alexametrics
29.8 C
Mojokerto
Thursday, May 19, 2022

Jelang Sekolah Tatap Muka, Bus Gratis Kembali Diterjunkan

KOTA, Jawa Pos Radar Mojokerto – Menjelang pembelajaran tatap muka, Dinas Perhubungan (Dishub) Kota Mojokerto kembali mengaktifkan bus dan angkutan sekolah. Tentunya, jumlah bangku yang disediakan dibatasi. Selain harus menjaga jarak, jumlah siswa yang masuk juga terbatas.

”Kami sudah mendapat surat edaran resmi juga dari diknas. Sehingga, berdasarkan rencana, kendaraan ini bakal beroperasi awal Maret nanti,’’ ujar Kepala Dishub Kota Mojokerto Endri Agus Subiyanto, kemarin (24/2).

Dari satu bus, total tempat duduk 30 bangku. Namun, petugas sudah membatasi dengan memberikan tanda silang di masing-masing bangku. Sehingga tinggal 15 bangku yang bisa ditempati. Selain itu, di pintu bus juga sudah disediakan hand sanitizer. Sedangkan minibus diperkirakan hanya mengangkut sekitar lima orang. ’’Rute nanti tetap sama, dari halte ke halte, jadi kita sediakan hand sanitizer nanti. Tetap dengan protokol kesehatan,’’ sebutnya.

Baca Juga :  Satpol PP Surati Pemilik dan Pengelola Kos

Endri menuturkan, jika biasanya bus sekolah beroperasi pukul 06.00 hingga maksimal pukul 15.00 sore, untuk pembelajaran tatap muka 1 Maret, kemungkinan bisa berubah. Sebab, kegiatan belajar mengajar (KBM) dilakukan terbatas. Sehingga hanya akan beroperasi sampai siang. ’’Kita manut jadwal yang dikasih diknas. Kan KBM hanya boleh dua jam. Itu pun dibagi dua sif. Jadi kurang lebih hanya sampai siang saja,’’ jelasnya.

Tak hanya itu, Endri menambahkan, total kendaraan untuk anak sekolah delapan unit. Antara lain, dua unit bus besar, satu unit bus mini. Ditambah dengan empat unit mobil MPV dan satu unit mobil Elf. Meski begitu, untuk minggu pertama Endri menyebut hanya tiga bus yang beroperasi. Lalu, untuk kendaraan lainnya bakal menyusul seiring jika jumlah siswa yang naik mengalami penambahan. ”Kita lihat perkembangan jumlah penumpang dulu,’’ tuturnya.

Baca Juga :  Klaim BPJS Kesehatan Nunggak Rp 27,3 Miliar, RSUD Kelimpungan

Sementara itu, untuk mobil jenis Elf belum bisa beroperasi. Lantaran baru mendapatkan bantuan dari pusat akhir Desember lalu. Sehingga, butuh waktu untuk mengurus kelengkapan surat dan pelat nomornya. (oce)

KOTA, Jawa Pos Radar Mojokerto – Menjelang pembelajaran tatap muka, Dinas Perhubungan (Dishub) Kota Mojokerto kembali mengaktifkan bus dan angkutan sekolah. Tentunya, jumlah bangku yang disediakan dibatasi. Selain harus menjaga jarak, jumlah siswa yang masuk juga terbatas.

”Kami sudah mendapat surat edaran resmi juga dari diknas. Sehingga, berdasarkan rencana, kendaraan ini bakal beroperasi awal Maret nanti,’’ ujar Kepala Dishub Kota Mojokerto Endri Agus Subiyanto, kemarin (24/2).

Dari satu bus, total tempat duduk 30 bangku. Namun, petugas sudah membatasi dengan memberikan tanda silang di masing-masing bangku. Sehingga tinggal 15 bangku yang bisa ditempati. Selain itu, di pintu bus juga sudah disediakan hand sanitizer. Sedangkan minibus diperkirakan hanya mengangkut sekitar lima orang. ’’Rute nanti tetap sama, dari halte ke halte, jadi kita sediakan hand sanitizer nanti. Tetap dengan protokol kesehatan,’’ sebutnya.

Baca Juga :  Klaim BPJS Kesehatan Nunggak Rp 27,3 Miliar, RSUD Kelimpungan

Endri menuturkan, jika biasanya bus sekolah beroperasi pukul 06.00 hingga maksimal pukul 15.00 sore, untuk pembelajaran tatap muka 1 Maret, kemungkinan bisa berubah. Sebab, kegiatan belajar mengajar (KBM) dilakukan terbatas. Sehingga hanya akan beroperasi sampai siang. ’’Kita manut jadwal yang dikasih diknas. Kan KBM hanya boleh dua jam. Itu pun dibagi dua sif. Jadi kurang lebih hanya sampai siang saja,’’ jelasnya.

Tak hanya itu, Endri menambahkan, total kendaraan untuk anak sekolah delapan unit. Antara lain, dua unit bus besar, satu unit bus mini. Ditambah dengan empat unit mobil MPV dan satu unit mobil Elf. Meski begitu, untuk minggu pertama Endri menyebut hanya tiga bus yang beroperasi. Lalu, untuk kendaraan lainnya bakal menyusul seiring jika jumlah siswa yang naik mengalami penambahan. ”Kita lihat perkembangan jumlah penumpang dulu,’’ tuturnya.

Baca Juga :  Parkir liar di Kota Mojokerto Masih Marak

Sementara itu, untuk mobil jenis Elf belum bisa beroperasi. Lantaran baru mendapatkan bantuan dari pusat akhir Desember lalu. Sehingga, butuh waktu untuk mengurus kelengkapan surat dan pelat nomornya. (oce)

Artikel Terkait

Most Read

Artikel Terbaru


/