alexametrics
30.8 C
Mojokerto
Saturday, May 28, 2022

Gandeng MBI-YBL Tanam 20.000 Pohon Bambu

Kodim 0815/Mojokerto Bersama Forkopimda dan Perhutani

KODIM 0815/Mojokerto bersama Forkopimda Kabupaten Mojokerto dan Perhutani menggandeng PT. Multi Bintang Indonesia (MBI) dan Yayasan Bambu Lestari (YBL) melaksanakan penghijauan dengan menanam 20.000 bibit pohon bambu di kawasan Hutan Sumber Air (Belik) Nogo, Dusun Paras Desa Kembangbelor, Kecamatan Pacet, Kabupaten Mojokerto, Sabtu (19/3).

Dandim 0815/Mojokerto Letkol Inf Beni Asman, S. Sos, M.H, saat memimpin apel bersama Bupati Mojokerto yang diwakili Sekdakab Mojokerto Drs. Teguh Gunarko, M.Si dan Kapolres Mojokerto yang diwakili Kabag SDM Kompol Tri Sujoko, menegaskan, kegiatan reboisasi berupa penanaman bibit pohon bambu merupakan bentuk kecintaan dan kepedulian kita terhadap bumi dimana tempat hidup. Karena secara umum kita ingin hidup damai dimuka bumi ini. ’’Penghijauan yang kita laksanakan ini sangat banyak manfaatnya bagi kehidupan kita dan anak cucu kita, terutama penanaman pohon bambu,’’ ujarnya.

Karena, lanjutnya, bambu mempunyai nilai historis yang sangat tinggi bagi bangsa Indonesia, Kemerdekaan Bangsa Indonesia diperjuangkan dengan sebilah bambu yang disebut Bambu Runcing. Bukan hanya itu, sambungnya, keselarasan tanaman bambu dengan masyarakat Indonesia terutama masyarakat Jawa sangat erat sekali, dari lahir selamatan dan puji pujian menggunakan bambu, perabotan rumah tangga juga menggunakan bambu.

Baca Juga :  Kodim 0815 Mojokerto Terima Kunjungan Taruna Akademi Militer

Pihaknya menuturkan, di Indonesia memiliki 122 jenis bambu dan 84 endemik yang tersebar di Nusantara memiliki manfaat keperuntukan dan fungsinya sebagai penyimpan air, penahan longsor, peredam angin dan banyak lagi fungsi bambu bagi kehidupan manusia.

Dikatakan pula, dalam perkembangannya bambu di dunia menjadi bahan pengganti dari kayu pohon. Karena bambu memiliki daya elastisitas yang tidak dimiliki kayu. Ditegaskannya, dengan menanam 20.000 bibit pohon bambu diharapkan akan tercipta restorasi ekonomi, dan restorasi ekologi di Kabupaten Mojokerto umumnya dan di wilayah hulu khususnya yaitu gugusan pegunungan Arjuno, Welirang dan Daerah Aliran Sungai (DAS) Brantas.

’’Oleh karena itu, saya mengajak semua pihak untuk bersungguh- sungguh dan senantiasa menggalakan penghijauan dilingkungan kita ini karena bumi yang kita tempati ini bukan merupakan warisan dari nenek moyang melainkan titipan dari anak cucu kita yang harus kita jaga dan lestarikan,’’ ujarnya seraya mengajak seluruh pihak yang hadir.

Pada penutupnya, Letkol Beni menegaskan, kegiatan penghijauan merupakan program unggulan Kodim 0815/Mojokerto. Penanaman bambu hari ini bersama Forkopimda-Perhutani dengan menggandeng MBI dan Yayasan Bambu Lestari di kawasan Pacet. Selain untuk keseimbangan alam dan ekosistem, mencegah bencana alam tanah longsor dan banjir bandang, juga untuk kelestarian lingkungan. ’’Terima kasih kepada Forkopimda, Perhutani, PT. MBI, Yayasan Bambu Lestari, Forpimka Pacet, Kades, Pegiat Lingkungan dan semua pihak sehingga kegiatan penghijauan hari ini terlaksana dengan baik,’’ tutupnya.

Baca Juga :  Gelar Lomba Tari Kreasi Perjuangan

Pantauan di lapangan, usai apel Dandim 0815 bersama Forkopimda, Ketua DPRD yang diwakili Rindahwati, S.Kep,Ns,M.M, ADM Perhutani KPH Pasuruan Ahmad Agus Fadoli dan Sustainability Manager MBI, Fainta Negoro, melakukan penanaman bibit pohon bambu diarea Belik Nogo, diikuti Kalak BPBD dan Ka Dinas PUPR Kabupaten Mojokerto, Forpimka dan Asper Pacet, Para Danramil dan Perwira Staf Kodim 0815/Mojokerto, Perwira Polres Mojokerto, Officer Program Yayasan Bambu Lestari Fadila Rama Dipa dan Sahlan Junaedi.

Kegiatan penanaman bibit pohon bambu ini, sedikitnya melibatkan 350 orang terdiri dari Personel TNI-Polri dari Kodim 0815 dan Polres Mojokerto, Relawan Welirang, Mahasiswa Ubara, Pramuka, Pelajar SMPN 3 Pacet dan Siswa Siswi SDN Kembangbelor dan SDN Nogosari.

Sekedar informasi, kegiatan penanaman puluhan ribu bibit pohon bambu ini merupakan rangkaian kegiatan Ruwat Agung Tirto Amerto Ngunduh Patirtan Tahun 2022 yang bertema ’’Tradisi untuk Air Bumi Subur Demi Generasi Makmur’’. (ori/fen)

Kodim 0815/Mojokerto Bersama Forkopimda dan Perhutani

KODIM 0815/Mojokerto bersama Forkopimda Kabupaten Mojokerto dan Perhutani menggandeng PT. Multi Bintang Indonesia (MBI) dan Yayasan Bambu Lestari (YBL) melaksanakan penghijauan dengan menanam 20.000 bibit pohon bambu di kawasan Hutan Sumber Air (Belik) Nogo, Dusun Paras Desa Kembangbelor, Kecamatan Pacet, Kabupaten Mojokerto, Sabtu (19/3).

Dandim 0815/Mojokerto Letkol Inf Beni Asman, S. Sos, M.H, saat memimpin apel bersama Bupati Mojokerto yang diwakili Sekdakab Mojokerto Drs. Teguh Gunarko, M.Si dan Kapolres Mojokerto yang diwakili Kabag SDM Kompol Tri Sujoko, menegaskan, kegiatan reboisasi berupa penanaman bibit pohon bambu merupakan bentuk kecintaan dan kepedulian kita terhadap bumi dimana tempat hidup. Karena secara umum kita ingin hidup damai dimuka bumi ini. ’’Penghijauan yang kita laksanakan ini sangat banyak manfaatnya bagi kehidupan kita dan anak cucu kita, terutama penanaman pohon bambu,’’ ujarnya.

Karena, lanjutnya, bambu mempunyai nilai historis yang sangat tinggi bagi bangsa Indonesia, Kemerdekaan Bangsa Indonesia diperjuangkan dengan sebilah bambu yang disebut Bambu Runcing. Bukan hanya itu, sambungnya, keselarasan tanaman bambu dengan masyarakat Indonesia terutama masyarakat Jawa sangat erat sekali, dari lahir selamatan dan puji pujian menggunakan bambu, perabotan rumah tangga juga menggunakan bambu.

Baca Juga :  Serbuan Vaksinasi Kodim 0815 Sasar 2000 Orang

Pihaknya menuturkan, di Indonesia memiliki 122 jenis bambu dan 84 endemik yang tersebar di Nusantara memiliki manfaat keperuntukan dan fungsinya sebagai penyimpan air, penahan longsor, peredam angin dan banyak lagi fungsi bambu bagi kehidupan manusia.

Dikatakan pula, dalam perkembangannya bambu di dunia menjadi bahan pengganti dari kayu pohon. Karena bambu memiliki daya elastisitas yang tidak dimiliki kayu. Ditegaskannya, dengan menanam 20.000 bibit pohon bambu diharapkan akan tercipta restorasi ekonomi, dan restorasi ekologi di Kabupaten Mojokerto umumnya dan di wilayah hulu khususnya yaitu gugusan pegunungan Arjuno, Welirang dan Daerah Aliran Sungai (DAS) Brantas.

- Advertisement -

’’Oleh karena itu, saya mengajak semua pihak untuk bersungguh- sungguh dan senantiasa menggalakan penghijauan dilingkungan kita ini karena bumi yang kita tempati ini bukan merupakan warisan dari nenek moyang melainkan titipan dari anak cucu kita yang harus kita jaga dan lestarikan,’’ ujarnya seraya mengajak seluruh pihak yang hadir.

Pada penutupnya, Letkol Beni menegaskan, kegiatan penghijauan merupakan program unggulan Kodim 0815/Mojokerto. Penanaman bambu hari ini bersama Forkopimda-Perhutani dengan menggandeng MBI dan Yayasan Bambu Lestari di kawasan Pacet. Selain untuk keseimbangan alam dan ekosistem, mencegah bencana alam tanah longsor dan banjir bandang, juga untuk kelestarian lingkungan. ’’Terima kasih kepada Forkopimda, Perhutani, PT. MBI, Yayasan Bambu Lestari, Forpimka Pacet, Kades, Pegiat Lingkungan dan semua pihak sehingga kegiatan penghijauan hari ini terlaksana dengan baik,’’ tutupnya.

Baca Juga :  Gelar Lomba Tari Kreasi Perjuangan

Pantauan di lapangan, usai apel Dandim 0815 bersama Forkopimda, Ketua DPRD yang diwakili Rindahwati, S.Kep,Ns,M.M, ADM Perhutani KPH Pasuruan Ahmad Agus Fadoli dan Sustainability Manager MBI, Fainta Negoro, melakukan penanaman bibit pohon bambu diarea Belik Nogo, diikuti Kalak BPBD dan Ka Dinas PUPR Kabupaten Mojokerto, Forpimka dan Asper Pacet, Para Danramil dan Perwira Staf Kodim 0815/Mojokerto, Perwira Polres Mojokerto, Officer Program Yayasan Bambu Lestari Fadila Rama Dipa dan Sahlan Junaedi.

Kegiatan penanaman bibit pohon bambu ini, sedikitnya melibatkan 350 orang terdiri dari Personel TNI-Polri dari Kodim 0815 dan Polres Mojokerto, Relawan Welirang, Mahasiswa Ubara, Pramuka, Pelajar SMPN 3 Pacet dan Siswa Siswi SDN Kembangbelor dan SDN Nogosari.

Sekedar informasi, kegiatan penanaman puluhan ribu bibit pohon bambu ini merupakan rangkaian kegiatan Ruwat Agung Tirto Amerto Ngunduh Patirtan Tahun 2022 yang bertema ’’Tradisi untuk Air Bumi Subur Demi Generasi Makmur’’. (ori/fen)

Artikel Terkait

Most Read

Artikel Terbaru


/