alexametrics
26.8 C
Mojokerto
Thursday, May 26, 2022

Pekan Depan, Mulai PTM 100 Persen

Seluruh Sekolah di Kota, Kantin Diperbolehkan Buka

MOJOKERTO RAYA, Jawa Pos Radar Mojokerto – Mulai pekan depan, siswa TK hingga SMP di Kota Mojokerto kembali mengikuti Pembelajaran Tatap Muka 100 persen. Termasuk pula, siswa sekolah menengah atas dan sederajat di Mojokerto Raya naungan Pemprov Jatim.

Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan (P dan K) Kota Mojokerto Amin Wachid mengatakan, per kemarin (22/3) pihaknya bersurat ke Wali kota terkait permohonan izin menyelenggarakan PTM penuh. Itu sehubungan dengan masuknya Kota Mojokerto ke dalam PPKM level 1. ’’Kalau Jumat besok (25/3), kita naikkan kapasitas siswa masuk mulai 70 persen. Nah, untuk yang resmi mulai besok Senin (28/3) kita mulai tatap muka 100 persen. Itu sudah kita ajukan ke Ibu Wali kota sebagai tindak lanjut dari keputusan Inmendagri terbaru karena sudah di level 1,’’ katanya.

Baca Juga :  Identik Pekerjaan Kasar, Hasil Tak Menentu

Amin melanjutkan, otomatis dengan berubahnya kebijakan PTM, jam pembelajaran pun juga bertambah. Setiap hari siswa bakal mendapatkan enam jam pelajaran seperti biasanya. Kegiatan upacara dan olahraga juga mulai diperbolehkan kembali. ’’Tapi yang upacara hanya boleh diikuti 60 persen siswa saja. Harus bergilir,’’ jelasnya.

Kantin sekolah juga diperbolehkan berjualan kembali. Namun, hanya menjual makanan dan minuman yang sudah dikemas. ’’Tapi, kalau untuk yang kantin, kita maksimalkan mulai tahun ajaran baru nanti. Sebab, seminggu ini nanti kan anak-anak juga sudah liburan semester,’’ ulasnya.

Terpisah, Kepala Cabang Dinas Pendidikan (Cabdindik) Provinsi Jawa Timur Wilayah Kabupaten dan Kota Mojokerto Trisilo Budi Prasetyo mengatakan, SMA/SMK/SLB di Mojokerto bakal kembali melaksanakan PTM 100 persen mulai Senin nanti (28/3). Hal itu lantaran status Mojokerto yang sudah menyandang PPKM level 1.

Namun, pihaknya tidak mewajibkan semua lembaga menggelar PTM secara penuh. ’’Kalau masih ada lembaga yang tetap mau menggelar 50 persen juga diperbolehkan. Yang jelas, besok Senin (28/3) sudah diperbolehkan menggelar tatap muka 100 persen sesuai ketentuan SKB 4 Menteri jika berada di PPKM level 1,’’ ungkapnya.

Baca Juga :  Mojotirto Festival 2022, KemenPAN-RB Apresiasi Suguhan Permainan Tradisional

Mantan Kacabdindik Wilayah Kabupaten Jombang ini menuturkan, tidak diwajibkannya sekolah menggelar PTM penuh ini pun bukan tanpa alasan. Sebab, saat ini, kegiatan pembelajaran nyaris memasuki masa semester akhir. Alhasil, anak kelas XII pun juga sudah menuntaskan kegiatan belajar mengajar (KBM) mereka. ’’Nah, karena anak yang sudah kelas XII kan sudah selesai ujian juga. Otomatis, yang masuk hanya kelas X dan XI saja. Jadi, khusus yang kelas XII kita imbau agar KBM-nya dibuat mode daring saja. Tapi, itu semua dikembalikan ke masing-masing sekolah lagi,’’ tandasnya. (oce/fen)

Seluruh Sekolah di Kota, Kantin Diperbolehkan Buka

MOJOKERTO RAYA, Jawa Pos Radar Mojokerto – Mulai pekan depan, siswa TK hingga SMP di Kota Mojokerto kembali mengikuti Pembelajaran Tatap Muka 100 persen. Termasuk pula, siswa sekolah menengah atas dan sederajat di Mojokerto Raya naungan Pemprov Jatim.

Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan (P dan K) Kota Mojokerto Amin Wachid mengatakan, per kemarin (22/3) pihaknya bersurat ke Wali kota terkait permohonan izin menyelenggarakan PTM penuh. Itu sehubungan dengan masuknya Kota Mojokerto ke dalam PPKM level 1. ’’Kalau Jumat besok (25/3), kita naikkan kapasitas siswa masuk mulai 70 persen. Nah, untuk yang resmi mulai besok Senin (28/3) kita mulai tatap muka 100 persen. Itu sudah kita ajukan ke Ibu Wali kota sebagai tindak lanjut dari keputusan Inmendagri terbaru karena sudah di level 1,’’ katanya.

Baca Juga :  Denda Pelanggar Prokes Terkumpul Rp 207 Juta

Amin melanjutkan, otomatis dengan berubahnya kebijakan PTM, jam pembelajaran pun juga bertambah. Setiap hari siswa bakal mendapatkan enam jam pelajaran seperti biasanya. Kegiatan upacara dan olahraga juga mulai diperbolehkan kembali. ’’Tapi yang upacara hanya boleh diikuti 60 persen siswa saja. Harus bergilir,’’ jelasnya.

Kantin sekolah juga diperbolehkan berjualan kembali. Namun, hanya menjual makanan dan minuman yang sudah dikemas. ’’Tapi, kalau untuk yang kantin, kita maksimalkan mulai tahun ajaran baru nanti. Sebab, seminggu ini nanti kan anak-anak juga sudah liburan semester,’’ ulasnya.

Terpisah, Kepala Cabang Dinas Pendidikan (Cabdindik) Provinsi Jawa Timur Wilayah Kabupaten dan Kota Mojokerto Trisilo Budi Prasetyo mengatakan, SMA/SMK/SLB di Mojokerto bakal kembali melaksanakan PTM 100 persen mulai Senin nanti (28/3). Hal itu lantaran status Mojokerto yang sudah menyandang PPKM level 1.

- Advertisement -

Namun, pihaknya tidak mewajibkan semua lembaga menggelar PTM secara penuh. ’’Kalau masih ada lembaga yang tetap mau menggelar 50 persen juga diperbolehkan. Yang jelas, besok Senin (28/3) sudah diperbolehkan menggelar tatap muka 100 persen sesuai ketentuan SKB 4 Menteri jika berada di PPKM level 1,’’ ungkapnya.

Baca Juga :  Proyek Pembangunan Sekarsari Rampung

Mantan Kacabdindik Wilayah Kabupaten Jombang ini menuturkan, tidak diwajibkannya sekolah menggelar PTM penuh ini pun bukan tanpa alasan. Sebab, saat ini, kegiatan pembelajaran nyaris memasuki masa semester akhir. Alhasil, anak kelas XII pun juga sudah menuntaskan kegiatan belajar mengajar (KBM) mereka. ’’Nah, karena anak yang sudah kelas XII kan sudah selesai ujian juga. Otomatis, yang masuk hanya kelas X dan XI saja. Jadi, khusus yang kelas XII kita imbau agar KBM-nya dibuat mode daring saja. Tapi, itu semua dikembalikan ke masing-masing sekolah lagi,’’ tandasnya. (oce/fen)

Artikel Terkait

Most Read

Artikel Terbaru


/