alexametrics
31.1 C
Mojokerto
Wednesday, May 25, 2022

Anggaran Rp 3,6 Miliar untuk Permak Alun-Alun

KOTA , Jawa Pos Radar Mojokerto – Pemkot bakal mengubah perwajahan Alun-Alun Kota Mojokerto. Perombakan ikon Kota Onde-Onde itu mulai digulirkan tahun ini. Sedikitnya, pemkot telah mengucurkan anggaran sebesar Rp 3,6 miliar untuk rehabilitasi taman di pusat kota tersebut.

Kabid Pemulihan dan Peningkatan Kualitas Lingkungan Hidup Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Kota Mojokerto Erijanto mengatakan, perombakan Alun-Alun Kota Mojokerto akan dilakukan secara multiyears. Tahun ini, sentuhan fisik diawali dengan dengan melakukan rehabilitasi taman. ’’Perkiraan Oktober baru pelaksanaan,’’ terangnya.

Dia menyebutkan, paket proyek rehabilitasi alun-alun saat ini telah masuk meja lelang. Proyek fisik tersebut dijatah pagu anggaran sebesar Rp 3,6 miliar dari APBD 2020.

Baca Juga :  Bio Farma Produksi Vaksin Merah Putih untuk Kesehatan Dunia

Sesuai jadwal, proses lelang akan berlangsung akhir bulan ini hingga diumumkan pemenang lelang. Sementara tanda tangan kontrak pada pekan pertama Oktober. ’’Pekerjaan kurang lebih dua bulan. Jadi, Desember sudah selesai,’’ ulasnya.

Pada tahap awal ini, papar Erijanto, pekerjaan fisik akan menyentuh beberapa titik. Di sisi timur alun-alun dibangun paseban atau pendapa. Menurutnya, bangunan itu difungsikan untuk kegiatan pemerintahan. Di samping itu, di sebelahnya bakal dijadikan sebagai tanah lapang untuk upacara bendera.

Sebaliknya, di sisi barat juga bakal dirombak. Di area yang sejajar dengan Masjid Agung Al-Fattah itu dijadikan sebagai pusat wahana olahraga dan panggung pertunjukan. ’’Di sebelah barat ada amphitheater,’’ ulasnya.

Baca Juga :  Tetap Berprestasi Selama Pandemi

Beberapa item pekerjaan di tahun ini juga akan menyentuh taman, pavingisasi, serta akses jalan di kompleks landmark Kota Mojokerto itu. Sedangkan sentuhan fisik lainnya dilanjutkan secara bertahap pada 2021 mendatang.

Eri menyebutkan, perombakan tahun depan menyasar tugu yang selama ini menjadi ikon Kota Mojokerto. Menurutnya, tugu yang tepat berada di tengah-tengah alun-alun akan diganti dengan desain baru dengan konsep bernuansa kemerdekaan. ’’Sesuai perencanaan, tugu akan diganti dengan ketinggian 45 meter. Tapi pelaksanaannya baru tahun depan,’’ tandasnya.

KOTA , Jawa Pos Radar Mojokerto – Pemkot bakal mengubah perwajahan Alun-Alun Kota Mojokerto. Perombakan ikon Kota Onde-Onde itu mulai digulirkan tahun ini. Sedikitnya, pemkot telah mengucurkan anggaran sebesar Rp 3,6 miliar untuk rehabilitasi taman di pusat kota tersebut.

Kabid Pemulihan dan Peningkatan Kualitas Lingkungan Hidup Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Kota Mojokerto Erijanto mengatakan, perombakan Alun-Alun Kota Mojokerto akan dilakukan secara multiyears. Tahun ini, sentuhan fisik diawali dengan dengan melakukan rehabilitasi taman. ’’Perkiraan Oktober baru pelaksanaan,’’ terangnya.

Dia menyebutkan, paket proyek rehabilitasi alun-alun saat ini telah masuk meja lelang. Proyek fisik tersebut dijatah pagu anggaran sebesar Rp 3,6 miliar dari APBD 2020.

Baca Juga :  Usut TPPU MKP, KPK Kembali Periksa Pejabat Pemkab

Sesuai jadwal, proses lelang akan berlangsung akhir bulan ini hingga diumumkan pemenang lelang. Sementara tanda tangan kontrak pada pekan pertama Oktober. ’’Pekerjaan kurang lebih dua bulan. Jadi, Desember sudah selesai,’’ ulasnya.

Pada tahap awal ini, papar Erijanto, pekerjaan fisik akan menyentuh beberapa titik. Di sisi timur alun-alun dibangun paseban atau pendapa. Menurutnya, bangunan itu difungsikan untuk kegiatan pemerintahan. Di samping itu, di sebelahnya bakal dijadikan sebagai tanah lapang untuk upacara bendera.

Sebaliknya, di sisi barat juga bakal dirombak. Di area yang sejajar dengan Masjid Agung Al-Fattah itu dijadikan sebagai pusat wahana olahraga dan panggung pertunjukan. ’’Di sebelah barat ada amphitheater,’’ ulasnya.

Baca Juga :  Kali Sadar Dipenuhi Enceng Gondok dan Tanaman Air
- Advertisement -

Beberapa item pekerjaan di tahun ini juga akan menyentuh taman, pavingisasi, serta akses jalan di kompleks landmark Kota Mojokerto itu. Sedangkan sentuhan fisik lainnya dilanjutkan secara bertahap pada 2021 mendatang.

Eri menyebutkan, perombakan tahun depan menyasar tugu yang selama ini menjadi ikon Kota Mojokerto. Menurutnya, tugu yang tepat berada di tengah-tengah alun-alun akan diganti dengan desain baru dengan konsep bernuansa kemerdekaan. ’’Sesuai perencanaan, tugu akan diganti dengan ketinggian 45 meter. Tapi pelaksanaannya baru tahun depan,’’ tandasnya.

Artikel Terkait

Most Read

Artikel Terbaru


/