alexametrics
29.8 C
Mojokerto
Thursday, May 19, 2022

Ini Jadinya kalau Pelajar Bolos di Jam Sekolah

MOJOKERTO – Pengawasan orang tua terhadap tingkah laku buah hatinya rupanya perlu ditingkatkan. Sebab, Satpol PP Kota Mojokerto kembali menemukan sejumlah pelajar yang kedapatan membolos saat jam aktif sekolah.

Temuan tersebut saat petugas menggelar patroli rutin di sejumlah kawasan potensi kamtibmas sejak pagi hingga siang Kamis (19/10). Akibatnya, 7 pelajar diciduk dan dibawa ke kantor satpol PP. Selain diperiksa, petugas juga mendatangkan pihak sekolah dan orang tua. Ketujuh pelajar ini dihukum baris berbaris dan hormat bendera di halaman kantor satpol selama beberapa jam. Hukuman tersebut diberlakukan sebagai efek jera agar tidak mengulangi hal serupa.

Sebelumnya, petugas mendapatkan sejumlah informasi soal keresahan banyaknya pelajar bolos di saat jam kegiatan belajar mengajar (KBM). Tidak hanya bolos, antisipasi kenakalan remaja lain seperti pacaran di luar batas, minum-minuman keras hingga tawuran menjadi atensi korps penegak perda ini.

Baca Juga :  Pekerja Asing Warnai Perusahaan di Mojokerto, Pemda Geledah Dokumen

Sejumlah lokasi pun dibidik sebagai area potensial kenakalan remaja. Seperti di warung hot spot wifi, pusat game play station, dan warnet.  Hasilnya, petugas menemukan 4 remaja usia 15 hingga 18 tahun berpakaian seragam sekolah salah satu madrasah negeri di Kabupaten Mojokerto duduk santai di warung kopi di kawasan Kelurahan Surodinawan, Kecamatan Prajurit Kulon.

Setelah dimintai keterangan, ketiganya mengakui tidak masuk sekolah sejak berangkat dari rumah. Selain di warung kopi, petugas juga menyisir persewaan game play station dan menemukan 3 pelajar sedang asyik bermain game. Ketujuh pelajar tersebut kemudian digiring ke kantor satpol PP untuk diberikan pembinaan dan pendekatan.

Kasatpol PP Kota Mojokerto, Mashudi menegaskan, upaya penyisiran pelajar bolos tidak berjalan di beberapa hari saja, Tapi, setiap jam KBM berlangsung. Artinya, petugas senantiasa mengawasi dan menindak pelajar yang kedapatan membolos dimana pun lokasinya.

Baca Juga :  Diikuti Gabungan SMP Kota dan Kabupaten

Upaya tersebut sekaligus mewujudkan ketertiban masyarakat dari program wajib belajar 12 tahun yang dicanangkan lewat Perwali Nomor 17 dan Perda Nomor 3 Tahun 2013 tentang Ketenteraman dan Ketertiban Umum. ’’Patroli kita berlakukan rutin. Salah satunya penyisiran pelajar bolos, pacaran di luar batas, dan kenakalan remaja,’’ terangnya.

Petugas juga mendata sejumlah tempat yang berpotensi menjadi lokasi persembunyian pelajar bolos. Sebab, bukan tidak mungkin lokasi tersebut tidak memiliki izin keramaian dari lingkungan sekitar. Tak hanya itu, para pemilik warung, warnet, hingga game play station nantinya akan dimintai kerja sama agar ikut menjaga ketertiban, dan melaporkan jika terdapat siswa yang membolos saat jam KBM.

’’Kami juga mendata warkop wifi dan warnet apakah berizin atau tidak. Sekaligus menjaga ketenteraman dan ketertiban bagi semua lapisan masyarakat,’’ tambah Hatta Amrulloh, Kasubbag Perencanaan dan Keuangan Satpol PP.

MOJOKERTO – Pengawasan orang tua terhadap tingkah laku buah hatinya rupanya perlu ditingkatkan. Sebab, Satpol PP Kota Mojokerto kembali menemukan sejumlah pelajar yang kedapatan membolos saat jam aktif sekolah.

Temuan tersebut saat petugas menggelar patroli rutin di sejumlah kawasan potensi kamtibmas sejak pagi hingga siang Kamis (19/10). Akibatnya, 7 pelajar diciduk dan dibawa ke kantor satpol PP. Selain diperiksa, petugas juga mendatangkan pihak sekolah dan orang tua. Ketujuh pelajar ini dihukum baris berbaris dan hormat bendera di halaman kantor satpol selama beberapa jam. Hukuman tersebut diberlakukan sebagai efek jera agar tidak mengulangi hal serupa.

Sebelumnya, petugas mendapatkan sejumlah informasi soal keresahan banyaknya pelajar bolos di saat jam kegiatan belajar mengajar (KBM). Tidak hanya bolos, antisipasi kenakalan remaja lain seperti pacaran di luar batas, minum-minuman keras hingga tawuran menjadi atensi korps penegak perda ini.

Baca Juga :  Tujuh Gerai Sunrise Mall Tumbang

Sejumlah lokasi pun dibidik sebagai area potensial kenakalan remaja. Seperti di warung hot spot wifi, pusat game play station, dan warnet.  Hasilnya, petugas menemukan 4 remaja usia 15 hingga 18 tahun berpakaian seragam sekolah salah satu madrasah negeri di Kabupaten Mojokerto duduk santai di warung kopi di kawasan Kelurahan Surodinawan, Kecamatan Prajurit Kulon.

Setelah dimintai keterangan, ketiganya mengakui tidak masuk sekolah sejak berangkat dari rumah. Selain di warung kopi, petugas juga menyisir persewaan game play station dan menemukan 3 pelajar sedang asyik bermain game. Ketujuh pelajar tersebut kemudian digiring ke kantor satpol PP untuk diberikan pembinaan dan pendekatan.

Kasatpol PP Kota Mojokerto, Mashudi menegaskan, upaya penyisiran pelajar bolos tidak berjalan di beberapa hari saja, Tapi, setiap jam KBM berlangsung. Artinya, petugas senantiasa mengawasi dan menindak pelajar yang kedapatan membolos dimana pun lokasinya.

Baca Juga :  Pengerjaan Proyek Jembatan Terhambat Cuaca
- Advertisement -

Upaya tersebut sekaligus mewujudkan ketertiban masyarakat dari program wajib belajar 12 tahun yang dicanangkan lewat Perwali Nomor 17 dan Perda Nomor 3 Tahun 2013 tentang Ketenteraman dan Ketertiban Umum. ’’Patroli kita berlakukan rutin. Salah satunya penyisiran pelajar bolos, pacaran di luar batas, dan kenakalan remaja,’’ terangnya.

Petugas juga mendata sejumlah tempat yang berpotensi menjadi lokasi persembunyian pelajar bolos. Sebab, bukan tidak mungkin lokasi tersebut tidak memiliki izin keramaian dari lingkungan sekitar. Tak hanya itu, para pemilik warung, warnet, hingga game play station nantinya akan dimintai kerja sama agar ikut menjaga ketertiban, dan melaporkan jika terdapat siswa yang membolos saat jam KBM.

’’Kami juga mendata warkop wifi dan warnet apakah berizin atau tidak. Sekaligus menjaga ketenteraman dan ketertiban bagi semua lapisan masyarakat,’’ tambah Hatta Amrulloh, Kasubbag Perencanaan dan Keuangan Satpol PP.

Artikel Terkait

Most Read

Bupati Berbagi Bahagia Saat Ramadan

Honda Civic Koper, Idola di Zamannya

Debt Collector Diteriaki Maling

Artikel Terbaru


/