alexametrics
29.8 C
Mojokerto
Saturday, May 21, 2022

Terus berjalan dan Bersyukur

SOSOK perempuan yang satu ini mungkin tidak banyak dikenal publik. Namun, jika di hadapan para pebisnis, mungkin sosok perempuan satu ini amat diperhitungkan.

Adalah Silvy Damayanti Setiawan, 44, yang merupakan salah satu pucuk pimpinan di Sunrise Mall Mojokerto. Silvy merupakan salah satu sosok pendongkrak perekonomian yang ada di Kota Onde-Onde.

Perempuan yang satu ini, tidak bisa diam di kantor saja. Prinsipnya, berjalan maju dan tidak diam. Untuk dalam masa pandemi ini, semuanya sangat berubah daripada sebelumnya. Baik aktivitas di keluarga maupun sebagai seorang pimpinan sebuah mal.

’’Saat masa pandemi ini, kita manfaatkan medsos (media sosial). Apalagi pas ketat-ketatnya kebijakan pemerintah dalam mengurangi laju pertumbuhan Covid-19,’’ terang Silvy. Setidaknya, kita bisa zoom dengan masing-masing divisi.

Untuk menjaga stabilitas perputaran ekonomi di dalam Sunrise Mall, pihaknya lantas tidak tinggal diam saja. Namun, dirinya terus bekerja dan menarik investor luar kota. Meskipun, diakuinya, langkah kita agak terkendala dengan adanya Covid-19. ’’Saya hanya ingin semuanya terus bekerja. Bukan hanya untuk kepentingan mal saja, namun untuk semua karyawan yang ada di managemen Sunrise Mall dan yang bekerja di tenant-tenant. Jangan sampai ada pengurangan tenaga kerja,’’’ ujarnya.

Baca Juga :  Pembeli Hewan Kurban Harus Waspadai Penyakit Antraks

Dengan adanya Sunrise Mall ini, menurutnya, bisa memberikan nuansa baru dan bisa memberikan lapangan pekerjaan bagi para fresh graduate atau yang belum menemukan pekerjaan. ’’Dengan adanya mal ini, kita berharap bisa memberikan lapangan kerja baru dan pemasukan bagi masyarakat sekitar atau penduduk lokal Mojokerto,’’ tegas ibu dari 3 orang anak ini.

Karena dirinya berprinsip, dia dan keluarga ingin memajukan perekonomian di Kota kelahiran. ’’Ini merupakan visi dan misi orang tua. Yakni, ingin memajukan Kota Mojokerto dan memajukan perekonomian daerah. Khususnya, warga Mojokerto dan sekitarnya,’’ bebernya.

Selain sebagai seorang pengusaha, istri dari Hartono Utomo ini tidak lupa sebagai kodratnya sebagai seorang istri. Ia pun harus melayani suami dan anak-anaknya. Masa pandemi ini sungguh berbeda. Di lain sisi, dirinya berfikir pandemi merupakan musibah yang sangat besar. Namun, di lain sisi, untuk keluarga malah sebaliknya. Waktu bersama keluarga makin banyak. Dan, kualitas juga makin membaik. ’’’Biasanya, anak anak lebih sering menjumpai kita lalu lalang bepergian untuk urusan ini dan itulah,’’ sembari dengan wajah tersenyum.

Baca Juga :  Silvy Damayanti Setiawan, Sering Ajak Anak ke Kantor

Namun, semua ini, tidak luput dari tangan Tuhan. Sosok perempuan ini tidak lupa untuk terus selalu bersyukur. ’’Semua ini tidak terlepas dari campur tangan Tuhan,’’ terang Silvy. Selama ini, segala usaha dan yang dilakukannya disebut sebagai anugerah dari Tuhan.
Untuk itu, sejak menikah tahun 2001 silam, Silvy sudah memberikan pelayanan di sebuah gereja di kawasan Sidoarjo. ’’Awalnya saya memberikan pelayanan gereja di tempat saya ibadah,’’ paparnya.

Namun, setelah kembali ke Mojokerto, secara bertahap ia memberikan pelayanan ke gereja yang lain. ’’Pelayanan biasanya saya lakukan di gereja kecil yang ada di pelosok desa. Karena saya bisa interaksi langsung. Mulai dari Mojosari, Malang, Kediri, Tulungagung, Kandangan hingga daerah Ngawi,’’ ungkapnya.

Maka dari itu, sebagai sosok perempuan kita tidak boleh merasa berbeda dengan kemampuan seorang laki laki. ’’Jangan terbebani karena genre perempuan. Namun, sebagai perempuan kita harus bisa memberikan sesuatu yang berbeda dan saling memberikan semangat dan menyemangati,’’ pungkasnya. (dik/fen)

SOSOK perempuan yang satu ini mungkin tidak banyak dikenal publik. Namun, jika di hadapan para pebisnis, mungkin sosok perempuan satu ini amat diperhitungkan.

Adalah Silvy Damayanti Setiawan, 44, yang merupakan salah satu pucuk pimpinan di Sunrise Mall Mojokerto. Silvy merupakan salah satu sosok pendongkrak perekonomian yang ada di Kota Onde-Onde.

Perempuan yang satu ini, tidak bisa diam di kantor saja. Prinsipnya, berjalan maju dan tidak diam. Untuk dalam masa pandemi ini, semuanya sangat berubah daripada sebelumnya. Baik aktivitas di keluarga maupun sebagai seorang pimpinan sebuah mal.

’’Saat masa pandemi ini, kita manfaatkan medsos (media sosial). Apalagi pas ketat-ketatnya kebijakan pemerintah dalam mengurangi laju pertumbuhan Covid-19,’’ terang Silvy. Setidaknya, kita bisa zoom dengan masing-masing divisi.

Untuk menjaga stabilitas perputaran ekonomi di dalam Sunrise Mall, pihaknya lantas tidak tinggal diam saja. Namun, dirinya terus bekerja dan menarik investor luar kota. Meskipun, diakuinya, langkah kita agak terkendala dengan adanya Covid-19. ’’Saya hanya ingin semuanya terus bekerja. Bukan hanya untuk kepentingan mal saja, namun untuk semua karyawan yang ada di managemen Sunrise Mall dan yang bekerja di tenant-tenant. Jangan sampai ada pengurangan tenaga kerja,’’’ ujarnya.

Baca Juga :  Sepekan Dilelang, Dilirik Puluhan Rekanan

Dengan adanya Sunrise Mall ini, menurutnya, bisa memberikan nuansa baru dan bisa memberikan lapangan pekerjaan bagi para fresh graduate atau yang belum menemukan pekerjaan. ’’Dengan adanya mal ini, kita berharap bisa memberikan lapangan kerja baru dan pemasukan bagi masyarakat sekitar atau penduduk lokal Mojokerto,’’ tegas ibu dari 3 orang anak ini.

- Advertisement -

Karena dirinya berprinsip, dia dan keluarga ingin memajukan perekonomian di Kota kelahiran. ’’Ini merupakan visi dan misi orang tua. Yakni, ingin memajukan Kota Mojokerto dan memajukan perekonomian daerah. Khususnya, warga Mojokerto dan sekitarnya,’’ bebernya.

Selain sebagai seorang pengusaha, istri dari Hartono Utomo ini tidak lupa sebagai kodratnya sebagai seorang istri. Ia pun harus melayani suami dan anak-anaknya. Masa pandemi ini sungguh berbeda. Di lain sisi, dirinya berfikir pandemi merupakan musibah yang sangat besar. Namun, di lain sisi, untuk keluarga malah sebaliknya. Waktu bersama keluarga makin banyak. Dan, kualitas juga makin membaik. ’’’Biasanya, anak anak lebih sering menjumpai kita lalu lalang bepergian untuk urusan ini dan itulah,’’ sembari dengan wajah tersenyum.

Baca Juga :  Undian Hadiah Utama MSF, Revo Fit, Jatuh ke Tangan Warga Dawarblandong

Namun, semua ini, tidak luput dari tangan Tuhan. Sosok perempuan ini tidak lupa untuk terus selalu bersyukur. ’’Semua ini tidak terlepas dari campur tangan Tuhan,’’ terang Silvy. Selama ini, segala usaha dan yang dilakukannya disebut sebagai anugerah dari Tuhan.
Untuk itu, sejak menikah tahun 2001 silam, Silvy sudah memberikan pelayanan di sebuah gereja di kawasan Sidoarjo. ’’Awalnya saya memberikan pelayanan gereja di tempat saya ibadah,’’ paparnya.

Namun, setelah kembali ke Mojokerto, secara bertahap ia memberikan pelayanan ke gereja yang lain. ’’Pelayanan biasanya saya lakukan di gereja kecil yang ada di pelosok desa. Karena saya bisa interaksi langsung. Mulai dari Mojosari, Malang, Kediri, Tulungagung, Kandangan hingga daerah Ngawi,’’ ungkapnya.

Maka dari itu, sebagai sosok perempuan kita tidak boleh merasa berbeda dengan kemampuan seorang laki laki. ’’Jangan terbebani karena genre perempuan. Namun, sebagai perempuan kita harus bisa memberikan sesuatu yang berbeda dan saling memberikan semangat dan menyemangati,’’ pungkasnya. (dik/fen)

Artikel Terkait

Most Read

Artikel Terbaru


/