alexametrics
27.8 C
Mojokerto
Thursday, May 26, 2022

Mengedukasi dan Menyalurkan Kreasi

KABUPATEN, Jawa Pos Radar Mojokerto – Grand Final Lomba Mewarnai Festival Millenial Gebyar Virtual Raudhatul Athfal 2021 berjalan lancar dan sukses, Kamis pagi (20/5). Event yang digelar di Pendapa Graha Maja Tama Kabupaten Mojokerto ini mampu menjadi sarana edukasi dan berkreasi bagi siswa jenjang pendidikan anak usia dini (PAUD).

Grand final dibuka langsung Bupati Ikfina Fahmawati. Gelaran tersebut merupakan puncak dari lomba mewarna yang dihelat Jawa Pos Radar Mojokerto (JPRM) bekerja sama dengan Pengurus Daerah (PD) Ikatan Guru Raudlatul Athfal (IGRA) Kabupaten Mojokerto.

Ketua PD IGRA Kabupaten Mojokerto Wiwik Mamlukha menyampaikan ucapan terima kasih kepada seluruh pihak yang berpartisipasi atas terselenggaranya Festival Millenial Gebyar Virtual Raudhatul Athfal 2021. Khususnya kepada Bupati Ikfina Fahmawati yang bersedia hadir langsung di tengah-tengah siswa RA se-Kabupaten Mojokerto. ”Dengan terselenggaranya acara grand final lomba mewarna di Pendapa Graha Maja Tama ini membuktikan bahwasanya Ibu Bupati (Ikfina Fahmawati) cinta kepada IGRA,” terangnya.

Ucapan terima kasih juga disampaikan kepada Kemenag Kabupaten Mojokerto, Dinas Pendidikan Kabupaten Mojokerto, Hipaudi, IGTKI, BRI Cabang Mojokerto, Indomaret, serta Olivia Bakery yang juga turut mendukung suksesnya event tersebut. Termasuk kepada JPRM yang menjadi mitra dalam menggelar Festival Millenial Gebyar Virtual Raudhatul Athfal 2021.

Baca Juga :  Harga Lebih Mahal dan Barang Disunat

”Ini menunjukkan bahwa Jawa Pos Radar Mojokerto peduli terhadap pendidikan. Karena dengan diadakannya lomba mewarnai menggunakan media koran, sehingga anak-anak bisa berkreasi melalui mewarna,” tandasnya.

Sementara itu, Direktur JPRM M. Nur Kholis menambahkan, terselenggaranya lomba mewarna menjadi kebanggaan tersendiri bagi JPRM. Terlebih gelaran tersebut melibatkan banyak pihak. Baik dari unsur pemerintahan, lembaga pendidikan, swasta, hingga organisasi pendidik dan tenaga kependidikan.

”Bagi kami lomba mewarna ini sungguh sangat bermakna. Maknanya bahwa Jawa Pos Radar Mojokerto masih mendapat kepercayaan penuh dari pemerintah dan masyarakat,” ulasnya. Di sisi lain, terselenggaranya Festival Millenial Gebyar Virtual Raudhatul Athfal 2021 merupakan implementasi dari amanat Undang-Undang (UU) Pers 40/1999 dengan menjalankan fungsi di bidang pendidikan. Tujuan diselenggarakannya lomba mewarna adalah untuk memberikan wadah bagi anak usia dini agar bisa menyalurkan bakat dan kreasinya.

Sebab, melalui proses mewarna akan mampu memunculkan imajinasi bagi anak-anak didik, khususnya di jenjang pendidikan anak usia dini (PAUD). ”Sehingga sejak memilih pewarna, anak harus cermat, belajar kesabaran, dan ketelitian,” tandasnya.

Bupati Ikfina Fahmawati turut mengapresiasi seluruh peserta Festival Millenial Gebyar Virtual Raudhatul Athfal 2021, terutama 20 anak yang berhasil lolos di grand final kemarin. Selaku Bunda PAUD Kabupaten Mojokerto, pihaknya mengaku bisa hadir untuk melihat siswa RA yang menuangkan karya melalui lomba mewarna.

Baca Juga :  Warga Trawas Diminta Waspadai Potensi Longsor Susulan

Ikfina menyebutkan, dengan terselenggaranya ajang tersebut bisa menjadi komitmen bersama untuk memberi pendidikan yang terbaik bagi anak-anak. ”Bahwa pendidikan tidak hanya tanggung jawab guru-guru, tetapi pendidikan menjadi tanggung jawab kita semuanya. Baik para orang tua, lembaga, organisasi, dan pihak mayarakat, di mana anak-anak tumbuh dan berkembang,” paparnya.

Karena itu, Ikfina memberikan penghargaan setinggi-tingginya dan ucapan terima kasih sebesar-besarnya kepada semua pihak yang turut berpartisipasi atas terselenggaranya lomba mewarna siswa RA se-Kabupaten Mojokerto. Sebab, tutur dia, usia anak-anak membutuhkan waktu dan tempat untuk bisa mengekspresikan isi pikiran dan hatinya masing-masing. ”Salah satunya disalurkan dengan mewarnai dan pada saat anak-anak tampil dalam fahion show dalam lomba hari ini (kemarin),” tandas bupati perempuan pertama di Kabupaten Mojokerto ini.

Dalam kesempatan itu, Ikfina menyerahkan hadiah bagi para jawara. Baik dari peserta kategori A dan kategori B. Masing-masing mendapat uang pembinaan dan Piala Bupati Mojokerto. Seluruh peserta lainnya yang berhasil melaju ke grand final juga mendapat sertifikat dan trofi. 

KABUPATEN, Jawa Pos Radar Mojokerto – Grand Final Lomba Mewarnai Festival Millenial Gebyar Virtual Raudhatul Athfal 2021 berjalan lancar dan sukses, Kamis pagi (20/5). Event yang digelar di Pendapa Graha Maja Tama Kabupaten Mojokerto ini mampu menjadi sarana edukasi dan berkreasi bagi siswa jenjang pendidikan anak usia dini (PAUD).

Grand final dibuka langsung Bupati Ikfina Fahmawati. Gelaran tersebut merupakan puncak dari lomba mewarna yang dihelat Jawa Pos Radar Mojokerto (JPRM) bekerja sama dengan Pengurus Daerah (PD) Ikatan Guru Raudlatul Athfal (IGRA) Kabupaten Mojokerto.

Ketua PD IGRA Kabupaten Mojokerto Wiwik Mamlukha menyampaikan ucapan terima kasih kepada seluruh pihak yang berpartisipasi atas terselenggaranya Festival Millenial Gebyar Virtual Raudhatul Athfal 2021. Khususnya kepada Bupati Ikfina Fahmawati yang bersedia hadir langsung di tengah-tengah siswa RA se-Kabupaten Mojokerto. ”Dengan terselenggaranya acara grand final lomba mewarna di Pendapa Graha Maja Tama ini membuktikan bahwasanya Ibu Bupati (Ikfina Fahmawati) cinta kepada IGRA,” terangnya.

Ucapan terima kasih juga disampaikan kepada Kemenag Kabupaten Mojokerto, Dinas Pendidikan Kabupaten Mojokerto, Hipaudi, IGTKI, BRI Cabang Mojokerto, Indomaret, serta Olivia Bakery yang juga turut mendukung suksesnya event tersebut. Termasuk kepada JPRM yang menjadi mitra dalam menggelar Festival Millenial Gebyar Virtual Raudhatul Athfal 2021.

Baca Juga :  Harga Lebih Mahal dan Barang Disunat

”Ini menunjukkan bahwa Jawa Pos Radar Mojokerto peduli terhadap pendidikan. Karena dengan diadakannya lomba mewarnai menggunakan media koran, sehingga anak-anak bisa berkreasi melalui mewarna,” tandasnya.

Sementara itu, Direktur JPRM M. Nur Kholis menambahkan, terselenggaranya lomba mewarna menjadi kebanggaan tersendiri bagi JPRM. Terlebih gelaran tersebut melibatkan banyak pihak. Baik dari unsur pemerintahan, lembaga pendidikan, swasta, hingga organisasi pendidik dan tenaga kependidikan.

- Advertisement -

”Bagi kami lomba mewarna ini sungguh sangat bermakna. Maknanya bahwa Jawa Pos Radar Mojokerto masih mendapat kepercayaan penuh dari pemerintah dan masyarakat,” ulasnya. Di sisi lain, terselenggaranya Festival Millenial Gebyar Virtual Raudhatul Athfal 2021 merupakan implementasi dari amanat Undang-Undang (UU) Pers 40/1999 dengan menjalankan fungsi di bidang pendidikan. Tujuan diselenggarakannya lomba mewarna adalah untuk memberikan wadah bagi anak usia dini agar bisa menyalurkan bakat dan kreasinya.

Sebab, melalui proses mewarna akan mampu memunculkan imajinasi bagi anak-anak didik, khususnya di jenjang pendidikan anak usia dini (PAUD). ”Sehingga sejak memilih pewarna, anak harus cermat, belajar kesabaran, dan ketelitian,” tandasnya.

Bupati Ikfina Fahmawati turut mengapresiasi seluruh peserta Festival Millenial Gebyar Virtual Raudhatul Athfal 2021, terutama 20 anak yang berhasil lolos di grand final kemarin. Selaku Bunda PAUD Kabupaten Mojokerto, pihaknya mengaku bisa hadir untuk melihat siswa RA yang menuangkan karya melalui lomba mewarna.

Baca Juga :  Hama Wereng Menyerang, Petani Gagal Panen, Pilih Bakar Tanaman Padi

Ikfina menyebutkan, dengan terselenggaranya ajang tersebut bisa menjadi komitmen bersama untuk memberi pendidikan yang terbaik bagi anak-anak. ”Bahwa pendidikan tidak hanya tanggung jawab guru-guru, tetapi pendidikan menjadi tanggung jawab kita semuanya. Baik para orang tua, lembaga, organisasi, dan pihak mayarakat, di mana anak-anak tumbuh dan berkembang,” paparnya.

Karena itu, Ikfina memberikan penghargaan setinggi-tingginya dan ucapan terima kasih sebesar-besarnya kepada semua pihak yang turut berpartisipasi atas terselenggaranya lomba mewarna siswa RA se-Kabupaten Mojokerto. Sebab, tutur dia, usia anak-anak membutuhkan waktu dan tempat untuk bisa mengekspresikan isi pikiran dan hatinya masing-masing. ”Salah satunya disalurkan dengan mewarnai dan pada saat anak-anak tampil dalam fahion show dalam lomba hari ini (kemarin),” tandas bupati perempuan pertama di Kabupaten Mojokerto ini.

Dalam kesempatan itu, Ikfina menyerahkan hadiah bagi para jawara. Baik dari peserta kategori A dan kategori B. Masing-masing mendapat uang pembinaan dan Piala Bupati Mojokerto. Seluruh peserta lainnya yang berhasil melaju ke grand final juga mendapat sertifikat dan trofi. 

Artikel Terkait

Most Read

Artikel Terbaru


/