alexametrics
26.8 C
Mojokerto
Friday, May 20, 2022

Ning Ita Berharap Puspawarni Hadir di Kota Mojokerto

SURABAYA – Surabaya Vaganza menutup rangkaian acara Rakomwil IV Apeksi Ke-15 di Surabaya Minggu (24/3) pagi.

Wali Kota Mojokerto Ika Puspitasari didampingi suami, Supriyadi Karima Saiful, dan Sekdakot Harlistyati, mengendarai Willys Jeep yang dihias bunga saat mengikuti parade.

Dua puluh Willys telah disiapkan Pemkot Surabaya. Para Wali Kota peserta Rakomwil IV Apeksi di Surabaya beriring-iringan naik kendaraan tersebut. Selain willys juga ada kendaraan hias Polrestabes Surabaya dan Polres Tanjung Perak yang menjadi peserta istimewa dalam Surabaya Vaganza 2019.

Surabaya Vaganza merupakan acara tahunan yang kembali digelar untuk memeriahkan Hari Jadi Ke-726 Kota Surabaya. Kali ini mengusung tema Puspawarni. Tema ini merupakan penggabungan dari dua kata, yaitu ’’puspa’’ dan ’’warni’’.

Baca Juga :  Nahdliyin Kota Mojokerto Berduka, Rais Syuriah PC NU Berpulang

Puspa memiliki arti bunga, kemudian ’’warni’’ berarti corak atau rupa yang beraneka ragam. Puspawarni adalah bunga yang memiliki corak dan rupa yang beraneka ragam sebagai simbol keanekaragaman warna-warni yang terdapat di Indonesia.

Dengan tema ’’Puspawarni Indonesia’’ diharapkan dapat mempersembahkan keanekaragaman warna-warni seni dan budaya yang dimiliki bangsa Indonesia. 

Ning Ita menyampaikan rasa gembira, bangga, dan terima kasih atas kesempatan yang diberikan. ’’Semoga nuansa seperti ini juga bisa kita hadirkan di Kota Mojokerto. Kemarin kita telah mempersembahkan Mojotirto Festival yang ke depan akan menjadi agenda tahunan di Kota Mojokerto,’’ kata Ning Ita.

Ning Ita menambahkan, dalam Rakomwil ini pihaknya banyak belajar dan bertukar pendapat dengan para wali kota peserta rakomwil. ’’Terutama dari Kota Surabaya. Saya banyak belajar tentang pembangunan infrastruktur yang dapat diadopsi untuk meningkatkan potensi wisata di Kota Mojokerto,’’ lanjutnya.

Baca Juga :  Hasil Swab Reaktif, Penghuni Kos Dikarantina

Surabaya Vaganza diikuti oleh 77 peserta yang terdiri dari 40 mobil hias yang didesain dengan sangat menarik dan oleh 37 peserta parade budaya dari berbagai komunitas, suku bangsa, siswa, mahasiswa dan warga Surabaya serta beberapa grup drumband.

Mengambil start di Tugu Pahlawan dan finis di Taman Bungkul dengan rute Jl. Pahlawan, Jl. Keramat gantung, Jl. Gemblongan, Jl. Tunjungan, Jl. Gubernur Suryo, Jl. Panglima Sudirman, Jl. Urip Sumoharjo, Jl. Raya Darmo. (na/kha)

SURABAYA – Surabaya Vaganza menutup rangkaian acara Rakomwil IV Apeksi Ke-15 di Surabaya Minggu (24/3) pagi.

Wali Kota Mojokerto Ika Puspitasari didampingi suami, Supriyadi Karima Saiful, dan Sekdakot Harlistyati, mengendarai Willys Jeep yang dihias bunga saat mengikuti parade.

Dua puluh Willys telah disiapkan Pemkot Surabaya. Para Wali Kota peserta Rakomwil IV Apeksi di Surabaya beriring-iringan naik kendaraan tersebut. Selain willys juga ada kendaraan hias Polrestabes Surabaya dan Polres Tanjung Perak yang menjadi peserta istimewa dalam Surabaya Vaganza 2019.

Surabaya Vaganza merupakan acara tahunan yang kembali digelar untuk memeriahkan Hari Jadi Ke-726 Kota Surabaya. Kali ini mengusung tema Puspawarni. Tema ini merupakan penggabungan dari dua kata, yaitu ’’puspa’’ dan ’’warni’’.

Baca Juga :  Perjuangan Melawan Covid-19 Belum Tuntas

Puspa memiliki arti bunga, kemudian ’’warni’’ berarti corak atau rupa yang beraneka ragam. Puspawarni adalah bunga yang memiliki corak dan rupa yang beraneka ragam sebagai simbol keanekaragaman warna-warni yang terdapat di Indonesia.

Dengan tema ’’Puspawarni Indonesia’’ diharapkan dapat mempersembahkan keanekaragaman warna-warni seni dan budaya yang dimiliki bangsa Indonesia. 

- Advertisement -

Ning Ita menyampaikan rasa gembira, bangga, dan terima kasih atas kesempatan yang diberikan. ’’Semoga nuansa seperti ini juga bisa kita hadirkan di Kota Mojokerto. Kemarin kita telah mempersembahkan Mojotirto Festival yang ke depan akan menjadi agenda tahunan di Kota Mojokerto,’’ kata Ning Ita.

Ning Ita menambahkan, dalam Rakomwil ini pihaknya banyak belajar dan bertukar pendapat dengan para wali kota peserta rakomwil. ’’Terutama dari Kota Surabaya. Saya banyak belajar tentang pembangunan infrastruktur yang dapat diadopsi untuk meningkatkan potensi wisata di Kota Mojokerto,’’ lanjutnya.

Baca Juga :  Hasil Swab Reaktif, Penghuni Kos Dikarantina

Surabaya Vaganza diikuti oleh 77 peserta yang terdiri dari 40 mobil hias yang didesain dengan sangat menarik dan oleh 37 peserta parade budaya dari berbagai komunitas, suku bangsa, siswa, mahasiswa dan warga Surabaya serta beberapa grup drumband.

Mengambil start di Tugu Pahlawan dan finis di Taman Bungkul dengan rute Jl. Pahlawan, Jl. Keramat gantung, Jl. Gemblongan, Jl. Tunjungan, Jl. Gubernur Suryo, Jl. Panglima Sudirman, Jl. Urip Sumoharjo, Jl. Raya Darmo. (na/kha)

Artikel Terkait

Most Read

Artikel Terbaru


/