alexametrics
23.8 C
Mojokerto
Friday, May 27, 2022

Edarkan Sabu, Icuk dan Rudi Diciduk Polisi

MOJOSARI – Dua pengedar sabu-sabu (SS) ditangkap Unitreskrim Polsek Mojosari dan Ngoro. Keduanya adalah Cucuk Sudamaji, alias Icuk, 25, warga Desa Balongmasin dan Rudi Santoso, warga Dusun Patung, Desa/Kecamatan Pungging, Kabupaten Mojokerto, ditangkap setelah melakukan transaksi.

’’Petugas juga mengamankan sabu-sabu siap edar,’’ ungkap Kasubbaghumas Polres Mojokerto, AKP Sutarto, Senin (24/7). Tersangka diamankan Minggu (23/7) di dua lokasi berbeda. Rudi Santoso, ditangkap lebih dulu di sekitaran jembatan Dusun Songoyudan, Desa Sawahan, Kecamatan Mojosari. Meski sempat mengelak dan hendak melarikan diri, tak lama kemudian dia berhasil ditangkap.

’’Dari tangan Rudi didapati tiga paket sabu,’’ katanya. Satu unit handphone digunakan transaksi ikut diamankan. Tak berhenti di situ, selang satu jam, hasil pemeriksaan Rudi dan beberapa chatting singkat di handphone-nya petugas mendapati identitas pelaku lain dari mana SS didapat. Tepat di depan SDN Balong Masin II, Kecamatan Pungging akhirnya kembali menangkap Cucuk Sudamaji.

Baca Juga :  Vaksin Pelajar Harus Seizin Orang Tua

Dari tangannya tiga paket SS berhasil didapat. ’’Barang bukti uang tunai Rp 180 ribu hasil penjualan juga kami sita,’’ tandasnya. Kedua pelaku sudah ditetapkan sebagai tersangka digelandang ke mapolsek setempat. ’’Tersangka memang satu jaringan dan sering beroperasi di Mojosari dan Pungging,’’ tegasnya.

Satu gram sabu-sabu dijul Rp 1,2 juta. Sedangkan, kemasan hemat dijual Rp 15 ribu. Sementara itu, Polsek Ngoro juga mengamankan satu kurir sabu. Veriyanto, 32, warga Desa Capangan, Kecamatan Ngoro ditangkap di Jalan Raya Desa Manduro, Kecamatan Ngoro, Jumat (21/7) pukul 21.00. ’’Saat itu pelaku sendiri sedang mengantarkan pesanan sabu,’’ ungkap Kapolsek Ngoro, Kompol Khoirul Anam, kemarin. Dari tangannya turut diamankan barang bukti SS dan sepeda motor Suzuki Shogun bernopol W 5676 XE. 

Baca Juga :  GBI Rock Kota Mojokerto Bagikan 4 Ribu Bingkisan Lebaran

MOJOSARI – Dua pengedar sabu-sabu (SS) ditangkap Unitreskrim Polsek Mojosari dan Ngoro. Keduanya adalah Cucuk Sudamaji, alias Icuk, 25, warga Desa Balongmasin dan Rudi Santoso, warga Dusun Patung, Desa/Kecamatan Pungging, Kabupaten Mojokerto, ditangkap setelah melakukan transaksi.

’’Petugas juga mengamankan sabu-sabu siap edar,’’ ungkap Kasubbaghumas Polres Mojokerto, AKP Sutarto, Senin (24/7). Tersangka diamankan Minggu (23/7) di dua lokasi berbeda. Rudi Santoso, ditangkap lebih dulu di sekitaran jembatan Dusun Songoyudan, Desa Sawahan, Kecamatan Mojosari. Meski sempat mengelak dan hendak melarikan diri, tak lama kemudian dia berhasil ditangkap.

’’Dari tangan Rudi didapati tiga paket sabu,’’ katanya. Satu unit handphone digunakan transaksi ikut diamankan. Tak berhenti di situ, selang satu jam, hasil pemeriksaan Rudi dan beberapa chatting singkat di handphone-nya petugas mendapati identitas pelaku lain dari mana SS didapat. Tepat di depan SDN Balong Masin II, Kecamatan Pungging akhirnya kembali menangkap Cucuk Sudamaji.

Baca Juga :  Vaksin Pelajar Harus Seizin Orang Tua

Dari tangannya tiga paket SS berhasil didapat. ’’Barang bukti uang tunai Rp 180 ribu hasil penjualan juga kami sita,’’ tandasnya. Kedua pelaku sudah ditetapkan sebagai tersangka digelandang ke mapolsek setempat. ’’Tersangka memang satu jaringan dan sering beroperasi di Mojosari dan Pungging,’’ tegasnya.

Satu gram sabu-sabu dijul Rp 1,2 juta. Sedangkan, kemasan hemat dijual Rp 15 ribu. Sementara itu, Polsek Ngoro juga mengamankan satu kurir sabu. Veriyanto, 32, warga Desa Capangan, Kecamatan Ngoro ditangkap di Jalan Raya Desa Manduro, Kecamatan Ngoro, Jumat (21/7) pukul 21.00. ’’Saat itu pelaku sendiri sedang mengantarkan pesanan sabu,’’ ungkap Kapolsek Ngoro, Kompol Khoirul Anam, kemarin. Dari tangannya turut diamankan barang bukti SS dan sepeda motor Suzuki Shogun bernopol W 5676 XE. 

Baca Juga :  Koordinator Tiket Jolotundo Dikabarkan Diculik, Begini Ceritanya

Artikel Terkait

Most Read

Artikel Terbaru


/