alexametrics
26.8 C
Mojokerto
Thursday, May 26, 2022

Nakes Terpapar, Puskesmas Tetap Buka

KOTA, Jawa Pos Radar Mojokerto – Usai melakukan penutupan layanan kesehatan pada Selasa lalu (12/1), saat ini Puskesmas Induk Mentikan kembali dibuka seperti biasa. Hal itu, lantaran hasil uji swab bagi seluruh tenaga kesehatan (nakes) maupun non-nakes sudah keluar.

Meskipun dari hasil swab pengujian terakhir masih didapati sejumlah nakes yang terpapar Covid-19. ”Dari 30 orang yang ikut uji swab gelombang terakhir, masih ada yang positif, tapi tidak banyak. Ada lima orang yang terpapar,” ungkap Kepala Puskesmas Induk Mentikan dr Hesty Mustika Dewi, Kamis (21/1).

Menurut Hesty, layanan puskesmas sudah berjalan seperti biasa. Meski sebelumnya memang banyak nakes yang terkonfirmasi positif Covid-19. Dominan dari mereka pun merupakan orang tanpa gejala (OTG). Namun, Hesty mengaku usai dinyatakan positif, mereka langsung menjalani masa isolasi.

Baca Juga :  Daftar Haji dan Umrah Lebih Mudah dengan Pelayanan Satu Atap

Sehingga, mulai kemarin nakes yang bertugas tidak kekurangan tenaga lagi. ”Sudah selesai semua isolasinya, jadi ndak kurang lagi. Dua puskesmas pembantu (pustu) yang sempat lockdown juga sudah buka kok,” bebernya.

Dua pustu yang sempat ditutup tersebut adalah Pustu Pulorejo dan Pustu Miji. Sebelumnya, Puskesmas Induk Mentikan di-lockdown sejak Selasa (12/1) hingga Sabtu (16/1). Lantaran ada sepuluh nakes yang terpapar. Sehingga, untuk sementara pelayanan di puskesmas tersebut terpaksa dialihkan ke Pustu Pulorejo.

Namun, baru genap tiga hari pelayanan dialihkan, Pustu Pulorejo disusul Pustu Miji juga di-lockdown. Sebab, penambahan pegawai yang terpapar bertambah sebanyak 18 orang. Di antaranya, 12 nakes dan 6 lainnya merupakan non-nakes. Sehingga, penutupan layanan diperpanjang hingga Rabu lalu (20/1). Tercatat, saat penutupan layanan tersebut ada 28 orang yang dinyatakan positif Covid-19. (oce)

Baca Juga :  Knalpot Brong Dirazia di Jalur Wisata

KOTA, Jawa Pos Radar Mojokerto – Usai melakukan penutupan layanan kesehatan pada Selasa lalu (12/1), saat ini Puskesmas Induk Mentikan kembali dibuka seperti biasa. Hal itu, lantaran hasil uji swab bagi seluruh tenaga kesehatan (nakes) maupun non-nakes sudah keluar.

Meskipun dari hasil swab pengujian terakhir masih didapati sejumlah nakes yang terpapar Covid-19. ”Dari 30 orang yang ikut uji swab gelombang terakhir, masih ada yang positif, tapi tidak banyak. Ada lima orang yang terpapar,” ungkap Kepala Puskesmas Induk Mentikan dr Hesty Mustika Dewi, Kamis (21/1).

Menurut Hesty, layanan puskesmas sudah berjalan seperti biasa. Meski sebelumnya memang banyak nakes yang terkonfirmasi positif Covid-19. Dominan dari mereka pun merupakan orang tanpa gejala (OTG). Namun, Hesty mengaku usai dinyatakan positif, mereka langsung menjalani masa isolasi.

Baca Juga :  Kota Mojokerto Belum Punya Masterplan Penanganan Banjir

Sehingga, mulai kemarin nakes yang bertugas tidak kekurangan tenaga lagi. ”Sudah selesai semua isolasinya, jadi ndak kurang lagi. Dua puskesmas pembantu (pustu) yang sempat lockdown juga sudah buka kok,” bebernya.

Dua pustu yang sempat ditutup tersebut adalah Pustu Pulorejo dan Pustu Miji. Sebelumnya, Puskesmas Induk Mentikan di-lockdown sejak Selasa (12/1) hingga Sabtu (16/1). Lantaran ada sepuluh nakes yang terpapar. Sehingga, untuk sementara pelayanan di puskesmas tersebut terpaksa dialihkan ke Pustu Pulorejo.

Namun, baru genap tiga hari pelayanan dialihkan, Pustu Pulorejo disusul Pustu Miji juga di-lockdown. Sebab, penambahan pegawai yang terpapar bertambah sebanyak 18 orang. Di antaranya, 12 nakes dan 6 lainnya merupakan non-nakes. Sehingga, penutupan layanan diperpanjang hingga Rabu lalu (20/1). Tercatat, saat penutupan layanan tersebut ada 28 orang yang dinyatakan positif Covid-19. (oce)

Baca Juga :  Lintas Agama Doakan sang Inspirator Kejayaan Nusantara di Maha Vihara

Artikel Terkait

Most Read

Artikel Terbaru


/