alexametrics
27.8 C
Mojokerto
Thursday, May 26, 2022

Honda Civic Koper, Idola di Zamannya

Mobil berusia tua bukan impian sebagian orang. Namun, kendaraan yang sudah berumur ini tetap menjadi primadona para pencinta mobil klasik. Seperti, Honda Civic Deluxe. Populer dengan sebutan Civic Koper, kendaraan ini lahir di awal tahun 1970-an dan menjadi idola di zamannya. Selain berukuran minimalis, kendaraan ini juga gesit dan irit.

Adalah Eko Budianto. Pemilik Civic Deluxe tahun 1976 ini mengaku masih nyaman menunggangi kendaraan itu. ’’Pertama kali ada matic, jenis kendaraan ini. Tidak ada yang lain,’’ ungkapnya. Baginya, Civic di era itu menyimpan sejarah otomotif. Mobil inilah yang menjadi cikal bakal kendaraan yang lebih modern.

Pria 40 tahun asal Ngegot, Kedunggede, Kecamatan Dlanggu, ini menambahkan, meski berusia senja, namun kendaraan ini sangat mudah dalam perawatannya. Karena, spare part yang tertanam di kendaraannya cukup compatible dengan kendaraan lain.

Baca Juga :  Panitia Serahkan Polemik Pilkades ke Wabup

Seperti kerusakan karburator yang pernah dialaminya. Eko menceritakan, karburator kendaraannya yang tengah rusak tak lagi bisa diperbaiki karena termakan usia. ’’Akhirnya, saya ganti dengan karburatornya Kijang. Dan bisa dipakai normal lagi,’’ kata pria yang akrab disapa Eko Belang ini.

Pun demikian dengan kerusakan spare part yang lain. Eko menuturkan, ia dan sejumlah pencinta mobil klasik tak pernah dipusingkan dengan gangguan spare part. ’’Kalau tidak bisa kanibal, biasanya bisa inden. Toko-toko masih banyak yang jual,’’ imbuhnya.

Kenyamanan kendaraan ini terbukti dengan kesibukan sang empunya. Meski sudah tua, Eko kerap melaju ke berbagai kota untuk bertemu dengan anggota komunitas retronya. Seperti acara di Banyuwangi, hingga Grobogan, Jawa Tengah. ’’Dan, tidak pernah rewel. Lancar-lancar saja,’’ katanya.

Baca Juga :  PKL Pasar Ramadan Diminta Boyongan

Bagi Eko, merawat kendaraan sama saja dengan merawat diri. Harus dilakukan tune up secara rutin agar kerusakan-kerusakan kecil di kendaraan tak merambah part yang lain. Sehingga, saat digunakan, tetap melaju dengan nyaman.

Perlu diketahui, Civic Koper diproduksi tahun 1972-1979. Generasi pertama Civic ini menggunakan mesin berkapasitas 1.169 cc, 4 silinder dengan pendingin air serta dilengkapi dengan rem cakram di bagian depan. Mobil ini memiliki konsumsi bahan bakar yang cukup irit, sehingga disukai semua kalangan. Fitur mobil ini lumayan lengkap di zamannya. Rem depan sudah disc brake dan sudah dilengkapi dengan AC di dalam kabinnya untuk kenyamanan. (ron/abi)

Mobil berusia tua bukan impian sebagian orang. Namun, kendaraan yang sudah berumur ini tetap menjadi primadona para pencinta mobil klasik. Seperti, Honda Civic Deluxe. Populer dengan sebutan Civic Koper, kendaraan ini lahir di awal tahun 1970-an dan menjadi idola di zamannya. Selain berukuran minimalis, kendaraan ini juga gesit dan irit.

Adalah Eko Budianto. Pemilik Civic Deluxe tahun 1976 ini mengaku masih nyaman menunggangi kendaraan itu. ’’Pertama kali ada matic, jenis kendaraan ini. Tidak ada yang lain,’’ ungkapnya. Baginya, Civic di era itu menyimpan sejarah otomotif. Mobil inilah yang menjadi cikal bakal kendaraan yang lebih modern.

Pria 40 tahun asal Ngegot, Kedunggede, Kecamatan Dlanggu, ini menambahkan, meski berusia senja, namun kendaraan ini sangat mudah dalam perawatannya. Karena, spare part yang tertanam di kendaraannya cukup compatible dengan kendaraan lain.

Baca Juga :  PKL Pasar Ramadan Diminta Boyongan

Seperti kerusakan karburator yang pernah dialaminya. Eko menceritakan, karburator kendaraannya yang tengah rusak tak lagi bisa diperbaiki karena termakan usia. ’’Akhirnya, saya ganti dengan karburatornya Kijang. Dan bisa dipakai normal lagi,’’ kata pria yang akrab disapa Eko Belang ini.

Pun demikian dengan kerusakan spare part yang lain. Eko menuturkan, ia dan sejumlah pencinta mobil klasik tak pernah dipusingkan dengan gangguan spare part. ’’Kalau tidak bisa kanibal, biasanya bisa inden. Toko-toko masih banyak yang jual,’’ imbuhnya.

Kenyamanan kendaraan ini terbukti dengan kesibukan sang empunya. Meski sudah tua, Eko kerap melaju ke berbagai kota untuk bertemu dengan anggota komunitas retronya. Seperti acara di Banyuwangi, hingga Grobogan, Jawa Tengah. ’’Dan, tidak pernah rewel. Lancar-lancar saja,’’ katanya.

Baca Juga :  Sabtu Berseri sebagai Daya Dukung Gemari Hidup Bersih dan Sehat
- Advertisement -

Bagi Eko, merawat kendaraan sama saja dengan merawat diri. Harus dilakukan tune up secara rutin agar kerusakan-kerusakan kecil di kendaraan tak merambah part yang lain. Sehingga, saat digunakan, tetap melaju dengan nyaman.

Perlu diketahui, Civic Koper diproduksi tahun 1972-1979. Generasi pertama Civic ini menggunakan mesin berkapasitas 1.169 cc, 4 silinder dengan pendingin air serta dilengkapi dengan rem cakram di bagian depan. Mobil ini memiliki konsumsi bahan bakar yang cukup irit, sehingga disukai semua kalangan. Fitur mobil ini lumayan lengkap di zamannya. Rem depan sudah disc brake dan sudah dilengkapi dengan AC di dalam kabinnya untuk kenyamanan. (ron/abi)

Artikel Terkait

Most Read

Artikel Terbaru


/