alexametrics
29.8 C
Mojokerto
Sunday, July 3, 2022

Jalani Operasi Caesar Tanpa Biaya Besar Berkat Program JKN

JOMBANG – Persalinan proses bedah caesar menjadi kekhawatiran bagi setiap ibu. Selain karena resikonya yang tinggi, pelayanan atas bedah caesar juga membutuhkan biaya yang besar.

Bagi kalangan masyarakat dengan tingkat ekonomi yang mumpuni, tentu biaya ini tidak menjadi masalah.

Beda halnya apabila proses bedah sesar ini harus dilalui oleh masyarakat dari kalangan ekonomi menengah ke bawah.

Pentingnya menjadi peserta program Jaminan Kesehatan Nasional (JKN) menjadi berkah bagi Fitriyanah (35). Ia harus menjalani operasi caesar tatkala usia kehamilannya lebih dari Hari Perkiraan Lahir (HPL).

“Sampai dengan HPL tidak ada tanda-tanda untuk melahirkan. Rasa khawatir keselamatan buah hati, membuat pikiran saya jadi kacau. Ditemani oleh keluarga dibawalah ke bidan. Dari hasil pemeriksaan, air ketuban berkurang dan harus dibawa ke rumah sakit,” ungkap wanita yang merupakan warga Jelakombo, kabupaten Jombang ini.

Baca Juga :  Ditertibkan Satpol PP, PKL Tuntut Solusi

Berbekal kartu JKN, Fitriyanah di bawa ke Rumah Sakit Muslimat Jombang. Ia mengaku proses administrasi yang dijalaninya sangat mudah dan merasa nyaman dengan pelayanan yang diterimanya. Dirinya melihat bahwa tenaga medis dengan cepat langsung menangani dirinya.

“Alhamdulillah, operasi caesar berjalan lancar tanpa kendala, baik ibu maupun bayinya dalam kondisi selamat dan sehat. Kamar rawat inap sesuai dengan kelas kepesertaan saya. Petugas medisnya, baik perawat, bidan juga dokternya, semuanya melayani saya dengan ramah dan tidak ada perbedaan dengan pasien umum lainnya.
Segala biaya baik tindakan operasi sesar, perawatan dan obat-obatan ditanggung sepenuhnya oleh JKN tanpa ada biaya tambahan sepeser pun,” ungkap peserta dari segmen Pekerja Penerima Upah (PPU) ini.

Baca Juga :  Lagi, Gapura Majapahitan Ambruk

Dari pengalaman yang sudah dirasakan, Fitriyanah mengajak seluruh masyarakat untuk mendaftarkan diri pada Program JKN.
Ia mengungkapkan rasa terima kasih dan harapan yang besar untuk Program JKN ini agar terus berkembang maju di masa yang akan datang. Ia juga mengimbau peserta yang menunggak untuk dapat melunasi tunggakannya agar suatu saat kalau sakit, kartu bisa langsung digunakan.

“Apresiasi kepada Pemerintah dan BPJS Kesehatan yang telah menyelenggarakan Program JKN. Semoga program ini selalu ada, karena banyak membantu masyarakat dan bisa tetap memberikan pelayanan yang terbaik bagi masyarakat,” tutupnya. (*)

JOMBANG – Persalinan proses bedah caesar menjadi kekhawatiran bagi setiap ibu. Selain karena resikonya yang tinggi, pelayanan atas bedah caesar juga membutuhkan biaya yang besar.

Bagi kalangan masyarakat dengan tingkat ekonomi yang mumpuni, tentu biaya ini tidak menjadi masalah.

Beda halnya apabila proses bedah sesar ini harus dilalui oleh masyarakat dari kalangan ekonomi menengah ke bawah.

Pentingnya menjadi peserta program Jaminan Kesehatan Nasional (JKN) menjadi berkah bagi Fitriyanah (35). Ia harus menjalani operasi caesar tatkala usia kehamilannya lebih dari Hari Perkiraan Lahir (HPL).

“Sampai dengan HPL tidak ada tanda-tanda untuk melahirkan. Rasa khawatir keselamatan buah hati, membuat pikiran saya jadi kacau. Ditemani oleh keluarga dibawalah ke bidan. Dari hasil pemeriksaan, air ketuban berkurang dan harus dibawa ke rumah sakit,” ungkap wanita yang merupakan warga Jelakombo, kabupaten Jombang ini.

Baca Juga :  Tak Gusar Jalani Bedah Sesar Demi Si Kembar

Berbekal kartu JKN, Fitriyanah di bawa ke Rumah Sakit Muslimat Jombang. Ia mengaku proses administrasi yang dijalaninya sangat mudah dan merasa nyaman dengan pelayanan yang diterimanya. Dirinya melihat bahwa tenaga medis dengan cepat langsung menangani dirinya.

- Advertisement -

“Alhamdulillah, operasi caesar berjalan lancar tanpa kendala, baik ibu maupun bayinya dalam kondisi selamat dan sehat. Kamar rawat inap sesuai dengan kelas kepesertaan saya. Petugas medisnya, baik perawat, bidan juga dokternya, semuanya melayani saya dengan ramah dan tidak ada perbedaan dengan pasien umum lainnya.
Segala biaya baik tindakan operasi sesar, perawatan dan obat-obatan ditanggung sepenuhnya oleh JKN tanpa ada biaya tambahan sepeser pun,” ungkap peserta dari segmen Pekerja Penerima Upah (PPU) ini.

Baca Juga :  Perbarui Data Pakai PANDAWA, Instiadi Akui Mudah dan Praktis

Dari pengalaman yang sudah dirasakan, Fitriyanah mengajak seluruh masyarakat untuk mendaftarkan diri pada Program JKN.
Ia mengungkapkan rasa terima kasih dan harapan yang besar untuk Program JKN ini agar terus berkembang maju di masa yang akan datang. Ia juga mengimbau peserta yang menunggak untuk dapat melunasi tunggakannya agar suatu saat kalau sakit, kartu bisa langsung digunakan.

“Apresiasi kepada Pemerintah dan BPJS Kesehatan yang telah menyelenggarakan Program JKN. Semoga program ini selalu ada, karena banyak membantu masyarakat dan bisa tetap memberikan pelayanan yang terbaik bagi masyarakat,” tutupnya. (*)

Artikel Terkait

Most Read

Artikel Terbaru

/