alexametrics
29.8 C
Mojokerto
Saturday, June 25, 2022

DLH Bakal Rombak Taman Lalu Lintas

MOJOSARI, Jawa Pos Radar Mojokerto – Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Kabupaten Mojokerto bakal merombak Taman Lalu Lintas, Kelurahan Wonokusumo, Kecamatan Mojosari. Menyusul sejumlah kerusakan pada sejumlah sarana prasarana taman yang ada di simpang tiga Jalan Airlangga itu.

Kerusakan yang paling kentara pada ruang terbuka hijau (RTH) tersebut terlihat di bagian gazebo. Dua dari tiga gazebo dalam kondisi rusak parah. Lantai dan atapnya jebol akibat termakan usia. Kondisi itu sudah berlangsung cukup lama. ”Itu sudah lama rusaknya. Sebelum musim hujan sudah rusak. Kalau malam kelihatan ada beberapa titik lampu yang mati,” ujar Sudrajat, warga setempat.

Rusaknya sarana prasarana taman itu sudah terpantau DLH Kabupaten Mojokerto. Taman dengan luas sekitar 900 meter persegi itu masuk dalam daftar perbaikan di bawah naungan DLH tahun ini. ”Memang (Taman Lalu Lintas) itu akan kami bangun. Dua gazebo itu sebenarnya kondisinya sudah tidak layak,” ujar Kepala DLH Kabupaten Mojokerto Zaqqi.

Baca Juga :  Puluhan Anggota Pemuda Pancasila Gelar Aksi di Kantor DPRD Kabupaten

Karena rusak, DLH bakal merobohkan dua gazebo rusak tersebut. Salah satunya karena merusak pemandangan taman. ”Setelah kami telusuri, gazebo itu bukan masuk catatan aset kami. Entah itu sebelumnya bagaimana, nanti akan kami bongkar. Karena itu memang bukan prioritas,” ungkapnya.

Justru, pihaknya memprioritaskan pembangunan saluran drainase yang membelah taman dari sisi barat ke timur. Tak lain guna mengentaskan permasalahan genangan air di dalam taman saat hujan tiba. Sebab, hal tersebut dinilai bisa mengganggu kenyamanan pengunjung taman.
”Karena kalau hujan mesti ada genangan air walaupun nggak lama. Mungkin nanti kita pasang saluran pipa di bawahnya supaya bisa meresap air lebih cepat,” ungkap Zaqqi.

Baca Juga :  Tiga Tahun Mengabdi, Ning Ita Banjir Penghargaan

Menurutnya, genangan air kerap timbul sesuai diguyur hujan kerena area taman lebih rendah ketimbang jalan provinsi yang mengelilinginya. Pihaknya masih belum bisa menyebutkan besaran anggaran guna merombak taman di jantung wilayah Mojosari itu.

Namun, pihaknya mengupayakan agar perbaikan itu bisa terealisasi tahun ini. ”Untuk anggarannya ini masih dalam penghitungan. Kita upayakan tahun ini. Nanti akan kami usulkan melalui PAK,” tandas mantan Kabag Pengadaan Barang dan Jasa Setdakab Mojokerto itu. (vad/ron)

MOJOSARI, Jawa Pos Radar Mojokerto – Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Kabupaten Mojokerto bakal merombak Taman Lalu Lintas, Kelurahan Wonokusumo, Kecamatan Mojosari. Menyusul sejumlah kerusakan pada sejumlah sarana prasarana taman yang ada di simpang tiga Jalan Airlangga itu.

Kerusakan yang paling kentara pada ruang terbuka hijau (RTH) tersebut terlihat di bagian gazebo. Dua dari tiga gazebo dalam kondisi rusak parah. Lantai dan atapnya jebol akibat termakan usia. Kondisi itu sudah berlangsung cukup lama. ”Itu sudah lama rusaknya. Sebelum musim hujan sudah rusak. Kalau malam kelihatan ada beberapa titik lampu yang mati,” ujar Sudrajat, warga setempat.

Rusaknya sarana prasarana taman itu sudah terpantau DLH Kabupaten Mojokerto. Taman dengan luas sekitar 900 meter persegi itu masuk dalam daftar perbaikan di bawah naungan DLH tahun ini. ”Memang (Taman Lalu Lintas) itu akan kami bangun. Dua gazebo itu sebenarnya kondisinya sudah tidak layak,” ujar Kepala DLH Kabupaten Mojokerto Zaqqi.

Baca Juga :  Patung Kuda Diboyong ke Rest Area

Karena rusak, DLH bakal merobohkan dua gazebo rusak tersebut. Salah satunya karena merusak pemandangan taman. ”Setelah kami telusuri, gazebo itu bukan masuk catatan aset kami. Entah itu sebelumnya bagaimana, nanti akan kami bongkar. Karena itu memang bukan prioritas,” ungkapnya.

Justru, pihaknya memprioritaskan pembangunan saluran drainase yang membelah taman dari sisi barat ke timur. Tak lain guna mengentaskan permasalahan genangan air di dalam taman saat hujan tiba. Sebab, hal tersebut dinilai bisa mengganggu kenyamanan pengunjung taman.
”Karena kalau hujan mesti ada genangan air walaupun nggak lama. Mungkin nanti kita pasang saluran pipa di bawahnya supaya bisa meresap air lebih cepat,” ungkap Zaqqi.

Baca Juga :  Rapid Test Kedaluwarsa, Dinkes Tanggapi Enteng

Menurutnya, genangan air kerap timbul sesuai diguyur hujan kerena area taman lebih rendah ketimbang jalan provinsi yang mengelilinginya. Pihaknya masih belum bisa menyebutkan besaran anggaran guna merombak taman di jantung wilayah Mojosari itu.

- Advertisement -

Namun, pihaknya mengupayakan agar perbaikan itu bisa terealisasi tahun ini. ”Untuk anggarannya ini masih dalam penghitungan. Kita upayakan tahun ini. Nanti akan kami usulkan melalui PAK,” tandas mantan Kabag Pengadaan Barang dan Jasa Setdakab Mojokerto itu. (vad/ron)

Artikel Terkait

Most Read

Artikel Terbaru


/