alexametrics
25.8 C
Mojokerto
Sunday, May 29, 2022

Tebing Breksi, Sensasi Wisata Malam, Nikmati Jogja dari Ketinggian

TEBING BREKSI, primadona baru wisata di kawasan Sleman, Jogjakarta ini ternyata menawarkan banyak sensasi. Tak hanya indah saat siang, sajian sensasi yang lebih menarik justru tersaji saat malam menjelang.

Bahkan, dimulai saat hari mulai berangsur surut. Percikan indahnya cahaya sunset menjadi suguhan awal keindahan malam di tebing batu purba ini. Leni March, traveller asal Mojokerto, termasuk salah satu pengunjung yang penasaran dengan sensasi keindahan kilauan cahaya malam di Tebing Breksi.

Untuk itu, ia mengaku bersama keluarganya sengaja memilih berkunjung ke Tebing Breksi saat malam mulai menjelang. Namun, menurut Leni, banyak yang perlu diperhatikan pengunjung agar bisa menikmati Tebing Breksi saat malam menjelang dengan nyaman.

Baca Juga :  Pengadaan Alat Berat Dibatalkan

Termasuk jika ingin menikmati keindahan saat sunset. ”Kita harus datang sejak sore. Karena kalau sudah jam 17.00, para pengunjung pasti sudah berjubel untuk menyaksikan indahnya sunset,” terangnya. Hal lain yang wajib diperhatikan tentu saja perlunya menyiapkan pakaian tebal sebagai pelindung dari dinginnya cuaca.

”Jaket tebal sangat penting. Apalagi, jika seperti bulan-bulan ini. Dingginya ekstrem,” imbuhnya. Yang tak kalah penting tentu saja menyiapkan alat-alat dokumentasi yang prima. Baik kamera khusus fotografi maupun handphone.

”Banyak spot foto yang sangat menarik. Kita bisa memandang indahnya lampu Kota Jogja dari atas sini. Apalagi, ditambah kilauan cahaya lampu di tebing. Tentu  sangat sayang dilewatkan,” tandasnya. Di area tebing juga berderet banyak kios atau warung yang menyajikan makanan dan minuman.

Baca Juga :  Langgar Physical Distancing Terancam Sanksi Denda

Selain jadi tempat beristirahat setelah lelah berkeliling, di warung ini, pengunjung juga menyajikan sensasi nikmatnya kuliner khas setempat. Untuk menikmati sensasi Tebing Breksi saat malam ini, pengunjung hanya perlu merogoh kocek yang tak terlalu dalam. Untuk tiket hanya Rp 5 ribu per orang. Ditambah biaya parkir kendaraan roda empat juga Rp 5 ribu per unit. (rinto trilaksono)

 

 

 

TEBING BREKSI, primadona baru wisata di kawasan Sleman, Jogjakarta ini ternyata menawarkan banyak sensasi. Tak hanya indah saat siang, sajian sensasi yang lebih menarik justru tersaji saat malam menjelang.

Bahkan, dimulai saat hari mulai berangsur surut. Percikan indahnya cahaya sunset menjadi suguhan awal keindahan malam di tebing batu purba ini. Leni March, traveller asal Mojokerto, termasuk salah satu pengunjung yang penasaran dengan sensasi keindahan kilauan cahaya malam di Tebing Breksi.

Untuk itu, ia mengaku bersama keluarganya sengaja memilih berkunjung ke Tebing Breksi saat malam mulai menjelang. Namun, menurut Leni, banyak yang perlu diperhatikan pengunjung agar bisa menikmati Tebing Breksi saat malam menjelang dengan nyaman.

Baca Juga :  Langgar Physical Distancing Terancam Sanksi Denda

Termasuk jika ingin menikmati keindahan saat sunset. ”Kita harus datang sejak sore. Karena kalau sudah jam 17.00, para pengunjung pasti sudah berjubel untuk menyaksikan indahnya sunset,” terangnya. Hal lain yang wajib diperhatikan tentu saja perlunya menyiapkan pakaian tebal sebagai pelindung dari dinginnya cuaca.

”Jaket tebal sangat penting. Apalagi, jika seperti bulan-bulan ini. Dingginya ekstrem,” imbuhnya. Yang tak kalah penting tentu saja menyiapkan alat-alat dokumentasi yang prima. Baik kamera khusus fotografi maupun handphone.

”Banyak spot foto yang sangat menarik. Kita bisa memandang indahnya lampu Kota Jogja dari atas sini. Apalagi, ditambah kilauan cahaya lampu di tebing. Tentu  sangat sayang dilewatkan,” tandasnya. Di area tebing juga berderet banyak kios atau warung yang menyajikan makanan dan minuman.

Baca Juga :  Puluhan Penerima Bansos Dicoret
- Advertisement -

Selain jadi tempat beristirahat setelah lelah berkeliling, di warung ini, pengunjung juga menyajikan sensasi nikmatnya kuliner khas setempat. Untuk menikmati sensasi Tebing Breksi saat malam ini, pengunjung hanya perlu merogoh kocek yang tak terlalu dalam. Untuk tiket hanya Rp 5 ribu per orang. Ditambah biaya parkir kendaraan roda empat juga Rp 5 ribu per unit. (rinto trilaksono)

 

 

 

Artikel Terkait

Most Read

Usulkan Tukin Berbasis Kinerja

Bobot Samiler Dikurangi

Artikel Terbaru


/