alexametrics
30.8 C
Mojokerto
Tuesday, May 24, 2022

Beras Tambahan Bansos Menumpuk di Gudang

MOJOKERTO RAYA, Jawa Pos Radar Mojokerto – Sebanyak 2 ribu ton lebih beras masih menumpuk di gudang Bulog Kantor Cabang Surabaya Selatan. Paket bantuan sosial (bansos) tambahan bagi 213.699 keluarga penerima manfaat (KPM) di tiga daerah itu belum disalurkan.

Pimpinan Cabang Perum Bulog Kantor Cabang Surabaya Selatan Lela Nurita menyatakan, hingga saat ini beras untuk tambahan bansos masih tersimpan di dalam gudang. Belum tersalurkannya bantuan yang diperuntukkan penerima Program Keluarga Harapan (PKH) dan Bantuan Sosial Tunai (BST) terdampak Covid-19 itu lantaran masih menunggu koordinasi dengan tiga daerah penerima. ’’Insya Allah besok (hari ini) kita mau koordinasi dulu dengan tiga-tiganya. Baik sama Dinsos Jombang maupun Dinsos Kabupaten dan Kota Mojokerto,’’ terangnya.

Menurutnya, pertemuan tersebut guna mencocokkan data KPM di masing-masing daerah. Mengingat, kata Lela, proses penyaluran tambahan bansos bagi warga terdampak PPKM ini dilakukan oleh transporter dari pihak ketiga. ’’Jadi, harus menyesuaikan dulu dengan data PKH dan BST di masing-masing daerah,’’ ulasnya.

Baca Juga :  Warga Berharap Bansos Sembako Masih Berlanjut

Di sisi lain, koordinasi antara transporter dengan dinsos setempat juga untuk menyusun rencana penyaluran. Sebab, bantuan berupa paket beras sebanyak 10 kilogram (kg) itu akan disalurkan sesuai dengan alamat masing-masing. ’’Moga-moga besok (hari ini) langsung ada titik temu,’’ paparnya.

Terlebih, ungkap Lela, jumlah paket bantuan yang didistribusikan di wilayah Bulog Kantor Cabang Surabaya Selatan cukup banyak. Dari data yang diterima dari Kementerian Sosial (Kemensos), total terdapat 213.699 paket bantuan yang harus disalurkan. Dengan paket bantuan 10 kg per KPM, maka beras yang dibutuhkan s mencapai 2.136 ton lebih.

Tambahan paket bantuan beras itu menyasar penerima PKH dan BST di Kota Mojokerto sejumlah 15.007 KPM. Sementara di Kabupaten Mojokerto sebanyak 81.941 KPM serta di Kabupaten Jombang 116.751 KPM.

Baca Juga :  Dispendik Urung Tambah Jam PTM

Lela menyatakan, stok beras sudah disiapkan di gudang Bulog Kantor Cabang Surabaya Selatan di Jalan By Pass, Kelurahan Gunung Gedangan, Kecamatan magersari, Kota Mojokerto. Hingga kemarin, proses pengemasan beras menjadi paket 10 kg masih terus dikebut. ’’Packing masih berjalan sampai sekarang. Karena barang kita sudah ready semua, tinggal penyaluran saja,’’ imbuhnya.

Pihaknya menargetkan, proses penyaluran paling cepat akan dilakukan secara bertahap mulai besok. Selama proses distribusi, transporter juga akan dibantu para pendamping PKH. ’’Maunya Selasa (27/7) sudah bisa kita salurkan. Karena kita juga ingin secepatnya,’’ pungkasnya. 

MOJOKERTO RAYA, Jawa Pos Radar Mojokerto – Sebanyak 2 ribu ton lebih beras masih menumpuk di gudang Bulog Kantor Cabang Surabaya Selatan. Paket bantuan sosial (bansos) tambahan bagi 213.699 keluarga penerima manfaat (KPM) di tiga daerah itu belum disalurkan.

Pimpinan Cabang Perum Bulog Kantor Cabang Surabaya Selatan Lela Nurita menyatakan, hingga saat ini beras untuk tambahan bansos masih tersimpan di dalam gudang. Belum tersalurkannya bantuan yang diperuntukkan penerima Program Keluarga Harapan (PKH) dan Bantuan Sosial Tunai (BST) terdampak Covid-19 itu lantaran masih menunggu koordinasi dengan tiga daerah penerima. ’’Insya Allah besok (hari ini) kita mau koordinasi dulu dengan tiga-tiganya. Baik sama Dinsos Jombang maupun Dinsos Kabupaten dan Kota Mojokerto,’’ terangnya.

Menurutnya, pertemuan tersebut guna mencocokkan data KPM di masing-masing daerah. Mengingat, kata Lela, proses penyaluran tambahan bansos bagi warga terdampak PPKM ini dilakukan oleh transporter dari pihak ketiga. ’’Jadi, harus menyesuaikan dulu dengan data PKH dan BST di masing-masing daerah,’’ ulasnya.

Baca Juga :  Pohon Masih Jadi Sasaran Caleg Pasang APK

Di sisi lain, koordinasi antara transporter dengan dinsos setempat juga untuk menyusun rencana penyaluran. Sebab, bantuan berupa paket beras sebanyak 10 kilogram (kg) itu akan disalurkan sesuai dengan alamat masing-masing. ’’Moga-moga besok (hari ini) langsung ada titik temu,’’ paparnya.

Terlebih, ungkap Lela, jumlah paket bantuan yang didistribusikan di wilayah Bulog Kantor Cabang Surabaya Selatan cukup banyak. Dari data yang diterima dari Kementerian Sosial (Kemensos), total terdapat 213.699 paket bantuan yang harus disalurkan. Dengan paket bantuan 10 kg per KPM, maka beras yang dibutuhkan s mencapai 2.136 ton lebih.

Tambahan paket bantuan beras itu menyasar penerima PKH dan BST di Kota Mojokerto sejumlah 15.007 KPM. Sementara di Kabupaten Mojokerto sebanyak 81.941 KPM serta di Kabupaten Jombang 116.751 KPM.

Baca Juga :  GMSC Ditutup, Ratusan Juta PAD Berpotensi Lenyap
- Advertisement -

Lela menyatakan, stok beras sudah disiapkan di gudang Bulog Kantor Cabang Surabaya Selatan di Jalan By Pass, Kelurahan Gunung Gedangan, Kecamatan magersari, Kota Mojokerto. Hingga kemarin, proses pengemasan beras menjadi paket 10 kg masih terus dikebut. ’’Packing masih berjalan sampai sekarang. Karena barang kita sudah ready semua, tinggal penyaluran saja,’’ imbuhnya.

Pihaknya menargetkan, proses penyaluran paling cepat akan dilakukan secara bertahap mulai besok. Selama proses distribusi, transporter juga akan dibantu para pendamping PKH. ’’Maunya Selasa (27/7) sudah bisa kita salurkan. Karena kita juga ingin secepatnya,’’ pungkasnya. 

Artikel Terkait

Most Read

Artikel Terbaru

Terancam Hukuman Maksimal

PPDB SMA/SMK Dimulai


/