alexametrics
25.8 C
Mojokerto
Friday, May 20, 2022

Air Terjun Purba Tirai Bidadari, Eksotisnya Surga Tersembunyi

KEINDAHAN Air Terjun Tirai Bidadari di Probolinggo kini mulai menyeruak ke permukaan. Daya tarik utamanya adalah air terjun yang masih sangat alami dan belum diketahui banyak orang. Penuh dengan sajian pemadangan yang memikat dan eksotis .

View indah tersebut terbentuk dari air terjun yang aliran airnya menembus tebing secara alami. Sehingga, membentuk gugusan batu panjang yang hampir menyentuh permukaan sungai yang mengalir tepat di bawahnya. Ukuran gugusan batu stalaktit yang beraneka ragam membentuk lorong panjang mirip gua yang dihuni ribuan kelelawar.

Bentuk gua yang berada di bawah air terjun juga kerap disebut pengunjung seakan-akan seperti kembali ke zaman purba. Pengunjung juga dapat lebih mengeksplore keindahan Air Terjun Tirai Bidadari dengan menggunakan sarana arum jeram atau menggunakan rafting. Kendati memikat, pengunjung tetap dianjurkan untuk waspada terutama saat berkunjung di musim penghujan.

Baca Juga :  Ribuan Warga Belum Kantongi E-KTP

Selain itu, karena didominasi oleh hutan bambu serta vegetasi perintis yang tumbuh subur di sepanjang tebing sungai, sebagian besar kawasan Air terjun Tirai Bidadari merupakan rumah bagi satwa liar seperti kelelawar, burung serta primata liar. Hewan liar ini kerap menampakan diri pada para pengunjung. Bagi sebagian pengunjung, justru inilah yang menambah kesan eksotis view alaminya.

’’Pemandangan di sini sangat luar biasa. Seperi surga alam yang tersembunyi. Rasa lelah perjalanan menuju lokasi seakan terbayar lunas dengan menyaksikan pesona keindahan alamnya,’’ kata Herman Setiawan, salah satu pengunjung asal Pungging, Mojokerto.

Lokasi Air Tejun Tirai Bidadari terletak di perbatasan Desa Jangkang dan Desa Ranu Gedang di Kabupaten Probolinggo atau sekitar kurang lebih 37 Km dari pusat Kota Probolinggo.

Baca Juga :  Komitmen Sinergi Tingkatkan Kesehatan Keluarga Indonesia

Meskipun sejatinya terletak di wilayah administratif Desa Ranu Gedang, tetapi para pengunjung lebih memilih untuk menuju lokasi air terjun melalui akses dari Desa Jangkang. Karena jalur yang dilalui lebih bersahabat serta bisa ditempuh dengan berjalan kaki melalui perkebunan warga serta hutan bambu. (dwi)

KEINDAHAN Air Terjun Tirai Bidadari di Probolinggo kini mulai menyeruak ke permukaan. Daya tarik utamanya adalah air terjun yang masih sangat alami dan belum diketahui banyak orang. Penuh dengan sajian pemadangan yang memikat dan eksotis .

View indah tersebut terbentuk dari air terjun yang aliran airnya menembus tebing secara alami. Sehingga, membentuk gugusan batu panjang yang hampir menyentuh permukaan sungai yang mengalir tepat di bawahnya. Ukuran gugusan batu stalaktit yang beraneka ragam membentuk lorong panjang mirip gua yang dihuni ribuan kelelawar.

Bentuk gua yang berada di bawah air terjun juga kerap disebut pengunjung seakan-akan seperti kembali ke zaman purba. Pengunjung juga dapat lebih mengeksplore keindahan Air Terjun Tirai Bidadari dengan menggunakan sarana arum jeram atau menggunakan rafting. Kendati memikat, pengunjung tetap dianjurkan untuk waspada terutama saat berkunjung di musim penghujan.

Baca Juga :  Dokter dan Nakes Dipastikan Jalani Screening sebelum Vaksinasi

Selain itu, karena didominasi oleh hutan bambu serta vegetasi perintis yang tumbuh subur di sepanjang tebing sungai, sebagian besar kawasan Air terjun Tirai Bidadari merupakan rumah bagi satwa liar seperti kelelawar, burung serta primata liar. Hewan liar ini kerap menampakan diri pada para pengunjung. Bagi sebagian pengunjung, justru inilah yang menambah kesan eksotis view alaminya.

’’Pemandangan di sini sangat luar biasa. Seperi surga alam yang tersembunyi. Rasa lelah perjalanan menuju lokasi seakan terbayar lunas dengan menyaksikan pesona keindahan alamnya,’’ kata Herman Setiawan, salah satu pengunjung asal Pungging, Mojokerto.

Lokasi Air Tejun Tirai Bidadari terletak di perbatasan Desa Jangkang dan Desa Ranu Gedang di Kabupaten Probolinggo atau sekitar kurang lebih 37 Km dari pusat Kota Probolinggo.

Baca Juga :  Ruang Publik Polres Disemprot Disinfektan
- Advertisement -

Meskipun sejatinya terletak di wilayah administratif Desa Ranu Gedang, tetapi para pengunjung lebih memilih untuk menuju lokasi air terjun melalui akses dari Desa Jangkang. Karena jalur yang dilalui lebih bersahabat serta bisa ditempuh dengan berjalan kaki melalui perkebunan warga serta hutan bambu. (dwi)

Artikel Terkait

Most Read

Artikel Terbaru


/