alexametrics
23.8 C
Mojokerto
Friday, May 27, 2022

Lagi, Pohon Peneduh Jalan Roboh

DLANGGU, Jawa Pos Radar Mojokerto – Hujan deras disertai angin yang mengguyur Kabupaten Mojokerto mengakibatkan pohon tumbang di Dusun Badung, Desa Kedunglengkong, Kecamatan Dlanggu, kemarin sore. Tak ada korban jiwa dalam insiden tersebut. Namun pohon menimpa warung sate hingga rusak parah.

Peristiwa tersebut bermula saat hujan mengguyur wilayah Dlanggu sekitar pukul 16.00 kemarin. Hujan dengan intesitas sedang hingga lebat disertai angin itu mengakibatkan sebuah pohon di bahu Jalan Raya Badung, Desa Kedunglengkong, Kecamatan Dlanggu, tumbang. Pohon jenis trembesi trembesi berdiameter sekitar satu meter itu tumbang usai dihempas angin.

Batang pohon sepanjang tujuh meter yang roboh menutup seluruh badan jalan penghubung wilayah Bangsal dengan Pacet tersebut. Bahkan, batang pohon menimpa warung sate semi permanen berukuran 3×4 meter milik Soiman, 45, warga setempat.

Baca Juga :  Ini Kata Wali Kota Soal Nyanyian Wiwiet Jadi "Sapi Perah"

Beruntung, warung sate itu dalam kondisi tutup. Namun, warung berbahan seng tersebut rusak parah tertimpa batang pohon. ’’Tidak ada korban jiwa, saat kejadian jalan sedang sepi karena hujan. Dan warung satenya lagi tutup,’’ ujar Kabid Kedaruratan dan Logistik BPBD Kabupaten Mojokerto Djoko Supangkat kemarin.

Dikatakannya, peristiwa itu akibat hembusan angin yang menyertai hujan relatif kencang. BPBD mencatat, kecepatan angin saat itu mencapai 30 km/jam. Menurutnya, kecepatan angin itu mampu menumbangkan pohon. Terutama pohon berdaun lebat hingga yang usianya relatif tua. ’’Jadi tidak harus sebuah wilayah itu rawan angin kencang atau tidak. Kalau di wilayah itu sedang hujan disertai hembusan angin yang relatif kencang, tetap berpotensi menimbulkan pohon tumbang,’’ ungkapnya.

Baca Juga :  Ban Slick, Gengsi tapi Tak Safety

Akibatnya, aliran kabel listrik PLN di lokasi turut tertimpa pohon hingga putus. Sedangkan kerugian material tengah dalam perhitungan petugas. Sementara itu Kasatlantas Polres Mojokerto AKP Arpan menambahkan, arus lalu lintas di lokasi sempat tersendat akibat terhalang pohon tumbang. Pihaknya turut menerjunkan sejumlah petugas guna mengatur lalu lintas selama proses evakuasi pohon tumbang usai.

’’Arus lalu lintas sempat tersendat, tapi tidak lama seteah pohon dievakuasi arus kendaraan sudah kembali lancar,’’ katannya saat meninjau lokasi. Dibantu warga setempat dan relawan, petugas mengevakuasi pohon secara manual menggunakan chainsaw. Hingga pohon trembesi rampung dievakuasi dari jalan sekitar pukul 16.45. (vad/fen)

 

DLANGGU, Jawa Pos Radar Mojokerto – Hujan deras disertai angin yang mengguyur Kabupaten Mojokerto mengakibatkan pohon tumbang di Dusun Badung, Desa Kedunglengkong, Kecamatan Dlanggu, kemarin sore. Tak ada korban jiwa dalam insiden tersebut. Namun pohon menimpa warung sate hingga rusak parah.

Peristiwa tersebut bermula saat hujan mengguyur wilayah Dlanggu sekitar pukul 16.00 kemarin. Hujan dengan intesitas sedang hingga lebat disertai angin itu mengakibatkan sebuah pohon di bahu Jalan Raya Badung, Desa Kedunglengkong, Kecamatan Dlanggu, tumbang. Pohon jenis trembesi trembesi berdiameter sekitar satu meter itu tumbang usai dihempas angin.

Batang pohon sepanjang tujuh meter yang roboh menutup seluruh badan jalan penghubung wilayah Bangsal dengan Pacet tersebut. Bahkan, batang pohon menimpa warung sate semi permanen berukuran 3×4 meter milik Soiman, 45, warga setempat.

Baca Juga :  Ingin Hidupkan Karang Taruna Kabupaten Mojokerto

Beruntung, warung sate itu dalam kondisi tutup. Namun, warung berbahan seng tersebut rusak parah tertimpa batang pohon. ’’Tidak ada korban jiwa, saat kejadian jalan sedang sepi karena hujan. Dan warung satenya lagi tutup,’’ ujar Kabid Kedaruratan dan Logistik BPBD Kabupaten Mojokerto Djoko Supangkat kemarin.

Dikatakannya, peristiwa itu akibat hembusan angin yang menyertai hujan relatif kencang. BPBD mencatat, kecepatan angin saat itu mencapai 30 km/jam. Menurutnya, kecepatan angin itu mampu menumbangkan pohon. Terutama pohon berdaun lebat hingga yang usianya relatif tua. ’’Jadi tidak harus sebuah wilayah itu rawan angin kencang atau tidak. Kalau di wilayah itu sedang hujan disertai hembusan angin yang relatif kencang, tetap berpotensi menimbulkan pohon tumbang,’’ ungkapnya.

Baca Juga :  Diserang Chikungunya, Warga Alami Demam, Meriang, dan Nyeri Persendian

Akibatnya, aliran kabel listrik PLN di lokasi turut tertimpa pohon hingga putus. Sedangkan kerugian material tengah dalam perhitungan petugas. Sementara itu Kasatlantas Polres Mojokerto AKP Arpan menambahkan, arus lalu lintas di lokasi sempat tersendat akibat terhalang pohon tumbang. Pihaknya turut menerjunkan sejumlah petugas guna mengatur lalu lintas selama proses evakuasi pohon tumbang usai.

- Advertisement -

’’Arus lalu lintas sempat tersendat, tapi tidak lama seteah pohon dievakuasi arus kendaraan sudah kembali lancar,’’ katannya saat meninjau lokasi. Dibantu warga setempat dan relawan, petugas mengevakuasi pohon secara manual menggunakan chainsaw. Hingga pohon trembesi rampung dievakuasi dari jalan sekitar pukul 16.45. (vad/fen)

 

Artikel Terkait

Most Read

Artikel Terbaru


/