alexametrics
30.8 C
Mojokerto
Saturday, May 28, 2022

Desak Insentif Guru TPQ Dicairkan

Dianggarkan Rp 1,5 Miliar, Dibagikan kepada 7 Ribu Orang

KABUPATEN, Jawa Pos Radar Mojokerto – DPRD Kabupaten Mojokerto mendesak pemda segera mencairkan insentif guru Taman Pendidikan Alquran (TPQ). Setidaknya, itu menjadi apresiasi pemerintah ke para pendidik jelang Lebaran.

’’Kita dorong pencairan harus dipercepat, paling tidak sebelum Lebaran sudah disalurkan,’’ ungkap Sekretaris Komisi 4 DPRD Kabupaten Mojokerto, Eka Septya Juniarti, kemarin.

Menurutnya, tahun ini insentif guru TPQ sudah dianggarkan di APBD senilai Rp 1,5 miliar. Momentum jelang Lebaran saat ini, dinilai sangat tepat karena kebutuhan guru juga meningkat.

Jadi, tambah Eka, jika uang insentif itu cair, setidaknya bisa dimanfaatkan para guru TPQ untuk memenuhi kebutuhan menyambut Idul Fitri. Di sisi lain, harga kebutuhan pokok juga terus merangkak naik. ’’Setidaknya insentif itu sedikit bisa meringankan mereka. Sekaligus sebagai apresiasi pemerintah ke para guru TPQ yang selama ini sudah melakukan pengabdiannya mendidik dan membentuk karakter anak-anak kita,’’ paparnya.

Baca Juga :  Insentif Guru TPQ Gagal Cair sebelum Lebaran

Politisi PKB ini menegaskan, setidaknya pemerintah memberi atensi dan memberikan dukungan secara moral dan material. Khususnya dalam kesejahteraan para guru ngaji yang jumlahnya capai 7000 lebih.

Dikonfirmasi terpisah, Kepala Bagian Kesejahteraan Rakyat (Kesra) Setdakab Mojokerto, Nunuk Djatmiko, menegaskan, pada dasarnya, pemerintah bakal memberikan atensi lebih terkait percepatan pencairan insentif guru TPQ yang tersebar di 18 kecamatan. Namun, ada sejumlah administrasi yang belum dilengkapi oleh lembaga penyalur. ’’Tapi tetap diupayakan komunikasi terus berjalan. Supaya segera dilengkapi dalam sisa waktu kurang beberapa hari ini sudah selesai,’’ ungkapnya.

Tahun ini, pemda menganggarkan Rp 1,5 miliar di APBD 2021. Dana hibah itu dibagi sekitar 7.000 guru TPQ. Dengan masing-masing orang nantinya akan mendapat Rp 200 ribu. Sehingga, ditargetkan pencairan bisa dilakukan sebelum Lebaran. ’’Mohon doanya, karena feedback dari bawah kalau cepat yang mudah-mudahan bisa terealisasi, karena kalau belum dicukupi khawatir dari BPKA dan Bank Jatim juga terjadi trouble atau ditolak,’’ tegasnya. (ori/ron)

Baca Juga :  Imbas Pembangunan Rel Ganda

Dianggarkan Rp 1,5 Miliar, Dibagikan kepada 7 Ribu Orang

KABUPATEN, Jawa Pos Radar Mojokerto – DPRD Kabupaten Mojokerto mendesak pemda segera mencairkan insentif guru Taman Pendidikan Alquran (TPQ). Setidaknya, itu menjadi apresiasi pemerintah ke para pendidik jelang Lebaran.

’’Kita dorong pencairan harus dipercepat, paling tidak sebelum Lebaran sudah disalurkan,’’ ungkap Sekretaris Komisi 4 DPRD Kabupaten Mojokerto, Eka Septya Juniarti, kemarin.

Menurutnya, tahun ini insentif guru TPQ sudah dianggarkan di APBD senilai Rp 1,5 miliar. Momentum jelang Lebaran saat ini, dinilai sangat tepat karena kebutuhan guru juga meningkat.

Jadi, tambah Eka, jika uang insentif itu cair, setidaknya bisa dimanfaatkan para guru TPQ untuk memenuhi kebutuhan menyambut Idul Fitri. Di sisi lain, harga kebutuhan pokok juga terus merangkak naik. ’’Setidaknya insentif itu sedikit bisa meringankan mereka. Sekaligus sebagai apresiasi pemerintah ke para guru TPQ yang selama ini sudah melakukan pengabdiannya mendidik dan membentuk karakter anak-anak kita,’’ paparnya.

Baca Juga :  Imbas Pembangunan Rel Ganda

Politisi PKB ini menegaskan, setidaknya pemerintah memberi atensi dan memberikan dukungan secara moral dan material. Khususnya dalam kesejahteraan para guru ngaji yang jumlahnya capai 7000 lebih.

- Advertisement -

Dikonfirmasi terpisah, Kepala Bagian Kesejahteraan Rakyat (Kesra) Setdakab Mojokerto, Nunuk Djatmiko, menegaskan, pada dasarnya, pemerintah bakal memberikan atensi lebih terkait percepatan pencairan insentif guru TPQ yang tersebar di 18 kecamatan. Namun, ada sejumlah administrasi yang belum dilengkapi oleh lembaga penyalur. ’’Tapi tetap diupayakan komunikasi terus berjalan. Supaya segera dilengkapi dalam sisa waktu kurang beberapa hari ini sudah selesai,’’ ungkapnya.

Tahun ini, pemda menganggarkan Rp 1,5 miliar di APBD 2021. Dana hibah itu dibagi sekitar 7.000 guru TPQ. Dengan masing-masing orang nantinya akan mendapat Rp 200 ribu. Sehingga, ditargetkan pencairan bisa dilakukan sebelum Lebaran. ’’Mohon doanya, karena feedback dari bawah kalau cepat yang mudah-mudahan bisa terealisasi, karena kalau belum dicukupi khawatir dari BPKA dan Bank Jatim juga terjadi trouble atau ditolak,’’ tegasnya. (ori/ron)

Baca Juga :  Insentif Guru TPQ Gagal Cair sebelum Lebaran

Artikel Terkait

Most Read

Artikel Terbaru


/