alexametrics
24.6 C
Mojokerto
Tuesday, May 17, 2022

Ning Ita Sumbang Hewan Kurban dan Kursi Roda

KOTA, Jawa Pos Radar Mojokerto – Wali Kota Ika Puspitasari mengapresiasi gotong royong warga di Lingkungan Balongrawe, Kelurahan Gunung Gedangan, Kecamatan Magersari, Kota Mojokerto. Itu setelah berdirinya Musala Shirotol Mukminin di lingkungan tersebut. Tak hanya meresmikan, orang nomor satu di Pemkot Mojokerto ini juga turut mentasyarufkan tiga ekor hewan kurban kepada warga dan satu kursi roda bekerja sama Badan Amil Zakat Nasional (Baznas) kepada lansia yang hidup sendiri.

Ning Ita berjanji akan mengupayakan agar musala tersebut bisa mendapatkan sertifikat. Turut didampingi oleh Ketua Basnaz Kota Mojokerto, Kepala Dinas Sosial dan Perlindungan Anak, dan Ketua Ta’mir musala, Ning Ita mengawali persemian dengan menandatngani prasasti. ’’Kami akan mengupayakan rumah ibadah termasuk musala Shirotol Mukminin segera mendapatkan sertifikat. Akan kami bantu,’’ imbuhnya.

Baca Juga :  Ajinomoto Serahkan Bantuan Beras 15 Ton, Hasil Donasi Karyawan

Sehingga, ke depannya jika ada bantuan dari pemerintah maka bisa dialokasikan melalui APBD. Ning Ita merasa takjub dengan keguyuban dan gotong royong warga Lingkungan Balongrawe. Lingkungan yang dulunya merupakan pemakaman China itu warganya luar biasa dan membangun sebuah tempat ibadah yang cukup megah. ’’Meskipun mereka ada di lingkungan ekonomi menengah ke bawah, tapi mereka mempunyai kepedulian dan kegotongroyongan yang sangat kuat. Sehingga, mereka menyumbangkan sebagian hartanya untuk membangun dan mewujudkan musala ini,’’ jelasnya.

Tak lupa, Ning Ita berpesan agar semua warga bisa memanfaatkan sebagaimana mestinya musala tersebut. Terlebih di masa pandemi Covid-19 ini, semua pihak harus terus berikhtiar dan berdoa agar wabah yang melanda segera berakhir. ’’Selain tetap menerapkan protokol kesehatan (prokes) 5M yang sangat ketat. Kita juga harus berdoa agar pandemi ini segera berakhir. Tolong, megahnya rumah ibadah bisa membuat warganya semakin rajin untuk salat,’’ harapnya.

Baca Juga :  Petani Cabai Tekor

Ning Ita menyatakan, hingga kini masih terus melakukan sosialisasi agar masyarakat khususnya anak-anak patuh prokes. Seperti kebiasaan memakai masker. Apalagi, dia menyebut, kurang lebih ada 400 warga Kota Mojokerto yang melakukan isolasi di rumah sakit, rusunawa, balai diklat, isolasi mandiri (isoman) di rumahnya akibat terpapar Covid-19. Bahkan, Ning Ita juga memberikan hadiah setiap kali bertemu dengan anak-anak yang pakai masker karena mereka mematuhi prokes di Lingkungan Balongrawe tersebut. ’’Anak-anak yang patuh prokes terima kasih sudah memakai masker. Kalian semuanya jaga kesehatan karena dalam situasi Pandemi Covid-19,’’ pungkasnya. (oce)

KOTA, Jawa Pos Radar Mojokerto – Wali Kota Ika Puspitasari mengapresiasi gotong royong warga di Lingkungan Balongrawe, Kelurahan Gunung Gedangan, Kecamatan Magersari, Kota Mojokerto. Itu setelah berdirinya Musala Shirotol Mukminin di lingkungan tersebut. Tak hanya meresmikan, orang nomor satu di Pemkot Mojokerto ini juga turut mentasyarufkan tiga ekor hewan kurban kepada warga dan satu kursi roda bekerja sama Badan Amil Zakat Nasional (Baznas) kepada lansia yang hidup sendiri.

Ning Ita berjanji akan mengupayakan agar musala tersebut bisa mendapatkan sertifikat. Turut didampingi oleh Ketua Basnaz Kota Mojokerto, Kepala Dinas Sosial dan Perlindungan Anak, dan Ketua Ta’mir musala, Ning Ita mengawali persemian dengan menandatngani prasasti. ’’Kami akan mengupayakan rumah ibadah termasuk musala Shirotol Mukminin segera mendapatkan sertifikat. Akan kami bantu,’’ imbuhnya.

Baca Juga :  Dorong OPD Genjot Serapan Anggaran

Sehingga, ke depannya jika ada bantuan dari pemerintah maka bisa dialokasikan melalui APBD. Ning Ita merasa takjub dengan keguyuban dan gotong royong warga Lingkungan Balongrawe. Lingkungan yang dulunya merupakan pemakaman China itu warganya luar biasa dan membangun sebuah tempat ibadah yang cukup megah. ’’Meskipun mereka ada di lingkungan ekonomi menengah ke bawah, tapi mereka mempunyai kepedulian dan kegotongroyongan yang sangat kuat. Sehingga, mereka menyumbangkan sebagian hartanya untuk membangun dan mewujudkan musala ini,’’ jelasnya.

Tak lupa, Ning Ita berpesan agar semua warga bisa memanfaatkan sebagaimana mestinya musala tersebut. Terlebih di masa pandemi Covid-19 ini, semua pihak harus terus berikhtiar dan berdoa agar wabah yang melanda segera berakhir. ’’Selain tetap menerapkan protokol kesehatan (prokes) 5M yang sangat ketat. Kita juga harus berdoa agar pandemi ini segera berakhir. Tolong, megahnya rumah ibadah bisa membuat warganya semakin rajin untuk salat,’’ harapnya.

Baca Juga :  Petani Cabai Tekor

Ning Ita menyatakan, hingga kini masih terus melakukan sosialisasi agar masyarakat khususnya anak-anak patuh prokes. Seperti kebiasaan memakai masker. Apalagi, dia menyebut, kurang lebih ada 400 warga Kota Mojokerto yang melakukan isolasi di rumah sakit, rusunawa, balai diklat, isolasi mandiri (isoman) di rumahnya akibat terpapar Covid-19. Bahkan, Ning Ita juga memberikan hadiah setiap kali bertemu dengan anak-anak yang pakai masker karena mereka mematuhi prokes di Lingkungan Balongrawe tersebut. ’’Anak-anak yang patuh prokes terima kasih sudah memakai masker. Kalian semuanya jaga kesehatan karena dalam situasi Pandemi Covid-19,’’ pungkasnya. (oce)

Artikel Terkait

Most Read

Artikel Terbaru

/