alexametrics
30.8 C
Mojokerto
Saturday, May 28, 2022

Gedung Dewan Kota Digelontor Rp 22 Miliar

KOTA, Jawa Pos Radar Mojokerto – DPRD Kota Mojokerto dipastikan segera berpindah kantor. Itu setelah pemkot menyiapkan anggaran untuk pembangunan gedung dewan tahun depan. Bahkan, kantor anyar para wakil rakyat itu digelontor Rp 22 miliar.

Kepala Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (DPUPR) Kota Mojokerto Mashudi mengatatakan, pembangunan gedung baru DPRD Kota Mojokerto telah diploting untuk 2021 mendatang. ’’Sudah, kalau tidak salah Rp 22 miliar,’’ terangnya.

Menurutnya, anggaran yang bersumber dari APBD itu dikucurkan sepenuhnya untuk pembangunan gedung induk. Sedangkan lokasinya telah disiapkan di atas lahan aset milik pemkot di Jalan Raya Surodinawan, Kecamatan Prajurit Kulon. ’’Jadi, tahun depan untuk gedung induknya dulu,’’ ungkapnya.

Dia menyebutkan, alasan pembangunan gedung legislatif baru itu karena gedung DPRD Kota Moojokerto saat ini dinilai belum representatif. Sebab, bangunan dua lantai yang berada di kompleks Kantor Pemkot Mojokerto tersebut belum memenuhi standar gedung parlemen daerah.

Karena itu, di gedung dewan baru nanti akan disesuaikan dengan kebutuhan anggota dewan. Di antaranya, melengkapi ruang komisi, ruang rapat komisi, ruang fraksi, serta memperluas ruang paripurna. ’’Kalau gedung yang sekarang kan belum terakomodir semua. Sehingga, nanti akan lebih representatif untuk memenuhi kebutuhan ruangan dewan,’’ tandasnya.

Baca Juga :  Segera Dilelang, Gedung DPRD Kota Didesain Mirip Gedung DPR RI

Mantan Kepala Satuan Polisi Pamong Praja (Satpol PP) Kota Mojokerto ini menambahkan, perencanaan pembangunan gedung dewan telah dirampungkan sejak tahun lalu. Karena itu, paket proyek tersebut ditergetkan bakal dinaikkan lelang pada awal tahun 2021.

Terlebih, estimasi waktu pekerjaan konsttruksi tersebut membutuhkan waktu kurang lebih 5-6 bulan. Disinggung apakah gedung akan langsung ditempati tahun depan, Mashudi menyebut jika pihaknya menyerahkannya kepada Sekretariat DPRD Kota Mojokerto. Pasalnya, sentuhan fisik tidak hanya dilakukan tahun 2021. Rencananya tahun berikutnya juga bakal dilanjut untuk melengkapi sarana pendukung. Di antaranya, pembangunan landscape yang terdiri dari tempat parkir, taman, dan pagar. Selain itu, juga akan ditunjang dengan musala, kantin, dan fasilitas lainnya. ’’Yang jelas tanpa pendukung itu pun sudah bisa digunakan untuk keperluan dewan di 2021. Tapi itu nanti terserah kebijakannya bagaimana,’’ paparnya.

Baca Juga :  PPDB Kota Mojokerto Tahun Ajaran 2021/2022

Mashudi menyebutkan, dari sejumlah proyek fisik di bawah DPUPR pada tahun anggaran 2021, pembangunan gedung dewan menempati paket proyek yang mendapatkan anggaran paling jumbo. Selain itu, proyek infrastruktur tahun depan juga akan melanjutkan revitalisasi Pemandian Sekarsari, peningkatan saluran air dan trotoar di Jalan Mojopahit dan Jalan Empunala, serta pelebaran jalan di Jalan Ketidur, dan Pekayon dan Jalan Kemasan. ’’Tapi gedung dewan ini yang (alokasi anggaran) paling besar di 2021,’’ pungkas Mashudi.

Untuk diketahui, wacana pembangunan gedung dewan anyar mencuat sejak masa kepemimpinan Wali Kota Abdul Gani Soehartono. Namun, rencana tersebut gagal tereasliasi. Upaya serupa juga sempat dilakukan pada era kepemimpinan Wali Kota Mas’ud Yunus. Meski sempat memasuki tahap perencanaan, pembangunan gedung baru juga kembali kandas. Dan di masa kepemipinan Wali Kota Ika Puspitasari rencana pembangunan geduang DPRD Kota Mojokerto kembali digulirkan. Itu diawali menyusun perencaanaan dan mulai melakukan tahap pengurukan lahan di Jalan Raya Surodinawan sejak 2019. Kemudian dilanjut dengan realisasi pembangunan yang digulirkan pada 2021 mendatang. 

KOTA, Jawa Pos Radar Mojokerto – DPRD Kota Mojokerto dipastikan segera berpindah kantor. Itu setelah pemkot menyiapkan anggaran untuk pembangunan gedung dewan tahun depan. Bahkan, kantor anyar para wakil rakyat itu digelontor Rp 22 miliar.

Kepala Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (DPUPR) Kota Mojokerto Mashudi mengatatakan, pembangunan gedung baru DPRD Kota Mojokerto telah diploting untuk 2021 mendatang. ’’Sudah, kalau tidak salah Rp 22 miliar,’’ terangnya.

Menurutnya, anggaran yang bersumber dari APBD itu dikucurkan sepenuhnya untuk pembangunan gedung induk. Sedangkan lokasinya telah disiapkan di atas lahan aset milik pemkot di Jalan Raya Surodinawan, Kecamatan Prajurit Kulon. ’’Jadi, tahun depan untuk gedung induknya dulu,’’ ungkapnya.

Dia menyebutkan, alasan pembangunan gedung legislatif baru itu karena gedung DPRD Kota Moojokerto saat ini dinilai belum representatif. Sebab, bangunan dua lantai yang berada di kompleks Kantor Pemkot Mojokerto tersebut belum memenuhi standar gedung parlemen daerah.

Karena itu, di gedung dewan baru nanti akan disesuaikan dengan kebutuhan anggota dewan. Di antaranya, melengkapi ruang komisi, ruang rapat komisi, ruang fraksi, serta memperluas ruang paripurna. ’’Kalau gedung yang sekarang kan belum terakomodir semua. Sehingga, nanti akan lebih representatif untuk memenuhi kebutuhan ruangan dewan,’’ tandasnya.

Baca Juga :  Banyak Ditemukan Siswa SD Rabun Jauh

Mantan Kepala Satuan Polisi Pamong Praja (Satpol PP) Kota Mojokerto ini menambahkan, perencanaan pembangunan gedung dewan telah dirampungkan sejak tahun lalu. Karena itu, paket proyek tersebut ditergetkan bakal dinaikkan lelang pada awal tahun 2021.

- Advertisement -

Terlebih, estimasi waktu pekerjaan konsttruksi tersebut membutuhkan waktu kurang lebih 5-6 bulan. Disinggung apakah gedung akan langsung ditempati tahun depan, Mashudi menyebut jika pihaknya menyerahkannya kepada Sekretariat DPRD Kota Mojokerto. Pasalnya, sentuhan fisik tidak hanya dilakukan tahun 2021. Rencananya tahun berikutnya juga bakal dilanjut untuk melengkapi sarana pendukung. Di antaranya, pembangunan landscape yang terdiri dari tempat parkir, taman, dan pagar. Selain itu, juga akan ditunjang dengan musala, kantin, dan fasilitas lainnya. ’’Yang jelas tanpa pendukung itu pun sudah bisa digunakan untuk keperluan dewan di 2021. Tapi itu nanti terserah kebijakannya bagaimana,’’ paparnya.

Baca Juga :  Calon Pengantin Di Kota Mojokerto Wajib Jalani Tes Urine

Mashudi menyebutkan, dari sejumlah proyek fisik di bawah DPUPR pada tahun anggaran 2021, pembangunan gedung dewan menempati paket proyek yang mendapatkan anggaran paling jumbo. Selain itu, proyek infrastruktur tahun depan juga akan melanjutkan revitalisasi Pemandian Sekarsari, peningkatan saluran air dan trotoar di Jalan Mojopahit dan Jalan Empunala, serta pelebaran jalan di Jalan Ketidur, dan Pekayon dan Jalan Kemasan. ’’Tapi gedung dewan ini yang (alokasi anggaran) paling besar di 2021,’’ pungkas Mashudi.

Untuk diketahui, wacana pembangunan gedung dewan anyar mencuat sejak masa kepemimpinan Wali Kota Abdul Gani Soehartono. Namun, rencana tersebut gagal tereasliasi. Upaya serupa juga sempat dilakukan pada era kepemimpinan Wali Kota Mas’ud Yunus. Meski sempat memasuki tahap perencanaan, pembangunan gedung baru juga kembali kandas. Dan di masa kepemipinan Wali Kota Ika Puspitasari rencana pembangunan geduang DPRD Kota Mojokerto kembali digulirkan. Itu diawali menyusun perencaanaan dan mulai melakukan tahap pengurukan lahan di Jalan Raya Surodinawan sejak 2019. Kemudian dilanjut dengan realisasi pembangunan yang digulirkan pada 2021 mendatang. 

Artikel Terkait

Most Read

Artikel Terbaru


/