alexametrics
26.8 C
Mojokerto
Wednesday, May 18, 2022

Bupati Pastikan Nihil Suap dan Gratifikasi

BUPATI Mojokerto Ikfina Fahmawati memastikan mutasi dan rotasi jabatan di Pemerintah Kabupaten Mojokerto bebas suap dan gratifikasi, serta telah melewati proses matang untuk menempatkan SDM sesuai kompetensi masing-masing.

Demikian itu ditegaskan bupati pada pelantikan/pengangkatan kembali sekaligus pengambilan sumpah/janji 404 orang pada jabatan pimpinan tinggi pratama, administrator dan pengawas di lingkungan Pemkab Mojokerto di Pendapa Graha Majatama, Jumat sore (26/11).

’’Mutasi ini luar biasa dan tidak mudah. Karena kami melaksanakan rapat berkali-kali untuk memastikan panjenengan menempati posisi yang tepat. Kami berupaya agar tidak ada yang dikecewakan. Di mana pun posisinya, jalani kinerja Anda sebagai ibadah, pengabidan Negara dan melayani masyarakat. Tidak ada suap atau gratifikasi dalam semua proses ini. Jangan ada yang mau diminta untuk melakukan itu, meskipun sudah dilantik,’’ tegas bupati.

Baca Juga :  11 Kursi Bakal Dilelang

Bupati juga mengatakan, mutasi dan rotasi ini merupakan amanat penyederhanaan struktur dan mengisi kekosongan jabatan guna menghadapi dinamika tantangan yang nyata. Maka, semua harus bisa mengikuti perkembangan yang ada.

’’ASN adalah untuk melayani, bukan dilayani. Cara berpikir pun harus modern, bukan primordial. Mohon emban amanah ini sebaik-baiknya. Asah terus kemampuan dan kreativitas Anda semua dengan dilandasi core values ASN yakni ’’Berakhlak’’ (Berorientasi Pelayanan, Akuntabel, Kompeten, Harmonis, Loyal, Adaptif, dan Kolaboratif). Saya juga berpesan, tolong minimalkan silpa dengan menyerap anggaran secara maksimal,’’ tambah bupati yang hadir didampingi Sekdakab Teguh Gunarko, Pimpinan DPRD, Ketua TP PKK Shofiya Hanak Albarraa, serta Ketua Dharma Wanita Persatuan (DWP) Devi Teguh Gunarko.

Beberapa nama pejabat yang dilantik pada kesempatan ini di antaranya, Susantoso, kepala Badan Kepegawaian dan Pengembangan Sumber Daya Manusia; Nugraha Budhi Sulistya, kepala Badan Kesatuan Bangsa dan Politik (Bakesbangpol); Yo’ie Afrida Soesetyo Djati, kepala Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD); Mardiasih, kepala Badan Pendapatan Daerah (Bapenda); Bambang Eko Wahyudi, kepala Badan Perencanaan Pembangunan Daerah (Bappeda); Abdulloh Muhtar, kepala Dinas Koperasi dan Usaha Mikro; Ludfi Ariyono, kepala Dinas Penanaman Modal dan Pelayanan Terpadu Satu Pintu (DPMPTSP); Sujatmiko, kepala Dinas Pengendalian Penduduk, Keluarga Berencana dan Pemberdayaan Perempuan (DP2KBP2); Muhammad Iwan Abdillah, kepala Dinas Perindustrian dan Perdagangan (Disperindag); Noerhono, kepala Dinas Perpustakaan dan Kearsipan; Nurul Istiqomah, kepala Dinas Pertanian; Bambang Purwanto, kepala Dinas Tenaga Kerja (Disnaker); Eddy Taufiq, kepala Satpol PP; Didik Chusnul Yakin, Asisten Pemerintahan dan Kesra; serta Hariyono, Asisten Perekonomian dan Pembangunan Sekretariat Daerah. (tik)

Baca Juga :  Pemuda Tewas Usai Santap Truk Parkir

 

BUPATI Mojokerto Ikfina Fahmawati memastikan mutasi dan rotasi jabatan di Pemerintah Kabupaten Mojokerto bebas suap dan gratifikasi, serta telah melewati proses matang untuk menempatkan SDM sesuai kompetensi masing-masing.

Demikian itu ditegaskan bupati pada pelantikan/pengangkatan kembali sekaligus pengambilan sumpah/janji 404 orang pada jabatan pimpinan tinggi pratama, administrator dan pengawas di lingkungan Pemkab Mojokerto di Pendapa Graha Majatama, Jumat sore (26/11).

’’Mutasi ini luar biasa dan tidak mudah. Karena kami melaksanakan rapat berkali-kali untuk memastikan panjenengan menempati posisi yang tepat. Kami berupaya agar tidak ada yang dikecewakan. Di mana pun posisinya, jalani kinerja Anda sebagai ibadah, pengabidan Negara dan melayani masyarakat. Tidak ada suap atau gratifikasi dalam semua proses ini. Jangan ada yang mau diminta untuk melakukan itu, meskipun sudah dilantik,’’ tegas bupati.

Baca Juga :  Terdakwa Hanya Didakwa Penjual, Bukan Importir

Bupati juga mengatakan, mutasi dan rotasi ini merupakan amanat penyederhanaan struktur dan mengisi kekosongan jabatan guna menghadapi dinamika tantangan yang nyata. Maka, semua harus bisa mengikuti perkembangan yang ada.

’’ASN adalah untuk melayani, bukan dilayani. Cara berpikir pun harus modern, bukan primordial. Mohon emban amanah ini sebaik-baiknya. Asah terus kemampuan dan kreativitas Anda semua dengan dilandasi core values ASN yakni ’’Berakhlak’’ (Berorientasi Pelayanan, Akuntabel, Kompeten, Harmonis, Loyal, Adaptif, dan Kolaboratif). Saya juga berpesan, tolong minimalkan silpa dengan menyerap anggaran secara maksimal,’’ tambah bupati yang hadir didampingi Sekdakab Teguh Gunarko, Pimpinan DPRD, Ketua TP PKK Shofiya Hanak Albarraa, serta Ketua Dharma Wanita Persatuan (DWP) Devi Teguh Gunarko.

Beberapa nama pejabat yang dilantik pada kesempatan ini di antaranya, Susantoso, kepala Badan Kepegawaian dan Pengembangan Sumber Daya Manusia; Nugraha Budhi Sulistya, kepala Badan Kesatuan Bangsa dan Politik (Bakesbangpol); Yo’ie Afrida Soesetyo Djati, kepala Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD); Mardiasih, kepala Badan Pendapatan Daerah (Bapenda); Bambang Eko Wahyudi, kepala Badan Perencanaan Pembangunan Daerah (Bappeda); Abdulloh Muhtar, kepala Dinas Koperasi dan Usaha Mikro; Ludfi Ariyono, kepala Dinas Penanaman Modal dan Pelayanan Terpadu Satu Pintu (DPMPTSP); Sujatmiko, kepala Dinas Pengendalian Penduduk, Keluarga Berencana dan Pemberdayaan Perempuan (DP2KBP2); Muhammad Iwan Abdillah, kepala Dinas Perindustrian dan Perdagangan (Disperindag); Noerhono, kepala Dinas Perpustakaan dan Kearsipan; Nurul Istiqomah, kepala Dinas Pertanian; Bambang Purwanto, kepala Dinas Tenaga Kerja (Disnaker); Eddy Taufiq, kepala Satpol PP; Didik Chusnul Yakin, Asisten Pemerintahan dan Kesra; serta Hariyono, Asisten Perekonomian dan Pembangunan Sekretariat Daerah. (tik)

Baca Juga :  11 Kursi Bakal Dilelang
- Advertisement -

 

Artikel Terkait

Most Read

Artikel Terbaru

/