alexametrics
29.8 C
Mojokerto
Saturday, June 25, 2022

Di Sekolah Masih Dilarang Lepas Masker

Dinas P dan K Ingatkan SKB 4 Menteri
KOTA, Jawa Pos Radar Mojokerto – Pelonggaran melepas masker di luar ruangan tidak berlaku di lingkungan sekolah. Dinas Pendidikan dan Kebudayaan (P dan K) Kota Mojokerto belum mengizinkan siswa melepas masker di area sekolah meski di luar ruangan.

Kepala Dinas P dan K Kota Mojokerto Amin Wachid menuturkan, kegiatan belajar mengajar (KBM) di sekolah masih harus dilakukan dengan protokol kesehatan (prokes) secara ketat. Salah satunya tetap memakai masker di dalam dan luar kelas. ’’Pada prinsipnya, memang sesuai intruksi dari pemerntah pusat sudah diperbolehkan untuk buka masker. Tetapi, kami mengingatkan guru dan siswa tetap wajib memakai masker di lingkungan sekolah. Tetap harus pakai,’’ ujarnya.

Baca Juga :  Vaksinasi PMK bagi Hewan Ternak Meleset

Mantan Kepala Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Kota Mojokerto ini menilai, meski kasus Covid-19 sudah melandai namun siswa dan guru harus tetap waspada. Khususnya, di tengah isu hepatitis akut yang menyerang anak-anak, meskipun hingga saat ini belum ditemukan di wilayah kota. ’’Lingkungan sekolah hanya memiliki kapasitas tempat ruangan tertutup dan terbuka dengan kondisi terbatas. Hal ini masih rawan terjadi penularan Covid-19. Kalau untuk di lingkungan sekolah tetap kami imbau agar semua warga sekolah tetap patuh menggunakan masker dan menjaga jarak,’’ papar dia.

Di sisi lain, Amin menegaskan para kepala sekolah tetap melaksanakan pembelajaran mengacu pada aturan SKB 4 Menteri terbaru. Sebab, dalam kebijakan tersebut, lembaga satuan pendidikan harus tetap menerapkan prokes secara ketat meski sudah diizinkan untuk melaksanakan PTM 100 persen. ’’Sekolah kan memang sudah boleh kembali menggelar pembelajarn secara penuh, ekstrakurikuler boleh kembali digelar dan aturan lainnya. Namun, ya itu tadi kita mengacu pada SKB 4 Menteri, kalau berada di lingkup sekolah tetap wajib pakai masker,’’ jelasnya.

Baca Juga :  Mangkrak 12 Tahun, Proyek Masjid Besar Darussalam Dilanjutkan

Masih kata Amin, seluruh siswa dan guru diharapkan tetap waspada serta mengikuti aturan yang telah disepakati. ’’Kami berpesan pada semua kepala sekolah untuk tetap berhati-hati agar penyebaran Covid-19 tetap terkendali dan penyakit baru lain tidak sampai menyerang anak-anak di sekolah,’’ tandasnya. (oce/fen)

Dinas P dan K Ingatkan SKB 4 Menteri
KOTA, Jawa Pos Radar Mojokerto – Pelonggaran melepas masker di luar ruangan tidak berlaku di lingkungan sekolah. Dinas Pendidikan dan Kebudayaan (P dan K) Kota Mojokerto belum mengizinkan siswa melepas masker di area sekolah meski di luar ruangan.

Kepala Dinas P dan K Kota Mojokerto Amin Wachid menuturkan, kegiatan belajar mengajar (KBM) di sekolah masih harus dilakukan dengan protokol kesehatan (prokes) secara ketat. Salah satunya tetap memakai masker di dalam dan luar kelas. ’’Pada prinsipnya, memang sesuai intruksi dari pemerntah pusat sudah diperbolehkan untuk buka masker. Tetapi, kami mengingatkan guru dan siswa tetap wajib memakai masker di lingkungan sekolah. Tetap harus pakai,’’ ujarnya.

Baca Juga :  Harga Daging Ayam di Pasaran Melesat hingga Rp 55 Ribu Per Kilogram

Mantan Kepala Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Kota Mojokerto ini menilai, meski kasus Covid-19 sudah melandai namun siswa dan guru harus tetap waspada. Khususnya, di tengah isu hepatitis akut yang menyerang anak-anak, meskipun hingga saat ini belum ditemukan di wilayah kota. ’’Lingkungan sekolah hanya memiliki kapasitas tempat ruangan tertutup dan terbuka dengan kondisi terbatas. Hal ini masih rawan terjadi penularan Covid-19. Kalau untuk di lingkungan sekolah tetap kami imbau agar semua warga sekolah tetap patuh menggunakan masker dan menjaga jarak,’’ papar dia.

Di sisi lain, Amin menegaskan para kepala sekolah tetap melaksanakan pembelajaran mengacu pada aturan SKB 4 Menteri terbaru. Sebab, dalam kebijakan tersebut, lembaga satuan pendidikan harus tetap menerapkan prokes secara ketat meski sudah diizinkan untuk melaksanakan PTM 100 persen. ’’Sekolah kan memang sudah boleh kembali menggelar pembelajarn secara penuh, ekstrakurikuler boleh kembali digelar dan aturan lainnya. Namun, ya itu tadi kita mengacu pada SKB 4 Menteri, kalau berada di lingkup sekolah tetap wajib pakai masker,’’ jelasnya.

Baca Juga :  Libatkan Kader Motivator BSI dan Paguyuban PKL

Masih kata Amin, seluruh siswa dan guru diharapkan tetap waspada serta mengikuti aturan yang telah disepakati. ’’Kami berpesan pada semua kepala sekolah untuk tetap berhati-hati agar penyebaran Covid-19 tetap terkendali dan penyakit baru lain tidak sampai menyerang anak-anak di sekolah,’’ tandasnya. (oce/fen)

Artikel Terkait

Most Read

Artikel Terbaru


/