alexametrics
24.8 C
Mojokerto
Friday, May 27, 2022

Tanpa Palang Pintu, Diisi Petugas Gabungan

Perlintasan KA Rawan Kecelakaan di Blooto

KOTA, Jawa Pos Radar Mojokerto – Perlintasan kereta api (KA) tanpa palang pintu di Kota Mojokerto akan disiagakan petugas gabungan selama masa mudik Lebaran. Petugas gabungan berjaga selama sehari penuh mengantisipasi terjadinya kecelakaan.

Kepala Dinas Perhubungan (Dishub) Kota Mojokerto Enri Agus Subianto mengungkapkan, penjagaan khusus tersebut diinstruksikan langsung oleh Direktur Keselamatan Perekeretaapian Edi Nursalam saat meninjau kesiapan mudik Lebaran di Kota Mojokerto, Selasa (27/4) malam. Menurutnya, perlintasan KA tanpa palang pintu menjadi titik kerawanan terjadinya kecelakaan lalu lintas. ’’Mengantisipasi kejadian kecelakaan, sehingga harus ada penjagaan khusus untuk menjaga keselamatan di persimpangan kereta api tanpa palang pintu,’’ terangnya.

Di Kota Mojokerto, terdapat satu titik perlintasan KA tanpa palang pintu di Kelurahan Blooto, Kecamatan Prajurit Kulon. Selama ini, jalur tersebut hanya dijaga oleh sukarelawan. Di masa mudik hingga arus balik Lebaran ini, penjagaan diperketat dengan menempatkan petugas dari Dishub, TNI, Polri, dan Satpol PP. ’’Dengan adanya petugas gabungan diharapkan bisa lebih maksimal untuk mengatur kendaraan yang melewati perlintasan itu,’’ tandasnya.

Baca Juga :  Bagikan 200 Paket Sembako kepada Kaum Duafa

Sebab, ungkap Endri, jalur perlintasan KA tanpa palang pintu yang menghubungkan Kelurahan Blooto dan Kelurahan Pulorejo itu diprediksi akan mengalami peningkatan. Khususnya pada hari H Lebaran karena tradisi masyarakat untuk bersilaturahmi.

Terlebih, perlintasan KA di Kota Mojokerto sudah menerapkan double track. Selain itu, jadwal perjalanan KA di masa angkutan Lebaran ini juga lebih tinggi dari hari biasa. Sehingga, perlintasan bisa dilewati dua armada KA sekaligus dalam waktu bersamaan. ’’Dikhawatirkan juga masyarakat yang karena di masa pandemi belum pernah pulang, terjadi euforia,’’ imbuhnya.

Mantan Kepala Badan Kepegawaian Daerah (BKD) Kota Mojokerto ini menambahkan, personel gabungan akan disiagakan penuh selama 24 jam dengan pembagian tiga sif. Ke depan, satu-satunya titik perlintasan KA di Kelurahan Blooto itu juga direncanakan akan dipasang palang pintu permanen. ’’Nanti dari Ditjen Perkeretaapian akan diadakan palang pintu keselamatan, karena di kota hanya di Blooto yang belum ada palang palang pintunya,’’ paparnya.

Baca Juga :  Presiden Serahkan BSU kepada Pekerja Peserta BPJAMSOSTEK

Selama masa angkutan Lebaran 2022 Dishub Kota Mojokerto menyiagakan 20 personel. Selain ditugaskan di perlintasan tanpa palang pintu KA, masing-masing disebar di lima titik lokasi lainnya. Meliputi pos pengamanan (pam) dan pelayanan di Alun-Alun Kota Mojokerto, Pos Pam Stasiun Mojokerto, Pos Pam Sunrise Mall, Pos Pam Sekarputih, dan Pos Pam Terminal Kertajaya. (ram/fen)

Perlintasan KA Rawan Kecelakaan di Blooto

KOTA, Jawa Pos Radar Mojokerto – Perlintasan kereta api (KA) tanpa palang pintu di Kota Mojokerto akan disiagakan petugas gabungan selama masa mudik Lebaran. Petugas gabungan berjaga selama sehari penuh mengantisipasi terjadinya kecelakaan.

Kepala Dinas Perhubungan (Dishub) Kota Mojokerto Enri Agus Subianto mengungkapkan, penjagaan khusus tersebut diinstruksikan langsung oleh Direktur Keselamatan Perekeretaapian Edi Nursalam saat meninjau kesiapan mudik Lebaran di Kota Mojokerto, Selasa (27/4) malam. Menurutnya, perlintasan KA tanpa palang pintu menjadi titik kerawanan terjadinya kecelakaan lalu lintas. ’’Mengantisipasi kejadian kecelakaan, sehingga harus ada penjagaan khusus untuk menjaga keselamatan di persimpangan kereta api tanpa palang pintu,’’ terangnya.

Di Kota Mojokerto, terdapat satu titik perlintasan KA tanpa palang pintu di Kelurahan Blooto, Kecamatan Prajurit Kulon. Selama ini, jalur tersebut hanya dijaga oleh sukarelawan. Di masa mudik hingga arus balik Lebaran ini, penjagaan diperketat dengan menempatkan petugas dari Dishub, TNI, Polri, dan Satpol PP. ’’Dengan adanya petugas gabungan diharapkan bisa lebih maksimal untuk mengatur kendaraan yang melewati perlintasan itu,’’ tandasnya.

Baca Juga :  Presensi Error, Guru Resah

Sebab, ungkap Endri, jalur perlintasan KA tanpa palang pintu yang menghubungkan Kelurahan Blooto dan Kelurahan Pulorejo itu diprediksi akan mengalami peningkatan. Khususnya pada hari H Lebaran karena tradisi masyarakat untuk bersilaturahmi.

Terlebih, perlintasan KA di Kota Mojokerto sudah menerapkan double track. Selain itu, jadwal perjalanan KA di masa angkutan Lebaran ini juga lebih tinggi dari hari biasa. Sehingga, perlintasan bisa dilewati dua armada KA sekaligus dalam waktu bersamaan. ’’Dikhawatirkan juga masyarakat yang karena di masa pandemi belum pernah pulang, terjadi euforia,’’ imbuhnya.

- Advertisement -

Mantan Kepala Badan Kepegawaian Daerah (BKD) Kota Mojokerto ini menambahkan, personel gabungan akan disiagakan penuh selama 24 jam dengan pembagian tiga sif. Ke depan, satu-satunya titik perlintasan KA di Kelurahan Blooto itu juga direncanakan akan dipasang palang pintu permanen. ’’Nanti dari Ditjen Perkeretaapian akan diadakan palang pintu keselamatan, karena di kota hanya di Blooto yang belum ada palang palang pintunya,’’ paparnya.

Baca Juga :  Terinspirasi Adegan Reog, Jilatan Api dari Bahan Tiner

Selama masa angkutan Lebaran 2022 Dishub Kota Mojokerto menyiagakan 20 personel. Selain ditugaskan di perlintasan tanpa palang pintu KA, masing-masing disebar di lima titik lokasi lainnya. Meliputi pos pengamanan (pam) dan pelayanan di Alun-Alun Kota Mojokerto, Pos Pam Stasiun Mojokerto, Pos Pam Sunrise Mall, Pos Pam Sekarputih, dan Pos Pam Terminal Kertajaya. (ram/fen)

Artikel Terkait

Most Read

Artikel Terbaru


/