alexametrics
25.8 C
Mojokerto
Thursday, May 26, 2022

21 Ribu Santri Gelar Upacara dan Pawai Hari Santri Nasional

MOJOKERTO – Sedikitnya 21 ribu santri se-Kabupaten Mojokerto menyambut peringatan Hari Santri Nasional (HSN) ke-3. Minggu (22/10) pagi tadi, bertempat di kantor PC NU setempat, para santri melangsungkan upacara bendera dan dilanjutkan dengan pawai taaruf.

Ketua panitia HSN ke-3 PC NU Kabupaten Mojokerto, H. Shobirin berharap momentum hari santri ini mampu memberikan motivasi bagi para santri untuk menjaga keutuhan NKRI dan Islam sesuai tema HSN tahun ini: Santri Mandiri, NKRI Hebat.

”Sebagai wujudnya, kita melaksanakan upacara bendera diikuti sekitar 2 ribu santri di bawah naungan PC NU dan 21 ribu santri pesantren di masing-masing mejelis wakil cabang (MWC) NU se-Kabupaten Mojokerto,” terangnya.

Baca Juga :  Empat Hari, Dinkes Habiskan Seribu Rapid Test

Tak hanya itu, setelah upacara, seluruh santri mengikuti pawai ta’aruf berkeliling wilayah Kabupaten dan Kota Mojokerto. Sobirin menyatakan, rangkaian acara peringatan HSN sudah dimulai sehari sebelumnya, Sabtu (21/10). Secara serentak para santri membaca 1 miliar salawat nariyah dan mengikuti jelajah santri di makam-makam ulama pejuang.

“Pembacaan salawat nariyah dilaksanakan serentak, dari tingkat PC, MWC hingga ranting NU,” tutur anggota DPRD Kabupaten Mojokerto dari PKB. Pembacaan 1 miliar salawat tersebut ditujukan untuk Indonesia, agar menjadi bangsa yang aman, makmur, adil, dan berkah. ”Selain itu, segenap Nahdliyin diajak mendoakan keselamatan bangsa,” paparnya. 

MOJOKERTO – Sedikitnya 21 ribu santri se-Kabupaten Mojokerto menyambut peringatan Hari Santri Nasional (HSN) ke-3. Minggu (22/10) pagi tadi, bertempat di kantor PC NU setempat, para santri melangsungkan upacara bendera dan dilanjutkan dengan pawai taaruf.

Ketua panitia HSN ke-3 PC NU Kabupaten Mojokerto, H. Shobirin berharap momentum hari santri ini mampu memberikan motivasi bagi para santri untuk menjaga keutuhan NKRI dan Islam sesuai tema HSN tahun ini: Santri Mandiri, NKRI Hebat.

”Sebagai wujudnya, kita melaksanakan upacara bendera diikuti sekitar 2 ribu santri di bawah naungan PC NU dan 21 ribu santri pesantren di masing-masing mejelis wakil cabang (MWC) NU se-Kabupaten Mojokerto,” terangnya.

Baca Juga :  Restu Pelantikan Sekda Tak Kunjung Turun

Tak hanya itu, setelah upacara, seluruh santri mengikuti pawai ta’aruf berkeliling wilayah Kabupaten dan Kota Mojokerto. Sobirin menyatakan, rangkaian acara peringatan HSN sudah dimulai sehari sebelumnya, Sabtu (21/10). Secara serentak para santri membaca 1 miliar salawat nariyah dan mengikuti jelajah santri di makam-makam ulama pejuang.

“Pembacaan salawat nariyah dilaksanakan serentak, dari tingkat PC, MWC hingga ranting NU,” tutur anggota DPRD Kabupaten Mojokerto dari PKB. Pembacaan 1 miliar salawat tersebut ditujukan untuk Indonesia, agar menjadi bangsa yang aman, makmur, adil, dan berkah. ”Selain itu, segenap Nahdliyin diajak mendoakan keselamatan bangsa,” paparnya. 

Artikel Terkait

Most Read

Artikel Terbaru


/