alexametrics
31.1 C
Mojokerto
Wednesday, May 25, 2022

Raih Ranking Pertama, Harlistyati Calon Kuat Sekdakot Mojokerto

MOJOKERTO – Pemkot Mojokerto selangkah lagi bakal memiliki pejabat definitif Sekretaris Daerah (Sekda). Itu setelah panitia seleksi (pansel) Sekdakot Mojokerto mengumumkan tiga besar calon hasil seleksi wawancara yang digelar awal bulan ini.

Tiga besar calon pengisi Jabatan Pratama Tinggi ( JPT) tersebut secara berurutan adalah Kepala Bappeko Harlistyati dengan nilai kumulatif 85,51 menempati posisi terbaik di ranking pertama.

Selanjutnya kedua, Kepala Dinas Pemuda Olahraga Kebudayaan dan Pariwisata (Disporabudpar) Novi Rahardjo dengan nilai 84,36; dan ketiga, Kepala Dinas Kesehatan Christina Indah Wahyu dengan nilai 80, 36.

’’Tiga besar ini hasil tes interviu (wawancara) dengan tim pansel (5 orang) yang digelar 8 Juni,’’ ungkap Endri Agus Subianto, Sekretaris Panitia Seleksi Sekdakot, kemarin. Ia mengatakan, hasil seleksi itu telah diterima pihaknya dan akan diteruskan kepada sejumlah pihak.

Baca Juga :  Saat Positif Covid-19, Hindari Perut Kosong

Dijelaskan Endri Agus, hasil tes interviu berupa tiga besar calon Sekdakot itu bakal dilaporkan kepada Wali Kota Mas’ud Yunus. Laporan akan dibuat pihaknya yang diperkuat dengan tanda tangan Wakil Wali Kota Suyitno.

’’Hasil itu juga kami laporkan kepada KASN (Komite Aparatur Sipil Negara) untuk dimintakan rekomendasi untuk melantik yang terbaik,’’ jelas dia.

Di samping itu, pihaknya juga menyebutkan bakal melaporkan hasil tersebut kepada Kementerian Dalam Negeri (Kemendagri). Laporan itu sekaligus memintakan izin Mendagri untuk pelantikan sekdakot yang definitif.

’’Yang melantik nanti PPK (Pejabat Pembina Kepegawaian) atas nama Gubernur. Siapa yang memilih dan melantik itu menjadi kewenangan pimpinan daerah di sini (wawali),’’ sebut Endri Agus.

Pihaknya menargetkan, paling tidak pelantikan dilakukan maksimal satu bulan setelah dikantongi nama sekdakot terpilih. Untuk itu, pihaknya segera melaporkan hasil tes interviu tersebut kepada KASN hingga Mendagri. ’’Target satu bulan setelah pengajuan rekomendasi ke KASN dan Mendagri,’’ targetnya.

Baca Juga :  Jam Jeda Masuk dan Pulang Sekolah Dihapus

Sebelumnya, seleksi sekdakot dilanjutkan. Sebanyak enam peserta seleksi dinyatakan berhak mengikuti seleksi lanjutan berupa tes wawancara dengan tim pansel.

Keenam peserta itu adalah, Novi Rahardjo, Kepala Disporabudpar; Agung Moeljono, Kepala BPPKA; Ruby Hartoyo, Kepala Disperindag; Harlistyati, Kepala Bappeko; Christina Indah Wahyu, Kepala Dinkes; Subambihanto, Asisten Sekdakot.

Sekarang ini, jabatan Sekdakot Mojokerto diampu Pejabat Pelaksana Tugas (Plt) Gentur Prihantono Sandjojo. Selain menjadi Plt Sekdakot Mojokerto, Gentur tercatat juga masih menjabat Staf Ahli Gubernur Jatim bidang Pembangunan.

Apabila pejabat sekdakot definitif telah terpilih, sedianya status plt bakal dihapuskan. ’’Tentu nanti, plt dikembalikan (ke pemprov),’’ kata Endri Agus.

MOJOKERTO – Pemkot Mojokerto selangkah lagi bakal memiliki pejabat definitif Sekretaris Daerah (Sekda). Itu setelah panitia seleksi (pansel) Sekdakot Mojokerto mengumumkan tiga besar calon hasil seleksi wawancara yang digelar awal bulan ini.

Tiga besar calon pengisi Jabatan Pratama Tinggi ( JPT) tersebut secara berurutan adalah Kepala Bappeko Harlistyati dengan nilai kumulatif 85,51 menempati posisi terbaik di ranking pertama.

Selanjutnya kedua, Kepala Dinas Pemuda Olahraga Kebudayaan dan Pariwisata (Disporabudpar) Novi Rahardjo dengan nilai 84,36; dan ketiga, Kepala Dinas Kesehatan Christina Indah Wahyu dengan nilai 80, 36.

’’Tiga besar ini hasil tes interviu (wawancara) dengan tim pansel (5 orang) yang digelar 8 Juni,’’ ungkap Endri Agus Subianto, Sekretaris Panitia Seleksi Sekdakot, kemarin. Ia mengatakan, hasil seleksi itu telah diterima pihaknya dan akan diteruskan kepada sejumlah pihak.

Baca Juga :  Biaya Pemulasaraan Jenasah Masih Utang
- Advertisement -

Dijelaskan Endri Agus, hasil tes interviu berupa tiga besar calon Sekdakot itu bakal dilaporkan kepada Wali Kota Mas’ud Yunus. Laporan akan dibuat pihaknya yang diperkuat dengan tanda tangan Wakil Wali Kota Suyitno.

’’Hasil itu juga kami laporkan kepada KASN (Komite Aparatur Sipil Negara) untuk dimintakan rekomendasi untuk melantik yang terbaik,’’ jelas dia.

Di samping itu, pihaknya juga menyebutkan bakal melaporkan hasil tersebut kepada Kementerian Dalam Negeri (Kemendagri). Laporan itu sekaligus memintakan izin Mendagri untuk pelantikan sekdakot yang definitif.

’’Yang melantik nanti PPK (Pejabat Pembina Kepegawaian) atas nama Gubernur. Siapa yang memilih dan melantik itu menjadi kewenangan pimpinan daerah di sini (wawali),’’ sebut Endri Agus.

Pihaknya menargetkan, paling tidak pelantikan dilakukan maksimal satu bulan setelah dikantongi nama sekdakot terpilih. Untuk itu, pihaknya segera melaporkan hasil tes interviu tersebut kepada KASN hingga Mendagri. ’’Target satu bulan setelah pengajuan rekomendasi ke KASN dan Mendagri,’’ targetnya.

Baca Juga :  Takut Mengandung Bahan Berbahaya, Parfum Mainan Dikirim ke BBPOM

Sebelumnya, seleksi sekdakot dilanjutkan. Sebanyak enam peserta seleksi dinyatakan berhak mengikuti seleksi lanjutan berupa tes wawancara dengan tim pansel.

Keenam peserta itu adalah, Novi Rahardjo, Kepala Disporabudpar; Agung Moeljono, Kepala BPPKA; Ruby Hartoyo, Kepala Disperindag; Harlistyati, Kepala Bappeko; Christina Indah Wahyu, Kepala Dinkes; Subambihanto, Asisten Sekdakot.

Sekarang ini, jabatan Sekdakot Mojokerto diampu Pejabat Pelaksana Tugas (Plt) Gentur Prihantono Sandjojo. Selain menjadi Plt Sekdakot Mojokerto, Gentur tercatat juga masih menjabat Staf Ahli Gubernur Jatim bidang Pembangunan.

Apabila pejabat sekdakot definitif telah terpilih, sedianya status plt bakal dihapuskan. ’’Tentu nanti, plt dikembalikan (ke pemprov),’’ kata Endri Agus.

Artikel Terkait

Most Read

Artikel Terbaru


/