alexametrics
29.8 C
Mojokerto
Saturday, June 25, 2022

Jumlah CJH Kabupaten Kembali Bertambah

Hari Ini, Giliran Kloter 29 Bertolak ke Tanah Suci
KABUPATEN, Jawa Pos Radar Mojokerto – Jelang keberangkatan calon jamaah haji (CJH) gelombang kedua, jumlah total jamaah mengalami penambahan. Itu setelah ada empat CJH cadangan yang naik dalam jadwal keberangkatan tahun ini.

Kasi Penyelenggara Haji dan Umrah (PHU) Kemenag Kabupaten Mojokerto M. Zainut Tamam mengatakan total CJH yang berangkat tahun ini bertambah. Dari sebelumnya 767 orang menjadi 771 orang. Penambahan CJH itu berasal dari kuota cadangan. ’’Ada empat CJH yang naik dan dijadwalkan ikut keberangkatan tahun ini. Jadi, total CJH kabupaten yang berangkat menjadi 771,’’ ujarnya.

Mantan Kasi Pendma Kemenag Kabupaten Mojokerto ini menuturkan, meski jumlah CJH mengalami penambahan, namun kloter keberangkatan masih tetap menjadi lima kloter. Empat CJH tambahan ini masuk kloter terakhir kabupaten yang berangkat awal Juli nanti. ’’Mereka masuk kloter 38. Jadi, total yang semula hanya ada 55 bertambah menjadi 59 orang,’’ papar dia.

Disinggung terkait keberangkatan CJH kloter 29 yang akan berangkat hari ini, kemarin sebanyak 128 CJH sudah melaksanakan tes PCR di Labkesda Kabupaten. Tak hanya itu, para CJH juga mengumpulkan tas koper mereka di kantor Kemenag untuk dilakukan penimbangan sesuai regulasi. ’’Besok (hari ini) mereka berangkat ke Asrama Haji Sukolilo, Surabaya pukul 18.30 dari Pendapa Pemkab. Kemungkinan masuk Asrama pukul 20.00 malam,’’ bebernya.

Baca Juga :  Pemkot Pasang Alat Sadap Transaksi

Dari hasil pengumpulan tas koper, kemarin (22/6), terdapat tiga tas yang dibongkar ulang karena melebihi berat yang telah ditentukan. Kemudian, CJH yang bersangkutan memilah kembali barang yang sekiranya tidak penting untuk mengurangi berat bawaan sesuai dengan regulasi. ’’Tiga tas koper melebihi 15 kilogram beratnya. Sehingga, langsung kita suruh kurangi bebannya. Nanti, kalau masalah pengecekan biar di asrama haji yang melakukan,’’ sebut dia.

Sementara itu, Kabid Pencegahan dan Pengendalian Penyakit (P2P) Dinkes Kabupaten Mojokerto dr Agus Dwi Cahyono mengatakan, sebanyak 128 CJH sudah melaksanakan tes PCR, kemarin. Namun, hasil tes akan dirilis pagi ini. Itu disesuaikan dengan jadwal keberangkatan mereka yang akan berlangsung pada pukul 18.30 dari Mojokerto.

’’Baru bisa keluar hasilnya besok (hari ini) pagi, karena berangkatnya kan malam. Jadi, sama seperti kloter pertama, hasil tes dibagikan besok dengan kartu kesehatan sebelum berangkat. Agar nanti saat masuk ke karantina di Saudi hasilnya masih berlaku,’’ imbuhnya. Adapun, masa berlaku hasil tes PCR yakni 3×24 jam.

Baca Juga :  Bio Farma Produksi Vaksin Merah Putih untuk Kesehatan Dunia

Tentunya, lanjut Agus, jika hasil tes PCR dinyatakan positif, maka harus dilakukan tindakan isolasi. Otomatis, keberangkatan haji pun ditunda selama lima hari. Lalu, jadwal keberangkatan dialihkan ke kloter lain. ’’(Jika positif) keberangkatannya ditunda, disuruh isoman 5 hari. Lalu, CJH akan dites PCR ulang kalau negatif akan diikutkan kloter lainnya,’’ ulasnya.

Di samping itu, masih tersisa tiga kloter kabupaten yang bakal menunaikan ibadah haji tahun ini. Rinciannya, kloter 33 sejumlah 119 orang, kloter 34 sebanyak 446 orang, dan kloter 38 ada 59 orang. Sebelumnya, sebanyak 20 CJH Kabupaten Mojokerto mengawali keberangkatan. Semula, mereka tergabung kloter akhir dengan jadwal keberangkatan 1 Juli nanti. Namun, mereka harus berangkat lebih awal di kloter 19 bersama CJH Probolinggo yang terbang ke Tanah Suci, Jumat lalu (17/6). (oce/fen)

Hari Ini, Giliran Kloter 29 Bertolak ke Tanah Suci
KABUPATEN, Jawa Pos Radar Mojokerto – Jelang keberangkatan calon jamaah haji (CJH) gelombang kedua, jumlah total jamaah mengalami penambahan. Itu setelah ada empat CJH cadangan yang naik dalam jadwal keberangkatan tahun ini.

Kasi Penyelenggara Haji dan Umrah (PHU) Kemenag Kabupaten Mojokerto M. Zainut Tamam mengatakan total CJH yang berangkat tahun ini bertambah. Dari sebelumnya 767 orang menjadi 771 orang. Penambahan CJH itu berasal dari kuota cadangan. ’’Ada empat CJH yang naik dan dijadwalkan ikut keberangkatan tahun ini. Jadi, total CJH kabupaten yang berangkat menjadi 771,’’ ujarnya.

Mantan Kasi Pendma Kemenag Kabupaten Mojokerto ini menuturkan, meski jumlah CJH mengalami penambahan, namun kloter keberangkatan masih tetap menjadi lima kloter. Empat CJH tambahan ini masuk kloter terakhir kabupaten yang berangkat awal Juli nanti. ’’Mereka masuk kloter 38. Jadi, total yang semula hanya ada 55 bertambah menjadi 59 orang,’’ papar dia.

Disinggung terkait keberangkatan CJH kloter 29 yang akan berangkat hari ini, kemarin sebanyak 128 CJH sudah melaksanakan tes PCR di Labkesda Kabupaten. Tak hanya itu, para CJH juga mengumpulkan tas koper mereka di kantor Kemenag untuk dilakukan penimbangan sesuai regulasi. ’’Besok (hari ini) mereka berangkat ke Asrama Haji Sukolilo, Surabaya pukul 18.30 dari Pendapa Pemkab. Kemungkinan masuk Asrama pukul 20.00 malam,’’ bebernya.

Baca Juga :  Ema Dwi dan Siti Asmaul, Dua CJH Termuda Asal Kabupaten Mojokerto

Dari hasil pengumpulan tas koper, kemarin (22/6), terdapat tiga tas yang dibongkar ulang karena melebihi berat yang telah ditentukan. Kemudian, CJH yang bersangkutan memilah kembali barang yang sekiranya tidak penting untuk mengurangi berat bawaan sesuai dengan regulasi. ’’Tiga tas koper melebihi 15 kilogram beratnya. Sehingga, langsung kita suruh kurangi bebannya. Nanti, kalau masalah pengecekan biar di asrama haji yang melakukan,’’ sebut dia.

Sementara itu, Kabid Pencegahan dan Pengendalian Penyakit (P2P) Dinkes Kabupaten Mojokerto dr Agus Dwi Cahyono mengatakan, sebanyak 128 CJH sudah melaksanakan tes PCR, kemarin. Namun, hasil tes akan dirilis pagi ini. Itu disesuaikan dengan jadwal keberangkatan mereka yang akan berlangsung pada pukul 18.30 dari Mojokerto.

- Advertisement -

’’Baru bisa keluar hasilnya besok (hari ini) pagi, karena berangkatnya kan malam. Jadi, sama seperti kloter pertama, hasil tes dibagikan besok dengan kartu kesehatan sebelum berangkat. Agar nanti saat masuk ke karantina di Saudi hasilnya masih berlaku,’’ imbuhnya. Adapun, masa berlaku hasil tes PCR yakni 3×24 jam.

Baca Juga :  Jelang UNBK, Kemampuan dan Psikologi Siswa SMP Dites

Tentunya, lanjut Agus, jika hasil tes PCR dinyatakan positif, maka harus dilakukan tindakan isolasi. Otomatis, keberangkatan haji pun ditunda selama lima hari. Lalu, jadwal keberangkatan dialihkan ke kloter lain. ’’(Jika positif) keberangkatannya ditunda, disuruh isoman 5 hari. Lalu, CJH akan dites PCR ulang kalau negatif akan diikutkan kloter lainnya,’’ ulasnya.

Di samping itu, masih tersisa tiga kloter kabupaten yang bakal menunaikan ibadah haji tahun ini. Rinciannya, kloter 33 sejumlah 119 orang, kloter 34 sebanyak 446 orang, dan kloter 38 ada 59 orang. Sebelumnya, sebanyak 20 CJH Kabupaten Mojokerto mengawali keberangkatan. Semula, mereka tergabung kloter akhir dengan jadwal keberangkatan 1 Juli nanti. Namun, mereka harus berangkat lebih awal di kloter 19 bersama CJH Probolinggo yang terbang ke Tanah Suci, Jumat lalu (17/6). (oce/fen)

Artikel Terkait

Most Read

Artikel Terbaru


/