alexametrics
24.8 C
Mojokerto
Sunday, May 22, 2022

Mengingat Semangat Perjuangan Syekh Jumadil Kubro

MOJOKERTO – Kirab Kubro Haul Syekh Jumadil Kubro Ke-643 dilangsungkan Kamis (27/9) siang. Kirab yang menjadi acara tahunan ini digelar di kompleks Makam Troloyo, Desa Sentonorejo, Kecamatan Trowulan.

Siang itu, suasana berbeda nampak di kanan kiri sepanjang jalan kawasan Pendapa Agung menuju Makam Troloyo. Banyak para pedagang menggelar lapaknya. Mulai dari aneka minuman, buah, serta jajanan ringan. Mereka siap menyambut kirab kubro.

Kirab tahun ini berlangsung lebih awal dari tahun sebelumnya. Di sudut Pendapa Agung Trowulan, para peserta kirab tengah ditata dan dipersiapkan. Sekitar pukul 13.30 kirab dimulai. Barisan peserta diawali dengan musik pengiring drum band.

Disambung dengan barisan dari cucuk lampah Sri Wulung Jeliteng dan seorang pembawa tulisan berisi silsilah Syekh Jumadil Kubro. Dikawal pembawa payung kerajaan, pemegang bendera merah putih, dan pembawa sebilah tombak.

Disusul langkah 11 gadis yang berpakaian Majapahitan. Empat gadis membawa bunga dan tujuh gadis lainnya membawa kendi berisikan air. Kemudaian ada sembilan pemuda berkostum putih simbol dari Wali Songo.

Baca Juga :  PAD 2020 Tembus 107 Persen

Barisan berikutnya pembawa empat gunungan besar. Gunungan pertama berupa nasi kuning. Yang kedua adalah umbi-umbian, sayur dan buah-buahan.  Yang ketiga berisi jajanan tradisional basah. Terakhir adalah jajan tradisional kering.

Tak hanya itu, masih ada sembilan tumpeng kecil serta jajanan pasar yang siap untuk diperebutkan para warga. Semuanya diarak dari Pendapa Agung hingga kompleks Makam Troloyo. Jaraknya sekitar 2 kilometer.

Pada pukul 14.05, peserta kirab tiba di depan panggung. Kendi ditaruh memutar di depan panggung. Empat gunungan besar ditata berjajar. Cucuk lampah menghadap Wakil Bupati (Wabup) Pungkasiadi. Dan silsilah Syekh Jumadil Kubro dibacakan wabup.

Pada saat bersamaan orang-orang dari segala kalangan berkerumun di sebelah pagar pembatas. Sebelum warga menyerbu gunungan, ulama setempat membacakan doa. Satu tumpeng hendak dipotong wabup.

Baca Juga :  Koordinator Tiket Jolotundo Dikabarkan Diculik, Begini Ceritanya

Setelah prosesi pemotongan selesai, seketika tumpeng diserbu warga. Warga berduselan memusat ke empat gunungan itu. Ikhwan, warga Desa/Kecamatan Jatirejo, mengaku senang dengan adanya acara ini. ’’Saya seneng ikut ini, melestarikan budaya,’’ ujarnya. Tak hanya warga Mojokerto, namun tak sedikit datang dari luar kota.

Sementara itu, Wabup Pungkasiadi, mengungkapkan, kegiatan ini digelar setiap tahun.  ’’Ini kirab yang sudah setiap tahun kita laksanakan. Haulnya Syekh Jumadil Kubro,’’ papar Pungkasiadi.

Menurutnya, kirab dan haul tersebut untuk mengingat semangat perjuangan Syekh Jumadil Kubro. ’’Ini paling tidak adalah semangatnya. Semangat penyebaran Islam. Karena Syekh Jumadil Kubro ini adalah kakeknya Sunan Ampel,’’ katanya.

Pungkasiadi mengharapkan semangat masyarakat bisa ditambah lagi. ’’Teman-teman semua ini bisa lebih berjuangnya. Biar bertambah,’’ pungkasnya.

MOJOKERTO – Kirab Kubro Haul Syekh Jumadil Kubro Ke-643 dilangsungkan Kamis (27/9) siang. Kirab yang menjadi acara tahunan ini digelar di kompleks Makam Troloyo, Desa Sentonorejo, Kecamatan Trowulan.

Siang itu, suasana berbeda nampak di kanan kiri sepanjang jalan kawasan Pendapa Agung menuju Makam Troloyo. Banyak para pedagang menggelar lapaknya. Mulai dari aneka minuman, buah, serta jajanan ringan. Mereka siap menyambut kirab kubro.

Kirab tahun ini berlangsung lebih awal dari tahun sebelumnya. Di sudut Pendapa Agung Trowulan, para peserta kirab tengah ditata dan dipersiapkan. Sekitar pukul 13.30 kirab dimulai. Barisan peserta diawali dengan musik pengiring drum band.

Disambung dengan barisan dari cucuk lampah Sri Wulung Jeliteng dan seorang pembawa tulisan berisi silsilah Syekh Jumadil Kubro. Dikawal pembawa payung kerajaan, pemegang bendera merah putih, dan pembawa sebilah tombak.

Disusul langkah 11 gadis yang berpakaian Majapahitan. Empat gadis membawa bunga dan tujuh gadis lainnya membawa kendi berisikan air. Kemudaian ada sembilan pemuda berkostum putih simbol dari Wali Songo.

Baca Juga :  Wujudkan Kawasan Bebas Korupsi, Pelayanan Bisa Diakses Online

Barisan berikutnya pembawa empat gunungan besar. Gunungan pertama berupa nasi kuning. Yang kedua adalah umbi-umbian, sayur dan buah-buahan.  Yang ketiga berisi jajanan tradisional basah. Terakhir adalah jajan tradisional kering.

- Advertisement -

Tak hanya itu, masih ada sembilan tumpeng kecil serta jajanan pasar yang siap untuk diperebutkan para warga. Semuanya diarak dari Pendapa Agung hingga kompleks Makam Troloyo. Jaraknya sekitar 2 kilometer.

Pada pukul 14.05, peserta kirab tiba di depan panggung. Kendi ditaruh memutar di depan panggung. Empat gunungan besar ditata berjajar. Cucuk lampah menghadap Wakil Bupati (Wabup) Pungkasiadi. Dan silsilah Syekh Jumadil Kubro dibacakan wabup.

Pada saat bersamaan orang-orang dari segala kalangan berkerumun di sebelah pagar pembatas. Sebelum warga menyerbu gunungan, ulama setempat membacakan doa. Satu tumpeng hendak dipotong wabup.

Baca Juga :  PLN UP3 Mojokerto Gelar Sosialisasi Bermain Layang-Layang yang Aman

Setelah prosesi pemotongan selesai, seketika tumpeng diserbu warga. Warga berduselan memusat ke empat gunungan itu. Ikhwan, warga Desa/Kecamatan Jatirejo, mengaku senang dengan adanya acara ini. ’’Saya seneng ikut ini, melestarikan budaya,’’ ujarnya. Tak hanya warga Mojokerto, namun tak sedikit datang dari luar kota.

Sementara itu, Wabup Pungkasiadi, mengungkapkan, kegiatan ini digelar setiap tahun.  ’’Ini kirab yang sudah setiap tahun kita laksanakan. Haulnya Syekh Jumadil Kubro,’’ papar Pungkasiadi.

Menurutnya, kirab dan haul tersebut untuk mengingat semangat perjuangan Syekh Jumadil Kubro. ’’Ini paling tidak adalah semangatnya. Semangat penyebaran Islam. Karena Syekh Jumadil Kubro ini adalah kakeknya Sunan Ampel,’’ katanya.

Pungkasiadi mengharapkan semangat masyarakat bisa ditambah lagi. ’’Teman-teman semua ini bisa lebih berjuangnya. Biar bertambah,’’ pungkasnya.

Artikel Terkait

Most Read

Artikel Terbaru


/