alexametrics
30.8 C
Mojokerto
Thursday, July 7, 2022

Cabdindik Larang Geser ke Jalur Lain, Banyak Pendaftar yang Terbuang

MOJOKERTO RAYA, Jawa Pos Radar Mojokerto – Hari terakhir proses verifikasi dan validasi (verval) tahap pertama PPDB SMA/SMK Mojokerto diwarnai kebingungan dari pihak sekolah. Pasalnya, Cabdindik melarang sekolah dengan kelebihan pendaftar untuk menerapkan pengalihan jalur.

Di SMA Negeri 1 Kota Mojokerto, pada jalur afirmasi ada 14 pendaftar dengan berkas komplet terpaksa dicoret. Itu disebabkan pagu jalur afirmasi telah terpenuhi. Seleksi pendaftar dengan berkas komplet itu didasarkan jarak domisili dengan sekolah.

Itu berbeda dibanding penerimaan melalui jalur perpindahan tugas orang tua. Pada jalur tersebut, masih ada 7 pagu tersisa dari kuota 18. ’’Ini tadi, semua kepala sekolah rapat dan meminta solusi ke Cabdindik terkait banyaknya pendaftar yang tereliminasi di tahap pertama. Ternyata memang tidak boleh dialihkan ke jalur lain yang pagunya belum terpenuhi,’’ ujar Kepala SMA Negeri 1 Kota Mojokerto Raden Imam Wahjudi.

Ketua MKKS SMA Kota Mojokerto ini menyebutkan, begitu pula untuk siswa yang sudah mendaftar di jalur prestasi lomba, sebanyak 69 siswa terlempar akibat pagu yang ditetapkan sebanyak 12 kursi sudah terisi. ’’Ya, sebenarnya eman juga. Namun, sesuai aturan Cabdindik tidak ada toleransi untuk pengalihan jalur lain. Alhasil, mereka wajib mendaftar di jalur tahap kedua dan ketiga,’’ papar dia.

Baca Juga :  Korsleting Listrik, Dapur Warga Canggu Ludes

Di SMKN 1 Pungging mencoret 155 siswa dari jalur afirmasi akibat pagu yang ditetapkan sebanyak 43 kursi sudah terisi. ’’Maksudnya kalau bisa dialihkan ke jalur yang belum terisi penuh kan bisa. Jadi, siswa tidak mendaftar dengan sia-sia. Tapi, ternyata kebijakannya tidak diperbolehkan,’’ papar Kepala SMKN 1 Pungging Muharto.

Mantan Kepala SMKN 1 Dlanggu ini menyebutkan, jalur prestasi lomba akademik di SMKN 1 Pungging masih menyisakan banyak kursi lowong. Bahkan, jalur perpindahan tugas orang tua sama sekali tidak terisi. ’’Untuk jalur akademik, masih tersisa 18 kursi, sebab yang daftar hanya 1 orang. Sebenarnya eman banget. Tapi, mau gimana lagi, sudah kebijakannya begitu,’’ beber dia.

Terpisah, Kacabdindik Provinsi Jawa Timur Wilayah Kabupaten Kota Mojokerto Trisilo Budi Prasetyo mengatakan, pada hari terakhir proses verval tahap pertama, kemarin (23/6) sempat terjadi kendala dari pihak sekolah. Itu dikarenakan, banyak pendaftar yang sudah memenuhi berkas namun terpaksa ditolak akibat melebihi pagu yang sudah ditentukan.

Baca Juga :  104 UMKM Adu Keahlian Ciptakan Onde-Onde

Banyak sekolah yang mengajukan peralihan jalur agar semua pagu di tahap pertama bisa terpenuhi. ’’Tapi, kan nggak bisa gitu. Sekolah tidak punya kewenangan mengatur peralihan jalur, semuanya wajib diserahkan ke Provisni. Biar provinsi yang menentukan hasil akhirnya,’’ sebut dia.

Mantan Kacabdindik Wilayah Kabupaten Jombang ini menegaskan, apapun hasil seleksi yang sudah dilakukan oleh pihak sekolah dan diverifikasi Cabdindik pada tahap pertama ini, wajib diterima. Pihaknya mengimbau kepada seluruh SMA-SMK, bagi siswa yang memenuhi persyaratan namun terpaksa dieliminasi wajib mengikuti jalur pendaftaran ke tahap berikutnya.

’’Tidak ada tolerir lagi, kalau dikomplain dengan kebijakan itu, ya monggo. Masih ada tahapan kedua di jalur zonasi dan tahap ketiga jalur prestasi rapor, siswa yang tereliminasi masih ada kesempatan mendaftar di jalur itu,’’ pungkasnya.

Adapun, hasil PPDB SMA-SMK tahap pertama diumumkan pukul 08.00 pagi ini. Pengumuman ditampilkan secara online melalui akun siswa masing-masing. Siswa hanya perlu login di laman ppdb.jatimprov.go.id. (oce/fen)

MOJOKERTO RAYA, Jawa Pos Radar Mojokerto – Hari terakhir proses verifikasi dan validasi (verval) tahap pertama PPDB SMA/SMK Mojokerto diwarnai kebingungan dari pihak sekolah. Pasalnya, Cabdindik melarang sekolah dengan kelebihan pendaftar untuk menerapkan pengalihan jalur.

Di SMA Negeri 1 Kota Mojokerto, pada jalur afirmasi ada 14 pendaftar dengan berkas komplet terpaksa dicoret. Itu disebabkan pagu jalur afirmasi telah terpenuhi. Seleksi pendaftar dengan berkas komplet itu didasarkan jarak domisili dengan sekolah.

Itu berbeda dibanding penerimaan melalui jalur perpindahan tugas orang tua. Pada jalur tersebut, masih ada 7 pagu tersisa dari kuota 18. ’’Ini tadi, semua kepala sekolah rapat dan meminta solusi ke Cabdindik terkait banyaknya pendaftar yang tereliminasi di tahap pertama. Ternyata memang tidak boleh dialihkan ke jalur lain yang pagunya belum terpenuhi,’’ ujar Kepala SMA Negeri 1 Kota Mojokerto Raden Imam Wahjudi.

Ketua MKKS SMA Kota Mojokerto ini menyebutkan, begitu pula untuk siswa yang sudah mendaftar di jalur prestasi lomba, sebanyak 69 siswa terlempar akibat pagu yang ditetapkan sebanyak 12 kursi sudah terisi. ’’Ya, sebenarnya eman juga. Namun, sesuai aturan Cabdindik tidak ada toleransi untuk pengalihan jalur lain. Alhasil, mereka wajib mendaftar di jalur tahap kedua dan ketiga,’’ papar dia.

Baca Juga :  Unisma Bertekad Menjadi Destinasi Pendidikan Bertaraf Internasional

Di SMKN 1 Pungging mencoret 155 siswa dari jalur afirmasi akibat pagu yang ditetapkan sebanyak 43 kursi sudah terisi. ’’Maksudnya kalau bisa dialihkan ke jalur yang belum terisi penuh kan bisa. Jadi, siswa tidak mendaftar dengan sia-sia. Tapi, ternyata kebijakannya tidak diperbolehkan,’’ papar Kepala SMKN 1 Pungging Muharto.

Mantan Kepala SMKN 1 Dlanggu ini menyebutkan, jalur prestasi lomba akademik di SMKN 1 Pungging masih menyisakan banyak kursi lowong. Bahkan, jalur perpindahan tugas orang tua sama sekali tidak terisi. ’’Untuk jalur akademik, masih tersisa 18 kursi, sebab yang daftar hanya 1 orang. Sebenarnya eman banget. Tapi, mau gimana lagi, sudah kebijakannya begitu,’’ beber dia.

- Advertisement -

Terpisah, Kacabdindik Provinsi Jawa Timur Wilayah Kabupaten Kota Mojokerto Trisilo Budi Prasetyo mengatakan, pada hari terakhir proses verval tahap pertama, kemarin (23/6) sempat terjadi kendala dari pihak sekolah. Itu dikarenakan, banyak pendaftar yang sudah memenuhi berkas namun terpaksa ditolak akibat melebihi pagu yang sudah ditentukan.

Baca Juga :  Supriyono, S.Pd, Cetak Siswa Unggul dan Berkarakter

Banyak sekolah yang mengajukan peralihan jalur agar semua pagu di tahap pertama bisa terpenuhi. ’’Tapi, kan nggak bisa gitu. Sekolah tidak punya kewenangan mengatur peralihan jalur, semuanya wajib diserahkan ke Provisni. Biar provinsi yang menentukan hasil akhirnya,’’ sebut dia.

Mantan Kacabdindik Wilayah Kabupaten Jombang ini menegaskan, apapun hasil seleksi yang sudah dilakukan oleh pihak sekolah dan diverifikasi Cabdindik pada tahap pertama ini, wajib diterima. Pihaknya mengimbau kepada seluruh SMA-SMK, bagi siswa yang memenuhi persyaratan namun terpaksa dieliminasi wajib mengikuti jalur pendaftaran ke tahap berikutnya.

’’Tidak ada tolerir lagi, kalau dikomplain dengan kebijakan itu, ya monggo. Masih ada tahapan kedua di jalur zonasi dan tahap ketiga jalur prestasi rapor, siswa yang tereliminasi masih ada kesempatan mendaftar di jalur itu,’’ pungkasnya.

Adapun, hasil PPDB SMA-SMK tahap pertama diumumkan pukul 08.00 pagi ini. Pengumuman ditampilkan secara online melalui akun siswa masing-masing. Siswa hanya perlu login di laman ppdb.jatimprov.go.id. (oce/fen)

Artikel Terkait

Most Read

Artikel Terbaru

/