alexametrics
25.8 C
Mojokerto
Sunday, May 29, 2022

Berbasis Jarak, Simak Tahapan dan Jadwalnya

PROSES PPDB SMPN di Kabupaten Mojokerto mulai memasuki tahap verifikasi dan validasi data calon pendaftar, Selasa (22/6). Pelaksanaan ini dilaksanakan di masing-masing SMP Negeri. Namun bagi siswa dari luar Kabupaten, maka dilakukan di kantor Dispendik yakni Jalan RA Basoeni, Sooko, Mojokerto.

Kabid Pendidikan Dasar Dispendik Mujiati menjelaskan, tahap verifikasi dan validasi dilakukan untuk pengambilan PIN sebagai tiket untuk mendaftar PPDB SMP Negeri di Kabupaten Mojokerto.’’ Kita akan laksanakan tiga tahapan lagi,’’ ujarnya.

Mujiati menambahkan, tahun pelajaran 2021-2022 ini, pendaftaran dibagi menjadi 4 tahapan dan 6 jalur yang akan digelar  secara daring dan memberikan kebebasan untuk memilih sekolah. 

Mujiati menjabarkan, untuk tahap pertama, jalur pendaftaran peringkat rapor atau jalur undangan. Jalur ini mempunyai 20 persen kouta . ’’Tahapan ini sudah selesai,’’ katanya.

Sedangkan, tahap kedua, terdiri dari jalur prestasi kejuaraan akademik dan nonakademik dengan kouta 10 persen. Teknik perankingan dengan menggunakan skor di tahap ini juga menerima pendaftaran jalur afirmasi dengan kouta sebanyak 15 persen.

Baca Juga :  Siswa MI Salat Gaib untuk Korban Etnis Rohingya

Perankingan dengan menggunakan jarak  tempat tinggal dengan sekolah tujuan dan jalur perpindahan tugas orang tua dengan kouta sebanyak 5 persen,perankingan dengan menggunakan jarak terdekat dengan kantor atau rumah dinas dengan sekolah tujuan.

Pelaksanaan pendaftaran dilaksanakan 28-29 Juni dan hasilnya akan diumumkan 30 Juni. ’’Total kouta tahap dua ini sebanyak 30 persen,’’ tambahnya.

Tahap ketiga, pendaftaran jalur zonasi dengan kouta sebanyak 50 persen. Jalur ini adalah penerimaan peserta didik baru yang dilaksanakan dengan mempertimbangkan tempat tinggal atau domisili calon peserta didik dengan menggunakan metode titik koordinat.

Teknik seleksi atau perankingan berdasarkan jarak terdekat tempat tinggal atau domisili  dengan sekolah tujuan. Apabila ada persamaan jarak, maka usia yang lebih tua akan menjadi penentu. Pelaksanaan pendaftaran dilaksanakan 1-2 juli dan diumumkan 3 Juli 2021.

Mujiati menambahkan, jika ke lima jalur itu tidak terpenuhi, maka akan dilakukan pengalihan di jalur prestasi rerata rapor. Di tahap ke empat yang pelaksanaan digelar 5-6 Juli dan pengumuman pada 7 Juli. ’’Calon siswa diberikan kesempatan untuk mendaftar di sekolah yang mendapat limpahan sisa kuota dari lima jalur tersebut,” jelasnya.

Baca Juga :  Peduli Asongan, Ning Ita Borong Koran

Di PPDB tahun ini juga akan menampung warga dari wilayah yang berbatasan dengan wilayah Kabupaten Mojokerto. Seperti Kota Mojokerto, Kabupaten Jombang, Pasuruan, Sidoarjo, Gresik dan Lamongan. ’’Selama empat hari, verval terdapat 319 siswa luar kota yang akan bersaing di PPDB tahun ini. Calon siswa luar kota harus tetap bersaing dalam seleksi. Jadi sama-sama tetap bertarung jarak dengan pendaftar kabupaten,” terangnya.

Menurutnya, tahun ini calon siswa dari 18 kecamatan dibebaskan memilih mendaftar di 40 SMP Negeri se-Kabupaten Mojokerto. Namun, calon pendaftar harus tetap mempertimbangkan jarak tempat tinggal dan sekolah tujuan. Sebab, seluruh proses seleksi  termasuk di jalur zonasi tetap mengacu berdasarkan jarak. ’’Bebas memilih tetapi harus memperhitungkan jarak .Apalagi masing-masing calon siswa hanya diberi kesempatan mendaftar lebih dari sekali sesuai jalur yang diinginkan,’’ katanya. (bas/ron)

PROSES PPDB SMPN di Kabupaten Mojokerto mulai memasuki tahap verifikasi dan validasi data calon pendaftar, Selasa (22/6). Pelaksanaan ini dilaksanakan di masing-masing SMP Negeri. Namun bagi siswa dari luar Kabupaten, maka dilakukan di kantor Dispendik yakni Jalan RA Basoeni, Sooko, Mojokerto.

Kabid Pendidikan Dasar Dispendik Mujiati menjelaskan, tahap verifikasi dan validasi dilakukan untuk pengambilan PIN sebagai tiket untuk mendaftar PPDB SMP Negeri di Kabupaten Mojokerto.’’ Kita akan laksanakan tiga tahapan lagi,’’ ujarnya.

Mujiati menambahkan, tahun pelajaran 2021-2022 ini, pendaftaran dibagi menjadi 4 tahapan dan 6 jalur yang akan digelar  secara daring dan memberikan kebebasan untuk memilih sekolah. 

Mujiati menjabarkan, untuk tahap pertama, jalur pendaftaran peringkat rapor atau jalur undangan. Jalur ini mempunyai 20 persen kouta . ’’Tahapan ini sudah selesai,’’ katanya.

Sedangkan, tahap kedua, terdiri dari jalur prestasi kejuaraan akademik dan nonakademik dengan kouta 10 persen. Teknik perankingan dengan menggunakan skor di tahap ini juga menerima pendaftaran jalur afirmasi dengan kouta sebanyak 15 persen.

Baca Juga :  Peduli Asongan, Ning Ita Borong Koran

Perankingan dengan menggunakan jarak  tempat tinggal dengan sekolah tujuan dan jalur perpindahan tugas orang tua dengan kouta sebanyak 5 persen,perankingan dengan menggunakan jarak terdekat dengan kantor atau rumah dinas dengan sekolah tujuan.

- Advertisement -

Pelaksanaan pendaftaran dilaksanakan 28-29 Juni dan hasilnya akan diumumkan 30 Juni. ’’Total kouta tahap dua ini sebanyak 30 persen,’’ tambahnya.

Tahap ketiga, pendaftaran jalur zonasi dengan kouta sebanyak 50 persen. Jalur ini adalah penerimaan peserta didik baru yang dilaksanakan dengan mempertimbangkan tempat tinggal atau domisili calon peserta didik dengan menggunakan metode titik koordinat.

Teknik seleksi atau perankingan berdasarkan jarak terdekat tempat tinggal atau domisili  dengan sekolah tujuan. Apabila ada persamaan jarak, maka usia yang lebih tua akan menjadi penentu. Pelaksanaan pendaftaran dilaksanakan 1-2 juli dan diumumkan 3 Juli 2021.

Mujiati menambahkan, jika ke lima jalur itu tidak terpenuhi, maka akan dilakukan pengalihan di jalur prestasi rerata rapor. Di tahap ke empat yang pelaksanaan digelar 5-6 Juli dan pengumuman pada 7 Juli. ’’Calon siswa diberikan kesempatan untuk mendaftar di sekolah yang mendapat limpahan sisa kuota dari lima jalur tersebut,” jelasnya.

Baca Juga :  Bencana Alam Masih Menghantui Kabupaten Mojokerto

Di PPDB tahun ini juga akan menampung warga dari wilayah yang berbatasan dengan wilayah Kabupaten Mojokerto. Seperti Kota Mojokerto, Kabupaten Jombang, Pasuruan, Sidoarjo, Gresik dan Lamongan. ’’Selama empat hari, verval terdapat 319 siswa luar kota yang akan bersaing di PPDB tahun ini. Calon siswa luar kota harus tetap bersaing dalam seleksi. Jadi sama-sama tetap bertarung jarak dengan pendaftar kabupaten,” terangnya.

Menurutnya, tahun ini calon siswa dari 18 kecamatan dibebaskan memilih mendaftar di 40 SMP Negeri se-Kabupaten Mojokerto. Namun, calon pendaftar harus tetap mempertimbangkan jarak tempat tinggal dan sekolah tujuan. Sebab, seluruh proses seleksi  termasuk di jalur zonasi tetap mengacu berdasarkan jarak. ’’Bebas memilih tetapi harus memperhitungkan jarak .Apalagi masing-masing calon siswa hanya diberi kesempatan mendaftar lebih dari sekali sesuai jalur yang diinginkan,’’ katanya. (bas/ron)

Artikel Terkait

Most Read

Artikel Terbaru


/