alexametrics
24.8 C
Mojokerto
Saturday, May 21, 2022

Wali Kota Siapkan Dua Tempat Isolasi Warga Reaktif

Persiapan libur panjang pada akhir Oktober, Pemerintah Kota Mojokerto bersama Polres Mojokerto Kota dan Kodim 0815 siap menggelar pengamanan. Selasa (27/10) kemarin, Wali Kota Ika Puspitasari mempimpin apel gelar pasukan dalam rangka kesiapan pengamanan antisipasi libur panjang dan peringatan Maulid Nabi Muhammad SAW di Alun-Alun Kota Mojokerto.

Dalam amanatnya, Ning Ita mengapresiasi terselenggaranya kegiatan ini sebagai bentuk upaya sinergitas dan kegotongroyongan seluruh jajaran Forkopimda, dalam rangka menjaga kondusivitas wilayah Kota Mojokerto, sekaligus mengantisipasi pengamanan terhadap libur panjang dan cuti bersama, serta peringatan Maulid Nabi Muhammad tahun 2020.

Apel gelar pasukan diikuti oleh anggota TNI/Polri, petugas dari Dinas Perhubungan, tenaga kesehatan dari Dinas kesehatan Kota Mojokerto serta relawan. ’’Mulai hari Rabu sampai dengan Minggu (28 Oktober – 1 November 2020), sebanyak 240 peserta gabungan dari TNI, Polri, Pemerintah Kota Mojokerto yang terdiri dari Dinas Perhubungan, Satpol PP dan unsur tenaga kesehatan serta relawan. Kegiatan ini akan memberikan pengamanan dan pembatasan di 8 titik, serta bergerak secara dinamis,’’ ujar Ning Ita.

Baca Juga :  Wali Kota Terima Paritrana Award Tahun 2021

’’Sejumlah 5.000 alat rapid test disiapkan oleh petugas yang bergerak secara dinamis di seluruh wilayah Kota Mojokerto bagi seluruh masyarakat yang dijaring secara masif dan bagi warga luar kota yang akan masuk ke wilayah Kota Mojokerto atau menginap,’’ kata Ning Ita.

Ia menambahkan, pemkot telah menyiapkan rusunawa untuk menjadi tempat karantina bagi warga Kota Mojokerto yang terbukti reaktif dari hasil rapid ketika operasi berlangsung. Sedangkan bagi warga dari luar Kota Mojokerto akan dikarantina di Balai Diklat sebelum dijemput oleh petugas dari daerah asal masing-masing. 

Libur panjang yang bersamaan dengan peringatan Maulid Nabi Muhammad SAW menjadi perhatian khusus Ning Ita yang juga menjabat sebagai Ketua Gugus Tugas Percepatan Penanganan Covid-19 Kota Mojokerto. ’’Selain 8 titik operasi, tercatat ada 15 titik yang akan melaksanakan kegiatan keagamaan dalam rangka peringatan Maulid Nabi Muhammad SAW. Pada kegiatan tersebut telah dilakukan assessment pada seluruh panitia penyelenggara agar melakasanakan protokol secara ketat juga pembatasan terhadap peserta atau jamaah yang akan menyelenggarakan peringatan Maulid Nabi,’’ lanjut Ning Ita.

Baca Juga :  Sumbat Sungai, Tebar Bau Menyengat, Warga Keluhkan Sampah Dalam Kota

Ia menambahkan, Pemkot Mojokerto telah menyiapkan Sebanyak 20 ribu masker yang akan dibagikan kepada jamaah dan masyarakat yang ada di wilayah Kota Mojokerto.

Kegiatan ini dilaksanakan sebagai tindak lanjut dari surat edaran Mendagri dalam rangka antisipasi pengamanan libur panjang dan cuti bersama bisa dilakukan dengan lancar  dan petugas yang tergabung dalam operasi senantiasa diberikan kesehatan karena keberhasilan operasi terletak pada kesehatan, kemampuan serta kekuatan peserta gabungan guna mengendalikan penyebaran Covid-19 di Kota Mojokerto.

Hadir pada apel ini, Kapolresta Deddy Supriadi, Danramil Prajurit Kulon Kapten Budiono mewakili Dandim 0815 Mojokerto, Komandan Garnisun  Kapten Ahmad Budiarto mewakili Dandenpom Mojokerto, Kepala Dinas Perhubungan, Kepala Dinas Kesehatan, dan Kepala Satpol PP Kota Mojokerto. (al)

Persiapan libur panjang pada akhir Oktober, Pemerintah Kota Mojokerto bersama Polres Mojokerto Kota dan Kodim 0815 siap menggelar pengamanan. Selasa (27/10) kemarin, Wali Kota Ika Puspitasari mempimpin apel gelar pasukan dalam rangka kesiapan pengamanan antisipasi libur panjang dan peringatan Maulid Nabi Muhammad SAW di Alun-Alun Kota Mojokerto.

Dalam amanatnya, Ning Ita mengapresiasi terselenggaranya kegiatan ini sebagai bentuk upaya sinergitas dan kegotongroyongan seluruh jajaran Forkopimda, dalam rangka menjaga kondusivitas wilayah Kota Mojokerto, sekaligus mengantisipasi pengamanan terhadap libur panjang dan cuti bersama, serta peringatan Maulid Nabi Muhammad tahun 2020.

Apel gelar pasukan diikuti oleh anggota TNI/Polri, petugas dari Dinas Perhubungan, tenaga kesehatan dari Dinas kesehatan Kota Mojokerto serta relawan. ’’Mulai hari Rabu sampai dengan Minggu (28 Oktober – 1 November 2020), sebanyak 240 peserta gabungan dari TNI, Polri, Pemerintah Kota Mojokerto yang terdiri dari Dinas Perhubungan, Satpol PP dan unsur tenaga kesehatan serta relawan. Kegiatan ini akan memberikan pengamanan dan pembatasan di 8 titik, serta bergerak secara dinamis,’’ ujar Ning Ita.

Baca Juga :  Gubernur Ambil Tanah dan Air Trowulan untuk Ibu Kota Negara di Kalimantan

’’Sejumlah 5.000 alat rapid test disiapkan oleh petugas yang bergerak secara dinamis di seluruh wilayah Kota Mojokerto bagi seluruh masyarakat yang dijaring secara masif dan bagi warga luar kota yang akan masuk ke wilayah Kota Mojokerto atau menginap,’’ kata Ning Ita.

Ia menambahkan, pemkot telah menyiapkan rusunawa untuk menjadi tempat karantina bagi warga Kota Mojokerto yang terbukti reaktif dari hasil rapid ketika operasi berlangsung. Sedangkan bagi warga dari luar Kota Mojokerto akan dikarantina di Balai Diklat sebelum dijemput oleh petugas dari daerah asal masing-masing. 

Libur panjang yang bersamaan dengan peringatan Maulid Nabi Muhammad SAW menjadi perhatian khusus Ning Ita yang juga menjabat sebagai Ketua Gugus Tugas Percepatan Penanganan Covid-19 Kota Mojokerto. ’’Selain 8 titik operasi, tercatat ada 15 titik yang akan melaksanakan kegiatan keagamaan dalam rangka peringatan Maulid Nabi Muhammad SAW. Pada kegiatan tersebut telah dilakukan assessment pada seluruh panitia penyelenggara agar melakasanakan protokol secara ketat juga pembatasan terhadap peserta atau jamaah yang akan menyelenggarakan peringatan Maulid Nabi,’’ lanjut Ning Ita.

Baca Juga :  Bupati Pungkasiadi Berharap Posko Covid-19 PWI Mojokerto Sinergis
- Advertisement -

Ia menambahkan, Pemkot Mojokerto telah menyiapkan Sebanyak 20 ribu masker yang akan dibagikan kepada jamaah dan masyarakat yang ada di wilayah Kota Mojokerto.

Kegiatan ini dilaksanakan sebagai tindak lanjut dari surat edaran Mendagri dalam rangka antisipasi pengamanan libur panjang dan cuti bersama bisa dilakukan dengan lancar  dan petugas yang tergabung dalam operasi senantiasa diberikan kesehatan karena keberhasilan operasi terletak pada kesehatan, kemampuan serta kekuatan peserta gabungan guna mengendalikan penyebaran Covid-19 di Kota Mojokerto.

Hadir pada apel ini, Kapolresta Deddy Supriadi, Danramil Prajurit Kulon Kapten Budiono mewakili Dandim 0815 Mojokerto, Komandan Garnisun  Kapten Ahmad Budiarto mewakili Dandenpom Mojokerto, Kepala Dinas Perhubungan, Kepala Dinas Kesehatan, dan Kepala Satpol PP Kota Mojokerto. (al)

Artikel Terkait

Most Read

Artikel Terbaru


/