alexametrics
26.8 C
Mojokerto
Thursday, May 26, 2022

Tiket Mudik KA Ludes Terjual

H-7 Lebaran, Tujuan Didominasi Bandung dan Jakarta

KOTA, Jawa Pos Radar Mojokerto – Minat masyarakat untuk menggunakan jasa angkutan kereta api (KA) untuk mudik Lebaran cukup tinggi. Terbukti, tiket keberangkatan H-7 Lebaran sudah habis terjual, kemarin.

Kepala Stasiun Mojokerto Fajar Wahyudi mengatakan, hingga saat ini tiket kereta api jarak jauh dengan pemberangkatan dari Mojokerto ke sejumlah daerah sudah ludes terjual. Terutama untuk keberangkatan pada tanggal 28 April. ’’Penjualan tiket kereta jarak jauh untuk H-7 Lebaran rata-rata sudah habis terjual. Tidak hanya di Mojokerto saja, stasiun daerah lain juga sama sudah habis,’’ ujarnya.

Masih kata Fajar, sampai dengan kemarin (21/4), Daops 8 menyediakan 516.800 tiket mudik lebaran untuk KA jarak jauh. Dari jumlah itu, sebanyak 256.420 tiket untuk keberangkatan mulai H-3 hingga H-7 sudah terjual. Adapun, tujuan perjalanan yang paling banyak dipesan masyarakat yakni Bandung dan Jakarta. ’’Ya, kira-kira sudah 50 persen yang sudah terjual,’’ sebutnya.

Baca Juga :  Sudah Vaksin Booster, Bebas PCR dan Antigen

Meski ada peningkatan jumlah pemudik dibandingkan hari biasa, namun Fajar menyebutkan hingga kemarin belum ada penambahan gerbong kereta api, tiket dan ketersediaan tempat duduk bagi pemudik. Sebab, posko Lebaran baru digelar hari ini hingga 13 Mei nanti. ’’Kalau pemesanan tiket dari tanggal yang sudah ditentukan, memang sudah ludes terjual. Tetapi hingga saat ini kita belum arahan untuk penambahan tiket maupun gerbong kereta. Lihat posko-nya dulu, kan besok (hari ini) baru digelar,’’ beber mantan Kepala Stasiun Jakarta ini.

Disinggung terkait kebijakan mudik menggunakan KA, Fajar menjelaskan secara garis besar tidak ada perubahan persyaratan perjalanan untuk orang dewasa. Sebaliknya, ada perubahan kebijakan aturan bagi anak usia 6-17 tahun berdasarkan SE Kementerian Perhubungan Nomor 49 Tahun 2022 tentang Perubahan atas SE Kementerian Perhubungan Nomor 39 Tahun 2022 tentang Petunjuk Pelaksanaan Perjalanan Orang Dalam Negeri dengan Transportasi Perkeretaapian Pada Masa Pandemi Covid-19 pada 19 April 2022.

Baca Juga :  Puncak Mudik, Penumpang Meningkat, tapi Masih Normal

Yakni, mereka yang telah mendapatkan vaksinasi dosis kedua tidak diwajibkan menunjukkan hasil negatif tes RT-PCR atau tes antigen. ’’Tapi, kalau baru divaksin dosis pertama, harus menunjukkan hasil negatif tes swab PCR yang berlaku 3×24 jam. Itu sudah menurut ketentuan terbaru, yang berubah hanya khusus anak usia 6 tahun sampai 17 tahun dan berlaku untuk perjalanan jarak jauh,’’ tandasnya. (oce/fen)

H-7 Lebaran, Tujuan Didominasi Bandung dan Jakarta

KOTA, Jawa Pos Radar Mojokerto – Minat masyarakat untuk menggunakan jasa angkutan kereta api (KA) untuk mudik Lebaran cukup tinggi. Terbukti, tiket keberangkatan H-7 Lebaran sudah habis terjual, kemarin.

Kepala Stasiun Mojokerto Fajar Wahyudi mengatakan, hingga saat ini tiket kereta api jarak jauh dengan pemberangkatan dari Mojokerto ke sejumlah daerah sudah ludes terjual. Terutama untuk keberangkatan pada tanggal 28 April. ’’Penjualan tiket kereta jarak jauh untuk H-7 Lebaran rata-rata sudah habis terjual. Tidak hanya di Mojokerto saja, stasiun daerah lain juga sama sudah habis,’’ ujarnya.

Masih kata Fajar, sampai dengan kemarin (21/4), Daops 8 menyediakan 516.800 tiket mudik lebaran untuk KA jarak jauh. Dari jumlah itu, sebanyak 256.420 tiket untuk keberangkatan mulai H-3 hingga H-7 sudah terjual. Adapun, tujuan perjalanan yang paling banyak dipesan masyarakat yakni Bandung dan Jakarta. ’’Ya, kira-kira sudah 50 persen yang sudah terjual,’’ sebutnya.

Baca Juga :  SYD Mojokerto Berbagi ke Kaum Dhuafa dan Panti Asuhan

Meski ada peningkatan jumlah pemudik dibandingkan hari biasa, namun Fajar menyebutkan hingga kemarin belum ada penambahan gerbong kereta api, tiket dan ketersediaan tempat duduk bagi pemudik. Sebab, posko Lebaran baru digelar hari ini hingga 13 Mei nanti. ’’Kalau pemesanan tiket dari tanggal yang sudah ditentukan, memang sudah ludes terjual. Tetapi hingga saat ini kita belum arahan untuk penambahan tiket maupun gerbong kereta. Lihat posko-nya dulu, kan besok (hari ini) baru digelar,’’ beber mantan Kepala Stasiun Jakarta ini.

Disinggung terkait kebijakan mudik menggunakan KA, Fajar menjelaskan secara garis besar tidak ada perubahan persyaratan perjalanan untuk orang dewasa. Sebaliknya, ada perubahan kebijakan aturan bagi anak usia 6-17 tahun berdasarkan SE Kementerian Perhubungan Nomor 49 Tahun 2022 tentang Perubahan atas SE Kementerian Perhubungan Nomor 39 Tahun 2022 tentang Petunjuk Pelaksanaan Perjalanan Orang Dalam Negeri dengan Transportasi Perkeretaapian Pada Masa Pandemi Covid-19 pada 19 April 2022.

Baca Juga :  1.221 Warga Alami Gangguan Jiwa, Dipicu Stres dan Depresi
- Advertisement -

Yakni, mereka yang telah mendapatkan vaksinasi dosis kedua tidak diwajibkan menunjukkan hasil negatif tes RT-PCR atau tes antigen. ’’Tapi, kalau baru divaksin dosis pertama, harus menunjukkan hasil negatif tes swab PCR yang berlaku 3×24 jam. Itu sudah menurut ketentuan terbaru, yang berubah hanya khusus anak usia 6 tahun sampai 17 tahun dan berlaku untuk perjalanan jarak jauh,’’ tandasnya. (oce/fen)

Artikel Terkait

Most Read

Artikel Terbaru


/