alexametrics
23.8 C
Mojokerto
Thursday, May 26, 2022

Bupati Ikfina Cek Produk Pangan di Pasar

Pastikan dalam Kondisi Aman, Sehat, Utuh dan Halal

KABUPATEN, Jawa Pos Radar Mojokerto – Jelang Lebaran, Bupati Ikfina Fahmawati memastikan produk pangan yang beredar di pasar dalam kondisi aman, sehat, utuh dan halal (ASUH). Kemarin (26/4) pagi, orang nomor satu di Pemkab Mojokerto itu memeriksa daging sapi, daging ayam dan olahannya di Pasar Kemlagi.

Terdapat 284 sampel yang menjadi target pemeriksaan produk pangan untuk diuji laboratorium. Antara lain, diambil dari Pasar Raya Mojosari; Sawahan, Bangsal; Pohjejer, Gondang; Dinoyo, Jatirejo; Pasar Kutorejo; Gempolkerep; Kedungmaling; Jetis; dan Pasar Kemlagi.
Dalam pemeriksaan produk pangan asal hewan, terdapat standar untuk pemeriksaan uji laboratorium. Untuk pengujian daging sapi meliputi uji formalin, uji pemalsuan daging babi, dan uji organoleptis.

Sedangkan pemeriksaan daging ayam, meliputi uji formalin dan uji organoleptis. Untuk olahan daging, uji formalin, uji boraks, uji pemalsuan daging babi, dan uji organoleptis sebagai standar pengujiannya.

Baca Juga :  Bupati Terima Penghargaan dari Kemendes PDTT

Menjelang Hari Raya Idul Fitri ini, Ikfina mengatakan, Pemkab Mojokerto terus berusaha menjaga kualitas daging layak konsumsi untuk para konsumen. ’’Kegiatan ini merupakan salah satu upaya kita untuk melakukan pengendalian, perlindungan terhadap konsumen bagi pemakai pembeli daging sapi dan daging ayam di Kabupaten Mojokerto. Kita berupaya untuk menjamin para konsumen bahwa daging sapi maupun daging ayam dibeli dalam kondisi baik dan aman layak dikonsumsi,’’ ucapnya.

Hasil pengecekan secara langsung ke Pasar Kemlagi kali ini, Ikfina mengatakan, dalam uji laboratorium dari beberapa pedagang daging sudah memenuhi standar. ’’Dari semua titik yang kita sampling pada hari ini di Pasar Kemlagi, semua daging dalam kondisi baik. Dalam kondisi segar, bebas formalin, dan juga asli daging sapi bukan pemalsuan babi. Kemudian untuk daging ayam dan hasilnya dari beberapa sampel yang kita ambil dalam kondisi baik dan bebas formalin,’’ ucapnya.

Baca Juga :  Dari Revolusi Industri 4.0 Menuju Era Society 5.0

Selain itu, dalam mengantisipasi lonjakan harga bahan pokok menjelang Hari Raya Idul Fitri, Ikfina menjelaskan pemerintah sudah menyiapkan tim untuk mengendalikan harga yang ada di Kabupaten Mojokerto.

’’Memang ada kenaikan. Dan ini tidak hanya sekarang saja, tapi setiap kali Lebaran pasti ada kenaikan harga-harga. Yang harus kita lakukan adalah kita mengendalikan jangan sampai kenaikannya ini melebihi ambang batas. Jadi di pemerintah itu ada namanya Tim Pengendali Inflasi Daerah (TPID),’’ pungkasnya.

Sementara itu, dalam melakukan uji laboratorium daging di Pasar Kemlagi, pedagang daging yang lolos dari uji laboratorium akan diberikan sertifikat. Hal itu sebagai tanda lolos uji laboratorium dari dinas pertanian. (prm/adv)

Pastikan dalam Kondisi Aman, Sehat, Utuh dan Halal

KABUPATEN, Jawa Pos Radar Mojokerto – Jelang Lebaran, Bupati Ikfina Fahmawati memastikan produk pangan yang beredar di pasar dalam kondisi aman, sehat, utuh dan halal (ASUH). Kemarin (26/4) pagi, orang nomor satu di Pemkab Mojokerto itu memeriksa daging sapi, daging ayam dan olahannya di Pasar Kemlagi.

Terdapat 284 sampel yang menjadi target pemeriksaan produk pangan untuk diuji laboratorium. Antara lain, diambil dari Pasar Raya Mojosari; Sawahan, Bangsal; Pohjejer, Gondang; Dinoyo, Jatirejo; Pasar Kutorejo; Gempolkerep; Kedungmaling; Jetis; dan Pasar Kemlagi.
Dalam pemeriksaan produk pangan asal hewan, terdapat standar untuk pemeriksaan uji laboratorium. Untuk pengujian daging sapi meliputi uji formalin, uji pemalsuan daging babi, dan uji organoleptis.

Sedangkan pemeriksaan daging ayam, meliputi uji formalin dan uji organoleptis. Untuk olahan daging, uji formalin, uji boraks, uji pemalsuan daging babi, dan uji organoleptis sebagai standar pengujiannya.

Baca Juga :  Dua Hari Tak Mandi, Tidur di Luar Rumah

Menjelang Hari Raya Idul Fitri ini, Ikfina mengatakan, Pemkab Mojokerto terus berusaha menjaga kualitas daging layak konsumsi untuk para konsumen. ’’Kegiatan ini merupakan salah satu upaya kita untuk melakukan pengendalian, perlindungan terhadap konsumen bagi pemakai pembeli daging sapi dan daging ayam di Kabupaten Mojokerto. Kita berupaya untuk menjamin para konsumen bahwa daging sapi maupun daging ayam dibeli dalam kondisi baik dan aman layak dikonsumsi,’’ ucapnya.

Hasil pengecekan secara langsung ke Pasar Kemlagi kali ini, Ikfina mengatakan, dalam uji laboratorium dari beberapa pedagang daging sudah memenuhi standar. ’’Dari semua titik yang kita sampling pada hari ini di Pasar Kemlagi, semua daging dalam kondisi baik. Dalam kondisi segar, bebas formalin, dan juga asli daging sapi bukan pemalsuan babi. Kemudian untuk daging ayam dan hasilnya dari beberapa sampel yang kita ambil dalam kondisi baik dan bebas formalin,’’ ucapnya.

Baca Juga :  551 CJH Kabupaten Mojokerto Gagal Berangkat ke Tanah Suci
- Advertisement -

Selain itu, dalam mengantisipasi lonjakan harga bahan pokok menjelang Hari Raya Idul Fitri, Ikfina menjelaskan pemerintah sudah menyiapkan tim untuk mengendalikan harga yang ada di Kabupaten Mojokerto.

’’Memang ada kenaikan. Dan ini tidak hanya sekarang saja, tapi setiap kali Lebaran pasti ada kenaikan harga-harga. Yang harus kita lakukan adalah kita mengendalikan jangan sampai kenaikannya ini melebihi ambang batas. Jadi di pemerintah itu ada namanya Tim Pengendali Inflasi Daerah (TPID),’’ pungkasnya.

Sementara itu, dalam melakukan uji laboratorium daging di Pasar Kemlagi, pedagang daging yang lolos dari uji laboratorium akan diberikan sertifikat. Hal itu sebagai tanda lolos uji laboratorium dari dinas pertanian. (prm/adv)

Artikel Terkait

Most Read

Artikel Terbaru


/