alexametrics
23.8 C
Mojokerto
Friday, May 27, 2022

Warga Berdesakan Cairkan BPNT

Jatah Bulan Ini Disalurkan Melalui Himbara

KABUPATEN
, Jawa Pos Radar Mojokerto – Ratusan warga Kabupaten Mojokerto kembali berdesakan dalam pengambilan BPNT di salah satu agen e-Warong Desa Jampirogo, Kecamatan Sooko, kemarin (26/4). Mereka menunggu giliran untuk membelanjakan bantuan yang bersumber dari kementerian sosial senilai Rp 200 ribu tersebut.

Antrean panjang ini lantaran terdapat sekitar lima desa di Kecamatan Sooko yang melakukan pengecekan saldo dan belanja di e-Warong ini. Seperti, Desa Tempuran, Modongan, Ngingasrembyong, Sooko, dan Jampirogo. ’’Sudah antre sekitar tiga jam, dari pukul 08.00 tadi,’’ ungkap salah seorang warga yang ikut mengantre.

Informasi pencairan BPNT ini diumumkan pendamping melalui grup WhatsApp Senin (25/4). Sehingga, untuk memastikan saldo sudah masuk, warga berbondong-bondong ke e-Warong untuk melakukan pengecekan sekaligus berbelanja. ’’Dapat Rp 200 ribu. Ini tadi dapat beras 15 kilogram dan telur 2 kilogram tambang dua butir,’’ tandasnya. Sebenarnya ada kesempatan sampai Sabtu (30/4). Hanya saja, karena enggan mondar-mandir, mereka memilih membelanjakan sekaligus dengan dua komoditas saja.

Baca Juga :  Pekerja Migran Positif Covid-19

Dikonfirmasi terpisah, Pendamping PKH Kecamatan Sooko, Suntari, menegaskan, sebelumnya, para pendamping memang menginformasikan ke Keluarga Penerima Manfaat (KPM) tentang cairnya BPNT. Sehingga, para penerima bisa melakukan pengecekan saldo dan dibelanjakan sesuai kebutuhan di e-Warong. ’’Di Kecamatan Sooko, ada tujuh agen e-Warong. Salah satunya memang ada di Jampirogo. Para KPM bebas memilih, yang penting di e-Waong,’’ ungkapnya.

Hanya saja, kebetulan, banyak warga dari berbagai desa melakukan pengecekan di agen e-Warong Desa Jampirogo. Tingginya animo masyarakat, mengakibatkan antrean begitu panjang. ’’Kami tidak ada pengarahan ke salah satu agen,’’ tuturnya.

Terpisah, Kepala Dinsos Kabupaten Mojokerto Tri Raharjo Murdianto, menjelaskan, penyaluran BPNT untuk alokasi April memang berbeda dari jatah sebelumnya. Jika Januari, Februari, Maret, dan Mei disalurkan tunai melalui PT Pos Indonesia, bulan ini disalurkan melalui Himpunan Bank Milik Negara (Himbara). ’’Secara otomatis, skema pemanfaatanya juga berbeda. Khusus BPNT April ini, pemanfaatanya kembali lagi melalui e-Warong atau agen BNI 46 yang ditunjuk sebagai penyalur sembako,’’ ungkapnya.

Baca Juga :  Penobatan Duta Batik Digelar Besok

Berbeda jika bantuan uang pengganti BPNT sebelumnya yang melalui PT Pos, penerima dibebaskan memilih tempat dalam membelanjakannya. Artinya, tidak boleh ada intervensi dari siapa pun dalam pemanfaatannya. Hal itu tegas Raharjo sudah menjadi ketentuan Kementerian Sosial. ’’Data yang kami terima dari BNI Cabang Mojokerto untuk penerima program sembako bulan April sebanyak 75.343 KPM,’’ tegasnya. (ori/ron)

Jatah Bulan Ini Disalurkan Melalui Himbara

KABUPATEN
, Jawa Pos Radar Mojokerto – Ratusan warga Kabupaten Mojokerto kembali berdesakan dalam pengambilan BPNT di salah satu agen e-Warong Desa Jampirogo, Kecamatan Sooko, kemarin (26/4). Mereka menunggu giliran untuk membelanjakan bantuan yang bersumber dari kementerian sosial senilai Rp 200 ribu tersebut.

Antrean panjang ini lantaran terdapat sekitar lima desa di Kecamatan Sooko yang melakukan pengecekan saldo dan belanja di e-Warong ini. Seperti, Desa Tempuran, Modongan, Ngingasrembyong, Sooko, dan Jampirogo. ’’Sudah antre sekitar tiga jam, dari pukul 08.00 tadi,’’ ungkap salah seorang warga yang ikut mengantre.

Informasi pencairan BPNT ini diumumkan pendamping melalui grup WhatsApp Senin (25/4). Sehingga, untuk memastikan saldo sudah masuk, warga berbondong-bondong ke e-Warong untuk melakukan pengecekan sekaligus berbelanja. ’’Dapat Rp 200 ribu. Ini tadi dapat beras 15 kilogram dan telur 2 kilogram tambang dua butir,’’ tandasnya. Sebenarnya ada kesempatan sampai Sabtu (30/4). Hanya saja, karena enggan mondar-mandir, mereka memilih membelanjakan sekaligus dengan dua komoditas saja.

Baca Juga :  Ratusan Balita Diserang Diare

Dikonfirmasi terpisah, Pendamping PKH Kecamatan Sooko, Suntari, menegaskan, sebelumnya, para pendamping memang menginformasikan ke Keluarga Penerima Manfaat (KPM) tentang cairnya BPNT. Sehingga, para penerima bisa melakukan pengecekan saldo dan dibelanjakan sesuai kebutuhan di e-Warong. ’’Di Kecamatan Sooko, ada tujuh agen e-Warong. Salah satunya memang ada di Jampirogo. Para KPM bebas memilih, yang penting di e-Waong,’’ ungkapnya.

Hanya saja, kebetulan, banyak warga dari berbagai desa melakukan pengecekan di agen e-Warong Desa Jampirogo. Tingginya animo masyarakat, mengakibatkan antrean begitu panjang. ’’Kami tidak ada pengarahan ke salah satu agen,’’ tuturnya.

Terpisah, Kepala Dinsos Kabupaten Mojokerto Tri Raharjo Murdianto, menjelaskan, penyaluran BPNT untuk alokasi April memang berbeda dari jatah sebelumnya. Jika Januari, Februari, Maret, dan Mei disalurkan tunai melalui PT Pos Indonesia, bulan ini disalurkan melalui Himpunan Bank Milik Negara (Himbara). ’’Secara otomatis, skema pemanfaatanya juga berbeda. Khusus BPNT April ini, pemanfaatanya kembali lagi melalui e-Warong atau agen BNI 46 yang ditunjuk sebagai penyalur sembako,’’ ungkapnya.

Baca Juga :  Pekerja Migran Positif Covid-19
- Advertisement -

Berbeda jika bantuan uang pengganti BPNT sebelumnya yang melalui PT Pos, penerima dibebaskan memilih tempat dalam membelanjakannya. Artinya, tidak boleh ada intervensi dari siapa pun dalam pemanfaatannya. Hal itu tegas Raharjo sudah menjadi ketentuan Kementerian Sosial. ’’Data yang kami terima dari BNI Cabang Mojokerto untuk penerima program sembako bulan April sebanyak 75.343 KPM,’’ tegasnya. (ori/ron)

Artikel Terkait

Most Read

Artikel Terbaru


/