alexametrics
27.8 C
Mojokerto
Wednesday, May 25, 2022

Guru Kreatif Ditentukan Pagi Ini

KOTA, Jawa Pos Radar Mojokerto – Ajang Teaching Challenge 2021 telah memasuki babak final. Hari ini, sebanyak peserta yang lolos 10 besar akan saling unjuk kreativitas mengajar di tahap presentasi karya yang digelar di Aula SMP Negeri 5 Kota Mojokerto.

Ketua Panitia Teaching Challenge 2021 Rizal Amrulloh mengatakan, tahap presentasi karya menjadi seleksi akhir dari rangkaian kompetisi Teaching Challenge yang digelar Pemkot Mojokerto bekerja sama dengan Jawa Pos Radar Mojokerto. Di babak grand final ini, sebanyak 10 peserta terbaik akan mempresentasikan karya best practice untuk berkesempatan meraih Piala Wali Kota Mojokerto. ”Di babak presentasi karya ini menjadi penentu siapa yang akan jadi juara,” paparnya.

Penetapan juara Teaching Challenge 2021 akan menjadi kewenangan penuh dari dewan juri. Pemenang akan ditentukan berdasarkan torehan poin tertinggi dari sejumlah aspek penilaian yang telah disepakati panitia.

Rizal mengatakan, seluruh peserta telah dilakukan pembekalan oleh panitia Teaching Challenge. Baik tentang sistematika penulisan hingga teknis presentasi best practice. Masing-masing peserta diberi durasi waktu presentasi selama 25 menit untuk pemaparan, penayangan video mengajar, dan sesi tanya jawab.

Baca Juga :  Dewan Juri Tetapkan Tiga Nominator

Dia menyebutkan, seluruh karya 10 peserta terbaik akan ditayangkan di kanal YouTube Radar Mojokerto Channel setalah babak final. ”Harapannya agar karya best practice guru Kota Mojokerto bisa jadi referensi bagi pendidik yang lainnya,” tandasnya.

Sementara itu, Ketua PGRI Kota Mojokerto Mulib menambahkan, pelaksanaan presentasi karya dilaksanakan di Aula SMPN 5 Kota Mojokerto pagi ini. Tim panitia memastikan kesiapan untuk menggelar babak final Teaching Challenge, Adu Kreativitas Mengajar 2021 yang diinisiasi Wali Kota Mojokerto Ika Puspitasari ini. ”Peserta yang masuk 10 besar sudah siap semua untuk menghadapi babak presentasi besok (hari ini),” tandasnya.

Seperti rencana semula, tim penilai yang didapuk jadi dewan juri pada ajang adu kreatif ini berasal dari pihak yang berkompeten. Di antaranya Ketua Program Studi S3 Manajemen Pendidikan Universitas Negeri Surabaya (Unesa) Dr. Nunuk Hariyati. Selain aktif sebagai civitas akademika, Nunuk juga tercatat pernah masuk dalam tim juri pada ajang bergengsi tingkat Nasional yakni Inovasi Pembelajaran (Inobel) Kementdikbud.

Baca Juga :  Seluruh Peserta Diapresiasi

Selain itu, dewan juri lainnya berasal dari Dinas Pendidikan dan Kebudayaan (P dan K) Kota Mojokerto. ”Semoga Teaching Challenge ini bisa menjawab tantangan Bu Wali (Ika Puspitasari) agar pendidik bisa lebih kreatif dan inovatif,” papar Ketua Musyawarah Kepala Sekolah (MKKS) SMP Negeri Kota Mojokerto ini.

Ajang Teaching Challenge 2021 digelar atas kerja bareng Pemkot Mojokerto dengan Jawa Pos Radar Mojokerto. Peserta terbaik akan berkesempatan mendapat apresiasi berupa Piala Wali Kota Mojokerto yang diserahkan langsung dari Ning Ita, sapaan Wali Kota Ika Puspitasari.

Selain itu, panitia juga menyiapkan hadiah berupa uang pembinaan sebesar Rp 1.500.000 bagi peraih juara I. Selanjutnya, untuk juara II akan mendapatkan Rp 1.250.000 dan juara III bisa membawa pulang Rp 1.000.000.

Terselenggaranya kompetisi bertajuk Bersama Ning Ita, Pendidikan Bangkit ini juga didukung Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Kota Mojokerto, PGRI Kota Mojokerto, Bank Jatim Cabang Mojokerto, Forum Tanggung Jawab Sosial Perusahaan Sosial Kota Mojokerto, serta MKKS SMP, K3S SD, dan IGTKI Kota Mojokerto. (ram/ron)

 

KOTA, Jawa Pos Radar Mojokerto – Ajang Teaching Challenge 2021 telah memasuki babak final. Hari ini, sebanyak peserta yang lolos 10 besar akan saling unjuk kreativitas mengajar di tahap presentasi karya yang digelar di Aula SMP Negeri 5 Kota Mojokerto.

Ketua Panitia Teaching Challenge 2021 Rizal Amrulloh mengatakan, tahap presentasi karya menjadi seleksi akhir dari rangkaian kompetisi Teaching Challenge yang digelar Pemkot Mojokerto bekerja sama dengan Jawa Pos Radar Mojokerto. Di babak grand final ini, sebanyak 10 peserta terbaik akan mempresentasikan karya best practice untuk berkesempatan meraih Piala Wali Kota Mojokerto. ”Di babak presentasi karya ini menjadi penentu siapa yang akan jadi juara,” paparnya.

Penetapan juara Teaching Challenge 2021 akan menjadi kewenangan penuh dari dewan juri. Pemenang akan ditentukan berdasarkan torehan poin tertinggi dari sejumlah aspek penilaian yang telah disepakati panitia.

Rizal mengatakan, seluruh peserta telah dilakukan pembekalan oleh panitia Teaching Challenge. Baik tentang sistematika penulisan hingga teknis presentasi best practice. Masing-masing peserta diberi durasi waktu presentasi selama 25 menit untuk pemaparan, penayangan video mengajar, dan sesi tanya jawab.

Baca Juga :  Dinkes Sebut Masih Suspect

Dia menyebutkan, seluruh karya 10 peserta terbaik akan ditayangkan di kanal YouTube Radar Mojokerto Channel setalah babak final. ”Harapannya agar karya best practice guru Kota Mojokerto bisa jadi referensi bagi pendidik yang lainnya,” tandasnya.

Sementara itu, Ketua PGRI Kota Mojokerto Mulib menambahkan, pelaksanaan presentasi karya dilaksanakan di Aula SMPN 5 Kota Mojokerto pagi ini. Tim panitia memastikan kesiapan untuk menggelar babak final Teaching Challenge, Adu Kreativitas Mengajar 2021 yang diinisiasi Wali Kota Mojokerto Ika Puspitasari ini. ”Peserta yang masuk 10 besar sudah siap semua untuk menghadapi babak presentasi besok (hari ini),” tandasnya.

- Advertisement -

Seperti rencana semula, tim penilai yang didapuk jadi dewan juri pada ajang adu kreatif ini berasal dari pihak yang berkompeten. Di antaranya Ketua Program Studi S3 Manajemen Pendidikan Universitas Negeri Surabaya (Unesa) Dr. Nunuk Hariyati. Selain aktif sebagai civitas akademika, Nunuk juga tercatat pernah masuk dalam tim juri pada ajang bergengsi tingkat Nasional yakni Inovasi Pembelajaran (Inobel) Kementdikbud.

Baca Juga :  Kejar SK Pengangkatan Bupati, Pemkab Optimistis Segera Turun

Selain itu, dewan juri lainnya berasal dari Dinas Pendidikan dan Kebudayaan (P dan K) Kota Mojokerto. ”Semoga Teaching Challenge ini bisa menjawab tantangan Bu Wali (Ika Puspitasari) agar pendidik bisa lebih kreatif dan inovatif,” papar Ketua Musyawarah Kepala Sekolah (MKKS) SMP Negeri Kota Mojokerto ini.

Ajang Teaching Challenge 2021 digelar atas kerja bareng Pemkot Mojokerto dengan Jawa Pos Radar Mojokerto. Peserta terbaik akan berkesempatan mendapat apresiasi berupa Piala Wali Kota Mojokerto yang diserahkan langsung dari Ning Ita, sapaan Wali Kota Ika Puspitasari.

Selain itu, panitia juga menyiapkan hadiah berupa uang pembinaan sebesar Rp 1.500.000 bagi peraih juara I. Selanjutnya, untuk juara II akan mendapatkan Rp 1.250.000 dan juara III bisa membawa pulang Rp 1.000.000.

Terselenggaranya kompetisi bertajuk Bersama Ning Ita, Pendidikan Bangkit ini juga didukung Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Kota Mojokerto, PGRI Kota Mojokerto, Bank Jatim Cabang Mojokerto, Forum Tanggung Jawab Sosial Perusahaan Sosial Kota Mojokerto, serta MKKS SMP, K3S SD, dan IGTKI Kota Mojokerto. (ram/ron)

 

Artikel Terkait

Most Read

Artikel Terbaru


/