanti. Sementara untuk pelaksanaan simulasi, sekolah dibebebaskan memilih untuk beberapa mapel sebagai latihan siswa. Namun untuk seluruh SMP Kota Mojokerto memilih seluruh mapel.

’’Supaya siswa bisa latihan seluruh mata ujian,’’ terangnya. Amin mengatakan, simulasi kali ini bertujuan membiasakan dan mengasah kemampuan siswa dalam mengerjakan ujian dengan sistem computer based test (CBT).

Di sisi lain, agenda tersebut juga untuk mengukur kesiapan sarana dan prasarana di sekolah. Meliputi, perangkat laptop, komputer, server, jaringan internet, hingga daya listrik. Pasalnya, simulasi dilakukan hampir sama dengan pelaksanaan UNBK nanti.

Amin menyatakan, setelah ini masih ada satu tahapan simulasi yang digelar Maret mendatang. Menurutnya, simulasi tahap akhir atau geladi bersih itu wajib diikuti seluruh calon peserta ujian.

Baca Juga :  Bupati Gelorakan Gotong Royong dan Optimisme Bangkit

Sebab, pelatihan terakhir tersebut merupakan rangkaian akhir sebelum menghadapi UNBK yang digelar 22-25 April nanti. ’’Harapannya dengan sering melakukan latihan, kondisi psikologis siswa untuk mengerjakan ujian bisa lebih siap,’’ tandasnya.

Dia menambahkan, jumlah calon peserta telah ditetapkan menjadi daftar nominasi tetap (DNT). Tahun ini, UNBK bakal diikuti sebanyak 3.117 peserta. Jumlah itu tersebar di 21 SMP/MTs negeri dan swasta. 

MOJOKERTO – Siswa jenjang SMP/MTs Kota Mojokerto mulai bersiap menghadapi Ujian Nasional Berbasis Komputer (UNBK). Senin (28/1) kemarin, secara serentak seluruh lembaga negeri dan swasta melakukan simulasi.

Kepala Dinas Pendidikan (Dispendik) Kota Mojokerto Amin Wachid, mengungkapkan, simulasi UNBK kali ini merupakan simulasi kedua di tahun ajaran ini. Sesuai jadwal, agenda terbagi dua gelombang.

Namun, seluruh SMP/MTs Kota memilih menggelar di gelombang pertama. Dimulai Senin (28/1). ’’Semua lembaga melakukan serentak hari ini (kemarin),’’ ungkapnya. Simulasi digelar selama empat hari mulai 28-31 Januari.

Total terdapat empat mata pelajaran (mapel) yang diujikan. Pada hari pertama kemarin peserta dihadapkan dengan soal bahasa Indonesia. Sedangkan berikutnya, siswa akan mengerjakan soal matematika, bahasa Inggris dan IPA.

Baca Juga :  Kopdar Komunitas NMAX Dibubarkan

Keempat mapel tersebut merupakan soal yang diujikan dalam UNBK nanti. Sementara untuk pelaksanaan simulasi, sekolah dibebebaskan memilih untuk beberapa mapel sebagai latihan siswa. Namun untuk seluruh SMP Kota Mojokerto memilih seluruh mapel.

’’Supaya siswa bisa latihan seluruh mata ujian,’’ terangnya. Amin mengatakan, simulasi kali ini bertujuan membiasakan dan mengasah kemampuan siswa dalam mengerjakan ujian dengan sistem computer based test (CBT).

- Advertisement -

Di sisi lain, agenda tersebut juga untuk mengukur kesiapan sarana dan prasarana di sekolah. Meliputi, perangkat laptop, komputer, server, jaringan internet, hingga daya listrik. Pasalnya, simulasi dilakukan hampir sama dengan pelaksanaan UNBK nanti.

Amin menyatakan, setelah ini masih ada satu tahapan simulasi yang digelar Maret mendatang. Menurutnya, simulasi tahap akhir atau geladi bersih itu wajib diikuti seluruh calon peserta ujian.

Baca Juga :  Pengajuan Modal UMKM Membeludak, Pemohon Abaikan Protokol Kesehatan

Sebab, pelatihan terakhir tersebut merupakan rangkaian akhir sebelum menghadapi UNBK yang digelar 22-25 April nanti. ’’Harapannya dengan sering melakukan latihan, kondisi psikologis siswa untuk mengerjakan ujian bisa lebih siap,’’ tandasnya.

Dia menambahkan, jumlah calon peserta telah ditetapkan menjadi daftar nominasi tetap (DNT). Tahun ini, UNBK bakal diikuti sebanyak 3.117 peserta. Jumlah itu tersebar di 21 SMP/MTs negeri dan swasta. 

Artikel Terkait

Most Read

Artikel Terbaru


/