alexametrics
28.8 C
Mojokerto
Wednesday, May 25, 2022

Ning Ita Pastikan Pembangunan Bantuan Rumah Swadaya Lancar

Secara simbolis Bantuan Rumah Swadaya (BRS) telah diberikan pada Rabu pekan yang lalu. Pada Selasa (27/10) Wali Kota Mojokerto Ika Puspitasari didampingi Plt Kepala Dinas Perumahan dan Kawasaan Permukiman (PKP) Mashudi, Camat Kranggan, dan Lurah Kranggan, meninjau secara langsung proses pembangunan rumah warga penerima BRS di daerah Pekayon gang 5.

Wali kota yang akrab disapa Ning Ita ini menyampaikan, peninjauan ini untuk memantau sejauh mana progres pembangunan telah berlangsung. ’’Kami ingin melihat bagaimana progres dari pelaksanaan program BRS ini karena kita ketahui sekarang sudah masuk musim penghujan dimana tentu pekerjaan fisik  pasti akan sedikit terganggu, pasti tidak bisa lancar sedangkan waktu pelaksanaan juga semakin sedikit sekarang sudah dipenghujung Oktober,’’ kata Ning Ita.

’’Efektif sisa waktunya tidak ada dua bulan kami ingin memastikan apakah 52 bangunan tersebut bisa diselesaikan tepat waktu dan apakah ada kendala di lapangan ataupun keluhan-keluhan yang disampaikan oleh penerima bantuan,’’ lanjutnya. Dengan meninjau secara langsung Ning Ita mengatakan bisa mengetahui secara langsung bila ada permasalahan yang tengah dihadapi oleh warga sehingga bisa mengupayakan solusi.

Baca Juga :  Petugas Kebersihan Dikerahkan Mengatasi Sampah yang Menyumbat Drainase

Lebih lanjut, Ning Ita menjelaskan, dari 100 unit penerima BRS yang paling banyak adalah di Kelurahan Kranggan yaitu 52 unit rumah, 20 unit di Kelurahan Sentanan dan 28 unit di Kelurahan Balongsari. ’’Alhamdulillah sejauh ini semuanya lancar dan sejauh ini progresnya juga sudah sesuai jadwal yang sudah direncanakan,’’ kata Ning Ita.

Dalam kesempatan ini Ning Ita meninjau 4 rumah penerima BRS yaitu rumah milik Kusnul Amalah, Mashudi, Olivia, dan Nur Farida. Ning Ita juga menyampaikan bantuan yang diberikan adalah sebesar 17,5 juta rupiah yang langsung masuk ke rekening penerima bantuan.

Terkait pemanfaatan bantuan yang digelontorkan oleh Pemkot Mojokerto melalui dinas PKP ini Ning Ita menjelaskan bahwa ada Tenaga Fasilitator Lapangan (TFL) yang akan mengarahkan terkait pengalokasian bantuan dari anggaran tersebut. ’’Jadi insya Allah semua bisa dipastikan sesuai dengan juknis karena ada TFL yang memang sudah mendapatkan pelatihan dan pemahaman terkait juknis tersebut,’’ lanjut Ning Ita.

Baca Juga :  Pemkot-Warga Saling Klaim

Nur Farida salah satu penerima BRS menyampaikan terima kasihnya kepada Ning Ita. ’’Alhamdulillah kami tinggal nambah saja untuk merenovasi rumah,’’ ujarnya.

Ia juga mengaku proses pengajuan bantuan juga mudah dan selama pembangunan juga mendapat pendamping yang mengarahkan pemanfaatan dana dan rencana pembangunan rumahnya. (al)

Secara simbolis Bantuan Rumah Swadaya (BRS) telah diberikan pada Rabu pekan yang lalu. Pada Selasa (27/10) Wali Kota Mojokerto Ika Puspitasari didampingi Plt Kepala Dinas Perumahan dan Kawasaan Permukiman (PKP) Mashudi, Camat Kranggan, dan Lurah Kranggan, meninjau secara langsung proses pembangunan rumah warga penerima BRS di daerah Pekayon gang 5.

Wali kota yang akrab disapa Ning Ita ini menyampaikan, peninjauan ini untuk memantau sejauh mana progres pembangunan telah berlangsung. ’’Kami ingin melihat bagaimana progres dari pelaksanaan program BRS ini karena kita ketahui sekarang sudah masuk musim penghujan dimana tentu pekerjaan fisik  pasti akan sedikit terganggu, pasti tidak bisa lancar sedangkan waktu pelaksanaan juga semakin sedikit sekarang sudah dipenghujung Oktober,’’ kata Ning Ita.

’’Efektif sisa waktunya tidak ada dua bulan kami ingin memastikan apakah 52 bangunan tersebut bisa diselesaikan tepat waktu dan apakah ada kendala di lapangan ataupun keluhan-keluhan yang disampaikan oleh penerima bantuan,’’ lanjutnya. Dengan meninjau secara langsung Ning Ita mengatakan bisa mengetahui secara langsung bila ada permasalahan yang tengah dihadapi oleh warga sehingga bisa mengupayakan solusi.

Baca Juga :  Kabupaten Mojokerto Zona Oranye, Bupati: Tetap Tak Boleh Teledor

Lebih lanjut, Ning Ita menjelaskan, dari 100 unit penerima BRS yang paling banyak adalah di Kelurahan Kranggan yaitu 52 unit rumah, 20 unit di Kelurahan Sentanan dan 28 unit di Kelurahan Balongsari. ’’Alhamdulillah sejauh ini semuanya lancar dan sejauh ini progresnya juga sudah sesuai jadwal yang sudah direncanakan,’’ kata Ning Ita.

Dalam kesempatan ini Ning Ita meninjau 4 rumah penerima BRS yaitu rumah milik Kusnul Amalah, Mashudi, Olivia, dan Nur Farida. Ning Ita juga menyampaikan bantuan yang diberikan adalah sebesar 17,5 juta rupiah yang langsung masuk ke rekening penerima bantuan.

Terkait pemanfaatan bantuan yang digelontorkan oleh Pemkot Mojokerto melalui dinas PKP ini Ning Ita menjelaskan bahwa ada Tenaga Fasilitator Lapangan (TFL) yang akan mengarahkan terkait pengalokasian bantuan dari anggaran tersebut. ’’Jadi insya Allah semua bisa dipastikan sesuai dengan juknis karena ada TFL yang memang sudah mendapatkan pelatihan dan pemahaman terkait juknis tersebut,’’ lanjut Ning Ita.

Baca Juga :  Lebih Dekat dengan Santri dan Anak Yatim
- Advertisement -

Nur Farida salah satu penerima BRS menyampaikan terima kasihnya kepada Ning Ita. ’’Alhamdulillah kami tinggal nambah saja untuk merenovasi rumah,’’ ujarnya.

Ia juga mengaku proses pengajuan bantuan juga mudah dan selama pembangunan juga mendapat pendamping yang mengarahkan pemanfaatan dana dan rencana pembangunan rumahnya. (al)

Artikel Terkait

Most Read

Artikel Terbaru


/