alexametrics
29.8 C
Mojokerto
Wednesday, May 25, 2022

Dispendik Buka Kesempatan PPDB Lagi, jika Tak Diminati Akan Dimerger

MOJOKERTO – Dinas Pendidikan (Dispendik) Kabupaten Mojokerto menegaskan berupaya mempertahankan kelangsungan kegiatan belajar mengajar di SDN Kesiman, Kecamatan Trawas.

Oleh karena itu, lembaga tetap diberi kesempatan untuk membuka PPDB tahun ini. Kabid Pendidikan Dasar Dispendik Kabupaten Mojokerto, Mujiati menjelaskan, pihanya masih memberikan kesempatan terakhir bagi SDN Kesiman untuk membuka PPDB tahun ajaran 2019/2020 ini.

”Jadi, tetap tahun ini kita masih buka untuk PPDB. Sekolah masih ada waktu untuk mendapatkan murid,” terangnya. Dengan catatan, sekolah dituntut mampu menerima peserta didik baru, minimal 20 siswa per rombongan belajar (rombel) di jenjang SD. Jika tidak terpenuhi, maka dispendik bakal melakukan evaluasi untuk menentukan kelangsungan nasib SDN Kesiman.

Baca Juga :  Hadapi Musim Hujan, Lakukan 7 Tips Ini

”Makanya, akan kita evaluasi lagi sampai tahun ajaran baru,” paparnya. Selain SDN Kesiman, pihaknya juga mengevaluasi terhadap sekolah yang minim siswa. Sejauh ini, dispendik telah mencatat sekitar 20 lembaga SD negeri yang hanya memiliki kurang dari 60 siswa.

Mujiati menyatakan, puluhan SDN tersebut akan berpeluang dipertahankan jika selama dua tahun ke depan mengalami perkembangan. Yaitu, dengan menambah siswa baru. Sebaliknya, jika jumlahnya tetap atau bahkan cenderung berkurang, maka sekolah akan masuk dalam daftar merger atau penggabungan.

”Dimerger dengan sekolah terdekat. Kita masih evaluasi sampai 2021 sekolah yang siswanya kurang dari 60,” tandasnya. Di sisi lain, upaya peningkatan peserta didik juga dilakukan dengan mendirikan TK Negeri pembina baru. Rencananya, tahun ini dispendik akan menambah sebanyak 26 lembaga TK Negeri di 16 wilayah kecamatan.

Baca Juga :  Ajukan Bantuan Internet Rp 8 Miliar

Sebagian besar akan menempati gedung eks SDN yang telah dimerger. Salah satunya adalah di SDN Kesiman, Kecamatan Trawas. ”Harapannya lulusan dari TK bisa mendaftar ke SDN terdekat,” jelasnya.

 

 

MOJOKERTO – Dinas Pendidikan (Dispendik) Kabupaten Mojokerto menegaskan berupaya mempertahankan kelangsungan kegiatan belajar mengajar di SDN Kesiman, Kecamatan Trawas.

Oleh karena itu, lembaga tetap diberi kesempatan untuk membuka PPDB tahun ini. Kabid Pendidikan Dasar Dispendik Kabupaten Mojokerto, Mujiati menjelaskan, pihanya masih memberikan kesempatan terakhir bagi SDN Kesiman untuk membuka PPDB tahun ajaran 2019/2020 ini.

”Jadi, tetap tahun ini kita masih buka untuk PPDB. Sekolah masih ada waktu untuk mendapatkan murid,” terangnya. Dengan catatan, sekolah dituntut mampu menerima peserta didik baru, minimal 20 siswa per rombongan belajar (rombel) di jenjang SD. Jika tidak terpenuhi, maka dispendik bakal melakukan evaluasi untuk menentukan kelangsungan nasib SDN Kesiman.

Baca Juga :  PPDB SMPN 2021, Dispendik Siapkan Enam Jalur

”Makanya, akan kita evaluasi lagi sampai tahun ajaran baru,” paparnya. Selain SDN Kesiman, pihaknya juga mengevaluasi terhadap sekolah yang minim siswa. Sejauh ini, dispendik telah mencatat sekitar 20 lembaga SD negeri yang hanya memiliki kurang dari 60 siswa.

Mujiati menyatakan, puluhan SDN tersebut akan berpeluang dipertahankan jika selama dua tahun ke depan mengalami perkembangan. Yaitu, dengan menambah siswa baru. Sebaliknya, jika jumlahnya tetap atau bahkan cenderung berkurang, maka sekolah akan masuk dalam daftar merger atau penggabungan.

”Dimerger dengan sekolah terdekat. Kita masih evaluasi sampai 2021 sekolah yang siswanya kurang dari 60,” tandasnya. Di sisi lain, upaya peningkatan peserta didik juga dilakukan dengan mendirikan TK Negeri pembina baru. Rencananya, tahun ini dispendik akan menambah sebanyak 26 lembaga TK Negeri di 16 wilayah kecamatan.

Baca Juga :  Dinas Pendidikan Kabupaten Mojokerto Gelar PPDB Tingkat SMP
- Advertisement -

Sebagian besar akan menempati gedung eks SDN yang telah dimerger. Salah satunya adalah di SDN Kesiman, Kecamatan Trawas. ”Harapannya lulusan dari TK bisa mendaftar ke SDN terdekat,” jelasnya.

 

 

Artikel Terkait

Most Read

Artikel Terbaru


/