alexametrics
30.8 C
Mojokerto
Tuesday, May 24, 2022

Untuk 10.000 PKL dan Warung per Penerima Mendapat Rp 1,2 Juta

KODIM 0815 Mojokerto Rem 082/CPYJ mulai menyalurkan Bantuan Tunai untuk Pedagang Kaki Lima dan Warung (BTPKLW) di Wilayah Mojokerto Raya. Program BTPKLW-TNI Tahun 2021 dengan nilai total Rp 12 miliar menyasar 10.000 pedagang kaki lima (PKL) dan warung. Besarannya Rp 1,2 juta per penerima.

Di hari pertama, penyaluran BTPKLW-TNI dilakukan secara simbolis oleh Bupati Mojokerto dr. Hj. Ikfina Fahmawati, M.Si., dan Wali Kota Mojokerto Hj. Ika Puspitasari, S.E, bersama Dandim 0815 Mojokerto Letkol Inf Beni Asman, S.Sos, M.H, Kapolres Mojokerto AKBP Apip Ginanjar, S.I.K, M.Si, Kapolres Mojokerto Kota AKBP Rofiq Ripto Himawan, S.I.K, M.H, serta Kajari Kabupaten Mojokerto Gaos Wicaksono, S.H, M.H., di Lapangan Apel Makodim 0815 Jalan Majapahit  Nomor 1 Kota Mojokerto, Senin (25/10).

’’Pemerintah secara resmi meluncurkan Program Bantuan Tunai untuk Pedagang Kaki Lima dan Warung melalui TNI di seluruh Indonesia. Termasuk di Kota dan Kabupaten Mojokerto. Bantuan ini merupakan bentuk dukungan bagi pelaku usaha, khususnya sektor usaha mikro di tengah pandemi Covid-19 saat ini,’’ ungkap Dandim 0815 Mojokerto Letkol Inf Beni Asman, S.Sos., M.H.

Baca Juga :  Dukung Penyaluran Bantuan PKL dan Warung Kodim 0815

Secara spesifik menyasar PKL dan warung yang berada di kabupaten dan kota yang menerapkan Pemberlakukan Pembatasan Kegiatan Masyarakat (PPKM) sesuai dengan Instruksi Menteri Dalam Negeri Nomor 27 dan Nomor 28 Tahun 2021.  Bantuan ini juga ditujukan bagi PKL dan warung yang belum mendapatkan bantuan melalui skema Banpres Produktif Usaha Mikro (BPUM). ’’Selain sebagai kompensasi atas kerugian ekonomi akibat PPKM, melalui bantuan ini juga diharapkan menjadi sinyal untuk menggerakkan kembali ekonomi masyarakat di tingkat bawah,’’ katanya.

Program BTPKLW-TNI yang disalurkan melalui Kodim 0815 ini nilainya Rp 12 miliar. Dengan besaran Rp 1,2 juta per penerima. Penyalurannya berbasis aplikasi online dengan sasaran 10.000 PKL dan warung di Mojokerto Raya. Rinciannya 5.000 penerima  di wilayah Kabupaten Mojokerto dan 5.000 penerima di wilayah Kota Mojokerto. ’’Agar penyaluran berjalan dengan lancar dan tepat sasaran, maka dalam pelaksanannya Kodim 0815 Mojokerto bekerjasama dengan Pemkab, Pemkot, Polres dan Polres Mojokerto Kota,’’ tandasnya.

Untuk menghindari duplikasi bantuan, saat pendataan, Kodim 0815 juga bekerja sama dengan Disperindag dan Dinkop UMKM Kabupaten dan Kota Mojokerto. ’’Penyaluran bantuan ini ditargetkan rampung pada 7 November mendatang. Untuk hari ini diberikan kepada 1.050 penerima, dengan rincian 550 penerima Kota dan 500 penerima kabupaten. Mekanismenya sesuai dengan pedoman penyaluran BTPKLW- TNI Tahun 2021,’’ terangnya.

Baca Juga :  Kibarkan Bendera Sepanjang 72 Meter, Simbol Perjuangan Warga Sendi

Dandim 0815 juga mengajak disiplin prokes. Termasuk menerapkan pola hidup bersih dan sehat. Mulai bangun tidur, ketika aktivitas di luar rumah hingga kembali pada keluarga. ’’Pastikan pakai masker, hand sanitizer, dan jaga jarak, untuk keselamatan kita semua,’’ tandasnya.

Pantauan di lapangan tampak masyarakat penerima bantuan sedang mengantre di halaman parkir Makodim 0815 Mojokerto untuk menunggu giliran panggilan. Setelah diverifikasi oleh petugas, para PKL penerima bantuan memasuki Makodim 0815 untuk menerima bantuan tunai. Tampak hadir dalam kegiatan, antara lain Danyonif PR 503/MK Letkol Inf Roliyanto, S.I.P, M.I.P, Kajari Kota Mojokerto diwakili Kasi Pidum, Ka OPD Pemkab dan Pemkot terkait, Kasdim 0815 Mojokerto Mayor Inf Achmad Djailani beserta Perwira Staf Kodim 0815 Mojokerto. (ori/abi)

 

KODIM 0815 Mojokerto Rem 082/CPYJ mulai menyalurkan Bantuan Tunai untuk Pedagang Kaki Lima dan Warung (BTPKLW) di Wilayah Mojokerto Raya. Program BTPKLW-TNI Tahun 2021 dengan nilai total Rp 12 miliar menyasar 10.000 pedagang kaki lima (PKL) dan warung. Besarannya Rp 1,2 juta per penerima.

Di hari pertama, penyaluran BTPKLW-TNI dilakukan secara simbolis oleh Bupati Mojokerto dr. Hj. Ikfina Fahmawati, M.Si., dan Wali Kota Mojokerto Hj. Ika Puspitasari, S.E, bersama Dandim 0815 Mojokerto Letkol Inf Beni Asman, S.Sos, M.H, Kapolres Mojokerto AKBP Apip Ginanjar, S.I.K, M.Si, Kapolres Mojokerto Kota AKBP Rofiq Ripto Himawan, S.I.K, M.H, serta Kajari Kabupaten Mojokerto Gaos Wicaksono, S.H, M.H., di Lapangan Apel Makodim 0815 Jalan Majapahit  Nomor 1 Kota Mojokerto, Senin (25/10).

’’Pemerintah secara resmi meluncurkan Program Bantuan Tunai untuk Pedagang Kaki Lima dan Warung melalui TNI di seluruh Indonesia. Termasuk di Kota dan Kabupaten Mojokerto. Bantuan ini merupakan bentuk dukungan bagi pelaku usaha, khususnya sektor usaha mikro di tengah pandemi Covid-19 saat ini,’’ ungkap Dandim 0815 Mojokerto Letkol Inf Beni Asman, S.Sos., M.H.

Baca Juga :  Pasar Bangsal Sumbang Dua Pasien Positif Covid-19 di Kabupaten

Secara spesifik menyasar PKL dan warung yang berada di kabupaten dan kota yang menerapkan Pemberlakukan Pembatasan Kegiatan Masyarakat (PPKM) sesuai dengan Instruksi Menteri Dalam Negeri Nomor 27 dan Nomor 28 Tahun 2021.  Bantuan ini juga ditujukan bagi PKL dan warung yang belum mendapatkan bantuan melalui skema Banpres Produktif Usaha Mikro (BPUM). ’’Selain sebagai kompensasi atas kerugian ekonomi akibat PPKM, melalui bantuan ini juga diharapkan menjadi sinyal untuk menggerakkan kembali ekonomi masyarakat di tingkat bawah,’’ katanya.

Program BTPKLW-TNI yang disalurkan melalui Kodim 0815 ini nilainya Rp 12 miliar. Dengan besaran Rp 1,2 juta per penerima. Penyalurannya berbasis aplikasi online dengan sasaran 10.000 PKL dan warung di Mojokerto Raya. Rinciannya 5.000 penerima  di wilayah Kabupaten Mojokerto dan 5.000 penerima di wilayah Kota Mojokerto. ’’Agar penyaluran berjalan dengan lancar dan tepat sasaran, maka dalam pelaksanannya Kodim 0815 Mojokerto bekerjasama dengan Pemkab, Pemkot, Polres dan Polres Mojokerto Kota,’’ tandasnya.

Untuk menghindari duplikasi bantuan, saat pendataan, Kodim 0815 juga bekerja sama dengan Disperindag dan Dinkop UMKM Kabupaten dan Kota Mojokerto. ’’Penyaluran bantuan ini ditargetkan rampung pada 7 November mendatang. Untuk hari ini diberikan kepada 1.050 penerima, dengan rincian 550 penerima Kota dan 500 penerima kabupaten. Mekanismenya sesuai dengan pedoman penyaluran BTPKLW- TNI Tahun 2021,’’ terangnya.

Baca Juga :  Sumber Api Masih Menyala di Kawasan Hutan
- Advertisement -

Dandim 0815 juga mengajak disiplin prokes. Termasuk menerapkan pola hidup bersih dan sehat. Mulai bangun tidur, ketika aktivitas di luar rumah hingga kembali pada keluarga. ’’Pastikan pakai masker, hand sanitizer, dan jaga jarak, untuk keselamatan kita semua,’’ tandasnya.

Pantauan di lapangan tampak masyarakat penerima bantuan sedang mengantre di halaman parkir Makodim 0815 Mojokerto untuk menunggu giliran panggilan. Setelah diverifikasi oleh petugas, para PKL penerima bantuan memasuki Makodim 0815 untuk menerima bantuan tunai. Tampak hadir dalam kegiatan, antara lain Danyonif PR 503/MK Letkol Inf Roliyanto, S.I.P, M.I.P, Kajari Kota Mojokerto diwakili Kasi Pidum, Ka OPD Pemkab dan Pemkot terkait, Kasdim 0815 Mojokerto Mayor Inf Achmad Djailani beserta Perwira Staf Kodim 0815 Mojokerto. (ori/abi)

 

Artikel Terkait

Most Read

Artikel Terbaru

Terancam Hukuman Maksimal

PPDB SMA/SMK Dimulai


/