alexametrics
30.8 C
Mojokerto
Thursday, July 7, 2022

Giliran 128 CJH Bertolak ke Tanah Suci

– Seluruhnya Dinyatakan Negatif Covid-19
– 2 Jamaah Kuota Tambahan Masuk Kloter 33

KABUPATEN, Jawa Pos Radar Mojokerto – Sebanyak 128 calon jamaah haji (CJH) kabupaten kloter 29 bertolak ke Tanah Suci, kemarin. Sementara itu, empat CJH cadangan yang masuk kuota haji tahun ini masuk kloter 33 dan 38.

Kasi Penyelenggara Haji dan Umrah (PHU) Kemenag Kabupaten Mojokerto M. Zainut Tamam mengatakan, seluruh CJH kloter 29 berhasil diberangkatkan menuju Asrama Haji Sukolilo, Surabaya. Hasil tes PCR dari 128 CJH dinyatakan bebas Covid-19. Mereka dilepas dari Pendapa Pemkab Mojokerto pada pukul 18.30 malam, kemarin. ’’Mereka mulai masuk ke asrama pukul 20.00 nanti. Insya Allah, keberangkatan mereka lancar, masalah koper juga sudah sesuai regulasi semua,’’ sebut dia.

Salamah, salah satu CJH asal Kecamatan Mojosari mengaku bersyukur bisa melaksanakan ibadah haji tahun ini. Wanita 49 tahun ini memberikan tanda unik pada tas kopernya, yakni sebuah lonceng. Ini untuk memudahkan dia menemukan tas kopernya saat diangkut ke tanah suci nanti.

Baca Juga :  Pulihkan Ekonomi Nasional, Salurkan BSU ke Tenaga Kerja

’’Karena saya punya gangguan penglihatan, dampak dari penyakit diabetes. Daripada nanti tasnya tertukar, lebih mudah nyarinya kalau dikasih lonceng kan pasti bunyi. Kebetulan saya juga berangkat sendiri tidak ada yang ngawal, karena suami meninggal dan tidak boleh digantikan siapapun porsi hajinya,’’ jelas dia.

Sementara itu, empat jamaah tambahan berangkat melalui kloter terpisah. Itu sesuai keputusan dari Kemenag Provinsi Jawa Timur. ’’Setelah terdapat penambahan empat CJH cadangan, harusnya berangkat pada kloter terakhir kabupaten, yakni kloter 38. Tapi, ternyata, ada surat resmi dari Provinsi, dua orang CJH kabupaten Mojokerto ini dipindah ke kloter 33 yang akan berangkat pada 27 Juni nanti,’’ papar dia.

Tamam menjelaskan, dua CJH ini terpaksa mengalami pemindahan akibat terdapat kekosongan pada jamaah di kloter 33. Ada dua orang CJH daerah lain yang mengundurkan diri saat berada di Asrama Haji Sukolilo, Surabaya. ’’Nah, dua CJH kabupaten ini dimajukan jadwal keberangkatannya untuk menggantikan posisi kekosongan jamaah pada kloter 33. Ada jamaah dari daerah lain yang hamil sehingga harus mengundurkan diri ke Tanah Suci,’’ ulasnya.

Baca Juga :  Hujan Deras, Enam Pohon Tumbang

Dengan demikian, jadwal keberangkatan kloter 33 yang dijadwalkan ada 119 CJH bertambah dua jamaah menjadi 121 jamaah. Sedangkan, kloter 38 yang berangkat 1 Juli nanti sejumlah 55 CJH bertambah menjadi 57 orang. ’’Yang tidak mengalami perubahan hanya di kloter 34 dengan jumlah sebanyak 446 orang. Kloter ini jadi kloter kabupaten paling banyak dan akan berangkat 28 Juni nanti,’’ bebernya.

Diketahui sebelumnya, jelang keberangkatan calon jamaah haji (CJH) gelombang kedua, Rabu lalu (22/6) jamaah kabupaten mengalami penambahan. Itu setelah ada empat CJH cadangan yang naik dalam jadwal keberangkatan tahun ini. Praktis, jumlah kuota haji bertambah dari sebelumnya 767 orang menjadi 771 orang. Penambahan CJH itu berasal dari kuota cadangan. (oce/fen)

– Seluruhnya Dinyatakan Negatif Covid-19
– 2 Jamaah Kuota Tambahan Masuk Kloter 33

KABUPATEN, Jawa Pos Radar Mojokerto – Sebanyak 128 calon jamaah haji (CJH) kabupaten kloter 29 bertolak ke Tanah Suci, kemarin. Sementara itu, empat CJH cadangan yang masuk kuota haji tahun ini masuk kloter 33 dan 38.

Kasi Penyelenggara Haji dan Umrah (PHU) Kemenag Kabupaten Mojokerto M. Zainut Tamam mengatakan, seluruh CJH kloter 29 berhasil diberangkatkan menuju Asrama Haji Sukolilo, Surabaya. Hasil tes PCR dari 128 CJH dinyatakan bebas Covid-19. Mereka dilepas dari Pendapa Pemkab Mojokerto pada pukul 18.30 malam, kemarin. ’’Mereka mulai masuk ke asrama pukul 20.00 nanti. Insya Allah, keberangkatan mereka lancar, masalah koper juga sudah sesuai regulasi semua,’’ sebut dia.

Salamah, salah satu CJH asal Kecamatan Mojosari mengaku bersyukur bisa melaksanakan ibadah haji tahun ini. Wanita 49 tahun ini memberikan tanda unik pada tas kopernya, yakni sebuah lonceng. Ini untuk memudahkan dia menemukan tas kopernya saat diangkut ke tanah suci nanti.

Baca Juga :  Survei Sebut Airlangga Capres Paling Diinginkan Publik Perbaiki Ekonomi

’’Karena saya punya gangguan penglihatan, dampak dari penyakit diabetes. Daripada nanti tasnya tertukar, lebih mudah nyarinya kalau dikasih lonceng kan pasti bunyi. Kebetulan saya juga berangkat sendiri tidak ada yang ngawal, karena suami meninggal dan tidak boleh digantikan siapapun porsi hajinya,’’ jelas dia.

Sementara itu, empat jamaah tambahan berangkat melalui kloter terpisah. Itu sesuai keputusan dari Kemenag Provinsi Jawa Timur. ’’Setelah terdapat penambahan empat CJH cadangan, harusnya berangkat pada kloter terakhir kabupaten, yakni kloter 38. Tapi, ternyata, ada surat resmi dari Provinsi, dua orang CJH kabupaten Mojokerto ini dipindah ke kloter 33 yang akan berangkat pada 27 Juni nanti,’’ papar dia.

- Advertisement -

Tamam menjelaskan, dua CJH ini terpaksa mengalami pemindahan akibat terdapat kekosongan pada jamaah di kloter 33. Ada dua orang CJH daerah lain yang mengundurkan diri saat berada di Asrama Haji Sukolilo, Surabaya. ’’Nah, dua CJH kabupaten ini dimajukan jadwal keberangkatannya untuk menggantikan posisi kekosongan jamaah pada kloter 33. Ada jamaah dari daerah lain yang hamil sehingga harus mengundurkan diri ke Tanah Suci,’’ ulasnya.

Baca Juga :  Polresta Mojokerto Panggil Terlapor KDRT, Bantah Lakukan Penganiayaan

Dengan demikian, jadwal keberangkatan kloter 33 yang dijadwalkan ada 119 CJH bertambah dua jamaah menjadi 121 jamaah. Sedangkan, kloter 38 yang berangkat 1 Juli nanti sejumlah 55 CJH bertambah menjadi 57 orang. ’’Yang tidak mengalami perubahan hanya di kloter 34 dengan jumlah sebanyak 446 orang. Kloter ini jadi kloter kabupaten paling banyak dan akan berangkat 28 Juni nanti,’’ bebernya.

Diketahui sebelumnya, jelang keberangkatan calon jamaah haji (CJH) gelombang kedua, Rabu lalu (22/6) jamaah kabupaten mengalami penambahan. Itu setelah ada empat CJH cadangan yang naik dalam jadwal keberangkatan tahun ini. Praktis, jumlah kuota haji bertambah dari sebelumnya 767 orang menjadi 771 orang. Penambahan CJH itu berasal dari kuota cadangan. (oce/fen)

Artikel Terkait

Most Read

Artikel Terbaru

/