alexametrics
24.8 C
Mojokerto
Saturday, May 28, 2022

Bupati Kukuhkan 101 Kepala Sekolah

BUPATI Mojokerto Ikfina Fahmawati mengukuhkan 101 kepala sekolah lingkup Dinas Pendidikan Kabupaten Mojokerto pada Rabu (19/1) di Pendopo Graha Maja Tama Mojokerto. Adapun ratusan kepala sekolah yang dikukuhkan Bupati tersebut terdiri dari 6 kepala TK, 87 kepala SD, dan 8 kepala SMPN.

Turut hadir dalam kesempatan tersebut Wakil Bupati Muhammad Al Barraa serta Sekretaris Daerah Teguh Gunarko, Komisi 4 DPRD Kabupaten Mojokerto, Kepala Dinas Pendidikan dan OPD di lingkungan Pemkab Mojokerto.

Dalam sambutannya Bupati Ikfina menyampaikan, selamat kepada kepala sekolah yang baru saja dikukuhkan. Pihaknya berpesan setelah dikukuhkan, kepala sekolah dapat menjalankan amanat untuk mengelola satuan pendidikan dengan baik serta  memiliki integritas komitmen dan profesional dan dapat segera melaksanakan inovasi dan kreativitas. Karena untuk menjadi kepala sekolah bukanlah hal mudah.

Pihaknya menuturkan, menjadi kepala sekolah harus menjalani proses yang panjang melalui seleksi uji kompetensi, diklat, magang, dan sertifikasi. ’’Saya yakin bapak ibu yang dikukuhkan hari ini memiliki kemampun yang lebih, baik dari sisi teknis maupun manajerial. Itu untuk membawa dunia pendidikan yang lebih baik lagi. Karena telah melewati proses yang panjang yang nantinya bisa meningkatkan mutu pendidikan,’’ kata Bupati.

Baca Juga :  Niki Yotro Kulo Tigang Riyal, Tumbas Bayem Kaleh Riyal

Menyinggung tugas dan dunia pendidikan saat ini, Bupati berharap kepala sekolah mampu menciptakan, mendorong, membimbing, dan membina guru lebih kreatif dan inovatif mewujudkan pendidikan yang berkualitas dan menyenangkan bagi siswa. Terlebih, di era pandemi seperti saat ini.

Bupati berharap kepala sekoah tidak mengedepankan berbasis kekurangan dalam memimpin sekolah. Karena segala sesuatu akan berfikir tentang kekurangan atau hal-hal yang negatif saja, dan pendekatan berbasis aset. ’’Sesesorang yang sukses karena memiliki kelebihan bukan karena kekurangan. Seorang pelari menjadi pelari handal karena memiliki kekuatan kakinya bukan suaranya yang bagus,’’ ujarnya.

Kepala sekolah harus mempu meningatkan mutu pendidikan di satuan pendidikan masing masing. Selain itu, mereka juga harus memastikan pembelajaran berjalan dengan efektif dan optimal. Serta, memotivasi semua guru agar melaksanakan tupoksi sebagaimana mestinya dan mengajak untuk keluar dari zona nyaman. ’’Kepala sekolah harus mampu menciptakan branding sekolah yang akan menjadi ciri khas sekolah itu,’’ tambahnya.

Baca Juga :  Wisata Lumpuh, Target PAD Terjun Bebas

Ikfina menambahkan Kabupaten Mojokerto ditunjuk Kementrian Pendidikan, Kebudayaan, dan Ristekdikti menjadi sekolah pengerak. Karena itu, Bupati turut berharap kepala sekolah yang dikukuhkan bisa mengikuti seleksi kepala sekolah penggerak. Karena ke depan seleksi kepala sekolah akan diseleksi melalui guru penggerak. ’’Karena hanya guru dan kepala sekolah yang berkompeten dan komitmen dan mau bekerja keras untuk bangsa dan negara yang layak menjadi influencer di satuan pendidikan masing masing dan diberi kesempatan untuk memimpin satuan pendidikan,’’ pungkasnya. (bas/fen)

BUPATI Mojokerto Ikfina Fahmawati mengukuhkan 101 kepala sekolah lingkup Dinas Pendidikan Kabupaten Mojokerto pada Rabu (19/1) di Pendopo Graha Maja Tama Mojokerto. Adapun ratusan kepala sekolah yang dikukuhkan Bupati tersebut terdiri dari 6 kepala TK, 87 kepala SD, dan 8 kepala SMPN.

Turut hadir dalam kesempatan tersebut Wakil Bupati Muhammad Al Barraa serta Sekretaris Daerah Teguh Gunarko, Komisi 4 DPRD Kabupaten Mojokerto, Kepala Dinas Pendidikan dan OPD di lingkungan Pemkab Mojokerto.

Dalam sambutannya Bupati Ikfina menyampaikan, selamat kepada kepala sekolah yang baru saja dikukuhkan. Pihaknya berpesan setelah dikukuhkan, kepala sekolah dapat menjalankan amanat untuk mengelola satuan pendidikan dengan baik serta  memiliki integritas komitmen dan profesional dan dapat segera melaksanakan inovasi dan kreativitas. Karena untuk menjadi kepala sekolah bukanlah hal mudah.

Pihaknya menuturkan, menjadi kepala sekolah harus menjalani proses yang panjang melalui seleksi uji kompetensi, diklat, magang, dan sertifikasi. ’’Saya yakin bapak ibu yang dikukuhkan hari ini memiliki kemampun yang lebih, baik dari sisi teknis maupun manajerial. Itu untuk membawa dunia pendidikan yang lebih baik lagi. Karena telah melewati proses yang panjang yang nantinya bisa meningkatkan mutu pendidikan,’’ kata Bupati.

Baca Juga :  Banyak Pengantin tanpa Buku Nikah

Menyinggung tugas dan dunia pendidikan saat ini, Bupati berharap kepala sekolah mampu menciptakan, mendorong, membimbing, dan membina guru lebih kreatif dan inovatif mewujudkan pendidikan yang berkualitas dan menyenangkan bagi siswa. Terlebih, di era pandemi seperti saat ini.

Bupati berharap kepala sekoah tidak mengedepankan berbasis kekurangan dalam memimpin sekolah. Karena segala sesuatu akan berfikir tentang kekurangan atau hal-hal yang negatif saja, dan pendekatan berbasis aset. ’’Sesesorang yang sukses karena memiliki kelebihan bukan karena kekurangan. Seorang pelari menjadi pelari handal karena memiliki kekuatan kakinya bukan suaranya yang bagus,’’ ujarnya.

- Advertisement -

Kepala sekolah harus mempu meningatkan mutu pendidikan di satuan pendidikan masing masing. Selain itu, mereka juga harus memastikan pembelajaran berjalan dengan efektif dan optimal. Serta, memotivasi semua guru agar melaksanakan tupoksi sebagaimana mestinya dan mengajak untuk keluar dari zona nyaman. ’’Kepala sekolah harus mampu menciptakan branding sekolah yang akan menjadi ciri khas sekolah itu,’’ tambahnya.

Baca Juga :  Capai 700 Real, KBIH Diminta Harus Amanah

Ikfina menambahkan Kabupaten Mojokerto ditunjuk Kementrian Pendidikan, Kebudayaan, dan Ristekdikti menjadi sekolah pengerak. Karena itu, Bupati turut berharap kepala sekolah yang dikukuhkan bisa mengikuti seleksi kepala sekolah penggerak. Karena ke depan seleksi kepala sekolah akan diseleksi melalui guru penggerak. ’’Karena hanya guru dan kepala sekolah yang berkompeten dan komitmen dan mau bekerja keras untuk bangsa dan negara yang layak menjadi influencer di satuan pendidikan masing masing dan diberi kesempatan untuk memimpin satuan pendidikan,’’ pungkasnya. (bas/fen)

Artikel Terkait

Most Read

Artikel Terbaru


/