alexametrics
25.8 C
Mojokerto
Thursday, May 26, 2022

Ajak Pakai Masker, Polisi Bagikan Sembako dan Masker

KOTA, Jawa Pos Radar Mojokerto – Ribuan masker dan paket sembako dibagikan Satlantas Polresta Mojokerto Selasa (22/9). Aksi sosial ini bagian dari memperingati HUT Ke-65 Lalu Lintas Bhayangkara di tengah pandemi Covid-19.

Korps sabuk putih itu juga mengedukasi masyarakat agar lebih disiplin dalam mematuhi protokol kesehatan (prokes) untuk mencegah penyebaran virus korona.  ’’Intinya mengajak masyarakat tetap menjaga keselamatan berlalu lintas di jalan raya, dengan tetap menegakkan prokes Covid-19,’’ ungkap Kasatlantas Polresta Mojokerto, AKP Fitria Wijayanti, S.IK, Selasa.

Mengangkat tema Implementasi e-Policing pada Fungsi Lalu Lintas di Era Digital Menuju Indonesia Emas 2045, banyak kegiatan sosial dilakukan dalam peringati HUT Lantas Bhayangkara ini. Selain menjadi pelopor keselamatan, juga menjadi bagian garda terdepan dalam melawan Covid-19, sebagai tanggung jawab pada negara sebagai pengabdian.  Sehingga mereka tiak hanya mengedukasi masyarakat, tetapi juga berperan aktif dalam berbagai kegiatan bakti sosial (baksos). ’’Kita gelar donor darah, bersih-bersih tempat ibadah, santunan ke panti asuhan untuk bagikan masker, dan memberikan (bantuan) alat prokes,’’ tuturnya.

Baca Juga :  Korban Bisa Pinjam Pakai Barang Bukti

Menurut Fitria, lokasi bersejarah juga menjadi titik fokus pembagian masker. Meliputi, di eks kantor Dinas Pengerjaan Umum dan Pengairan Pemkab Mojokerto di Jalan A. Yani, Kelenteng Hok Sian Kiong, dan SMPN 1 Kota Mojokerto, sebagai sekolah peninggalan zaman pemerintahan Hindia Belanda. Petugas juga menggelar baksos dengan memberikan kepedulian kepada kuli panggul di Pasar Tanjung Anyar Kota Mojokero, sopir angkot, driver ojek  (ojol), dan driver bus. Termasuk anjangsana ke kediaman keluarga pensiun anggota polisi, dan korban kecelakaan lalu lintas.

Hal ini, kata Fitria, sekaligus sebagai wujud kepedulian Polri untuk mengayomi, melindungi, dan melayani masyarakat. ’’Kenapa kita juga ke tempat bersejarah? Itu sebagai cambuk semangat kita dalam pengabdian. Dengan mengingat sejarah kita lebih bersemangat terhadap pencapaian saat ini,’’ jelasnya.

’’Kita juga harus bersatu, bergotong-royong sebagai garda terdepan dalam melakukan pencegahan Covid-19,’’  imbuhnya.

Fitria sepakat merebaknya virus Covid-19 saat ini telah menjadi pandemi yang harus disikapi bersama. Tanpa kerja keras dan kerja sama semua pihak, situasi ini akan sulit untuk dilalui. Sehingga dukungan material, tenaga, hingga moral harus terus dikampanyekan dalam mendukung upaya pemerintah menuntaskan bencana nonalam ini. Salah satunya yang tak bisa ditawar, lanjut dia, adalah dengan terus menegakkan disiplin prokes. ’’Karena disiplin adalah vaksin korona,’’ tegasnya.

Baca Juga :  Kader PDIP Laporkan Pembakaran Bendera Partai ke Polisi

Percepatan penanganan persebaran virus korona ini menjadi tanggung jawab semua pihak. Secara pribadi, diakui Fitria, setiap individu harus bertanggung jawab pada diri sendiri, keluarga, tetangga, sahabat, lingkungan, dan masyarakat secara luas. ’’Selain membagikan sembako, vitamin, dan hand sanitizer, semua pelayanan di Satpas dan Samsat juga sudah kita sesuaikan SOP (standar operasional prosedur) Covid-19,’’ tegasnya.

Tepat pukul 09.15WIB dalam rangka Menyambut Hari Lalu Lintas Bhayangkara ini, secara serentak petugas juga mengajak penguna jalan di enam titik traffic light Kota Mojokerto berhenti sejenak selama 65 detik. Itu dilakukan setelah apel, syukuran dan doa bersama, serta pemberian reward bagi lima anggota satlantas berprestasi.

KOTA, Jawa Pos Radar Mojokerto – Ribuan masker dan paket sembako dibagikan Satlantas Polresta Mojokerto Selasa (22/9). Aksi sosial ini bagian dari memperingati HUT Ke-65 Lalu Lintas Bhayangkara di tengah pandemi Covid-19.

Korps sabuk putih itu juga mengedukasi masyarakat agar lebih disiplin dalam mematuhi protokol kesehatan (prokes) untuk mencegah penyebaran virus korona.  ’’Intinya mengajak masyarakat tetap menjaga keselamatan berlalu lintas di jalan raya, dengan tetap menegakkan prokes Covid-19,’’ ungkap Kasatlantas Polresta Mojokerto, AKP Fitria Wijayanti, S.IK, Selasa.

Mengangkat tema Implementasi e-Policing pada Fungsi Lalu Lintas di Era Digital Menuju Indonesia Emas 2045, banyak kegiatan sosial dilakukan dalam peringati HUT Lantas Bhayangkara ini. Selain menjadi pelopor keselamatan, juga menjadi bagian garda terdepan dalam melawan Covid-19, sebagai tanggung jawab pada negara sebagai pengabdian.  Sehingga mereka tiak hanya mengedukasi masyarakat, tetapi juga berperan aktif dalam berbagai kegiatan bakti sosial (baksos). ’’Kita gelar donor darah, bersih-bersih tempat ibadah, santunan ke panti asuhan untuk bagikan masker, dan memberikan (bantuan) alat prokes,’’ tuturnya.

Baca Juga :  Pakai Masker, Dapat Rp 50 Ribu

Menurut Fitria, lokasi bersejarah juga menjadi titik fokus pembagian masker. Meliputi, di eks kantor Dinas Pengerjaan Umum dan Pengairan Pemkab Mojokerto di Jalan A. Yani, Kelenteng Hok Sian Kiong, dan SMPN 1 Kota Mojokerto, sebagai sekolah peninggalan zaman pemerintahan Hindia Belanda. Petugas juga menggelar baksos dengan memberikan kepedulian kepada kuli panggul di Pasar Tanjung Anyar Kota Mojokero, sopir angkot, driver ojek  (ojol), dan driver bus. Termasuk anjangsana ke kediaman keluarga pensiun anggota polisi, dan korban kecelakaan lalu lintas.

Hal ini, kata Fitria, sekaligus sebagai wujud kepedulian Polri untuk mengayomi, melindungi, dan melayani masyarakat. ’’Kenapa kita juga ke tempat bersejarah? Itu sebagai cambuk semangat kita dalam pengabdian. Dengan mengingat sejarah kita lebih bersemangat terhadap pencapaian saat ini,’’ jelasnya.

’’Kita juga harus bersatu, bergotong-royong sebagai garda terdepan dalam melakukan pencegahan Covid-19,’’  imbuhnya.

- Advertisement -

Fitria sepakat merebaknya virus Covid-19 saat ini telah menjadi pandemi yang harus disikapi bersama. Tanpa kerja keras dan kerja sama semua pihak, situasi ini akan sulit untuk dilalui. Sehingga dukungan material, tenaga, hingga moral harus terus dikampanyekan dalam mendukung upaya pemerintah menuntaskan bencana nonalam ini. Salah satunya yang tak bisa ditawar, lanjut dia, adalah dengan terus menegakkan disiplin prokes. ’’Karena disiplin adalah vaksin korona,’’ tegasnya.

Baca Juga :  Langgar Prokes, 1.004 Pelanggar Terjaring

Percepatan penanganan persebaran virus korona ini menjadi tanggung jawab semua pihak. Secara pribadi, diakui Fitria, setiap individu harus bertanggung jawab pada diri sendiri, keluarga, tetangga, sahabat, lingkungan, dan masyarakat secara luas. ’’Selain membagikan sembako, vitamin, dan hand sanitizer, semua pelayanan di Satpas dan Samsat juga sudah kita sesuaikan SOP (standar operasional prosedur) Covid-19,’’ tegasnya.

Tepat pukul 09.15WIB dalam rangka Menyambut Hari Lalu Lintas Bhayangkara ini, secara serentak petugas juga mengajak penguna jalan di enam titik traffic light Kota Mojokerto berhenti sejenak selama 65 detik. Itu dilakukan setelah apel, syukuran dan doa bersama, serta pemberian reward bagi lima anggota satlantas berprestasi.

Artikel Terkait

Most Read

Artikel Terbaru


/