alexametrics
30.8 C
Mojokerto
Monday, August 15, 2022

Gagal, Tak Perlu Daftar Lagi, PPDB Tahapan Kedua Langsung Dibuka

MOJOKERTO RAYA, Jawa Pos Radar Mojokerto – Pasca diumumkan hasil seleksi PPDB tahap pertama, tahapan kedua langsung dimulai tanpa jeda. Bagi calon siswa yang gagal di tahap ini, tak perlu mendaftar lagi. Mereka secara otomatis akan terdaftar di tahap berikutnya.

Kacabdindik Provinsi Jawa Timur Wilayah Kabupaten Kota Mojokerto Trisilo Budi Prasetyo mengatakan, PPDB tahun ini dilakukan secara kontinyu. Meski hasil seleksi tahap pertama baru diumumkan kemarin (24/6), semua siswa yang gugur dalam seleksi tahap pertama langsung terdaftar di tahapan berikutnya. ”Siswa yang gugur di tahapan pertama, otomatis langsung terdaftar di PPDB tahapan kedua. Jadi, setelah pengumuman, proses pendaftaran ke tahap berikutnya tidak ada jeda sama sekali,” ujarnya.

Baca Juga :  SMP Islam Ditutup, Siswa Diboyong ke Sekolah Lain

Mantan Kacabdindik Wilayah Kabupaten Jombang ini menambahkan, untuk tahapan kedua, jalur yang dibuka bagi SMA-SMK akan berbeda dengan tahapan pertama. Yntuk jenjang SMA, tahapan kedua yang digulirkan yakni prestasi nilai akademik. Pendaftarannya berlangsung hingga 26 Juni. ’’Untuk SMK di jalur zonasi akan dibuka pendaftaran sejak 28-29 Juni nanti,” terang dia.

Lebih lanjut, Trisilo mengungkapkan perbedaan jalur yang digelar SMA-SMK ini didasarkan pada kuotanya. Sebab, di kuota SMA, untuk jalur prestasi nilai akademik hanya dijatah 25 persen. Sedangkan di SMK, kuota prestasi nilai akademik dijatah 65 persen. ”Kebalikannya, kalau untuk zonasi, di SMA tersedia kuota 50 persen. Sedangkan di SMK, hanya tersedia 10 persen untuk jalur zonasi. Jadi, pelaksanaannya harus bertahap melihat kuota prioritasnya,” jelas dia. Di PPDB tahapan kedua untuk SMA-SMK, siswa diperbolehkan mendaftar maksimal di tiga sekolah yang berbeda.

Baca Juga :  Terperosok Jalan Berlubang, Pemotor Tewas Dilindas Truk Tangki Pupuk

Sementara itu, meski pendaftaran tahap pertama sudah ditutup dan diumumkan, namun Trisilo mengaku tidak mengetahui jumlah total siswa yang lolos. Karena, semua proses ini dilakukan Provinsi. Sehingga, pihaknya belum bisa memetakan lembaga yang belum memenuhi pagu di tahapan pertama. ”Baru bisa terlihat, (jumlah peserta dan pagu sekolah) ya nanti saat daftar ulang. Yang jelas, saat ini pendaftaran langsung digulirkan terus tanpa jeda,” tutupnya. (oce/ron)

MOJOKERTO RAYA, Jawa Pos Radar Mojokerto – Pasca diumumkan hasil seleksi PPDB tahap pertama, tahapan kedua langsung dimulai tanpa jeda. Bagi calon siswa yang gagal di tahap ini, tak perlu mendaftar lagi. Mereka secara otomatis akan terdaftar di tahap berikutnya.

Kacabdindik Provinsi Jawa Timur Wilayah Kabupaten Kota Mojokerto Trisilo Budi Prasetyo mengatakan, PPDB tahun ini dilakukan secara kontinyu. Meski hasil seleksi tahap pertama baru diumumkan kemarin (24/6), semua siswa yang gugur dalam seleksi tahap pertama langsung terdaftar di tahapan berikutnya. ”Siswa yang gugur di tahapan pertama, otomatis langsung terdaftar di PPDB tahapan kedua. Jadi, setelah pengumuman, proses pendaftaran ke tahap berikutnya tidak ada jeda sama sekali,” ujarnya.

Baca Juga :  33 Titik Jalan-Jembatan Rusak Diperbaiki

Mantan Kacabdindik Wilayah Kabupaten Jombang ini menambahkan, untuk tahapan kedua, jalur yang dibuka bagi SMA-SMK akan berbeda dengan tahapan pertama. Yntuk jenjang SMA, tahapan kedua yang digulirkan yakni prestasi nilai akademik. Pendaftarannya berlangsung hingga 26 Juni. ’’Untuk SMK di jalur zonasi akan dibuka pendaftaran sejak 28-29 Juni nanti,” terang dia.

Lebih lanjut, Trisilo mengungkapkan perbedaan jalur yang digelar SMA-SMK ini didasarkan pada kuotanya. Sebab, di kuota SMA, untuk jalur prestasi nilai akademik hanya dijatah 25 persen. Sedangkan di SMK, kuota prestasi nilai akademik dijatah 65 persen. ”Kebalikannya, kalau untuk zonasi, di SMA tersedia kuota 50 persen. Sedangkan di SMK, hanya tersedia 10 persen untuk jalur zonasi. Jadi, pelaksanaannya harus bertahap melihat kuota prioritasnya,” jelas dia. Di PPDB tahapan kedua untuk SMA-SMK, siswa diperbolehkan mendaftar maksimal di tiga sekolah yang berbeda.

Baca Juga :  Rawan Banjir, 14 Sungai di Mojokerto Dinormalisasi

Sementara itu, meski pendaftaran tahap pertama sudah ditutup dan diumumkan, namun Trisilo mengaku tidak mengetahui jumlah total siswa yang lolos. Karena, semua proses ini dilakukan Provinsi. Sehingga, pihaknya belum bisa memetakan lembaga yang belum memenuhi pagu di tahapan pertama. ”Baru bisa terlihat, (jumlah peserta dan pagu sekolah) ya nanti saat daftar ulang. Yang jelas, saat ini pendaftaran langsung digulirkan terus tanpa jeda,” tutupnya. (oce/ron)

Artikel Terkait

Most Read

Artikel Terbaru

/