alexametrics
24.8 C
Mojokerto
Saturday, May 28, 2022

4.783 Pelajar Sudah Divaksinasi

Dinas Kesehatan, Pengendalian Penduduk, dan Keluarga Berencana (Dinkes P2KB) Kota Mojokerto menggeber vaksinasi pelajar. Langkah ini bertujuan membentuk kekebalan kelompok pasca bertambahnya varian baru Covid-19 di berbagai daerah.

Kabid Pengendalian dan Pencegahan Penyakit (P2P) Dinkes P2KB Kota Mojokerto dr Lily Nurlaily menuturkan, Kota Mojokerto menjadi pelaksana vaksinasi anak perdana di Jawa Timur. Tercatat, 21 ribu anak dijatah mendapatkan vaksinasi Covid-19. Terdiri dari pelajar usia SMP dan SMA.

Sejak 7 Juli lalu, capaian vaksinasi anak-anak ini berlangsung hingga Sabtu (17/7). Dan sukses menyuntik vaksin sebanyak 4.783 orang atau sekitar 22,8 persen dari sasaran.

Pelaksanaan vaksin ini dilakukan di masing-masing sekolah asal atau di faskes terdekat dengan lembaga mereka. Lily menambahkan, anak-anak termasuk dalam golongan proritas vaksinasi saat ini. Alasannya, mereka merupakan kelompok paling rentan dalam penularan.

Baca Juga :  Vaksin Tiba, Nakes-Forkopimda jadi Sasaran Pertama

Selain itu, pelaksanaan imunisasi masal ini juga dilakukan untuk mempercepat rencana pembelajaran tatap muka dengan aman. Sehingga, para orangtua nantinya tak khawatir lagi dengan pembelajaran di sekolah selama pandemi. ”Dengan pelaksanaan vaksinasi tersebut mereka akan mendapatkan kekebalan atau terbentuk herd immunity. Mereka adalah generasi muda, calon pemimpin di masa depan sehingga mereka harus kita jaga dan kita lindungi,” papar dia.

Sementara itu, cakupan vaksinasi di Kota Mojokerto sendiri hingga kini menempati peringkat pertama se-Jawa Timur. Dengan rincian, 82.101 jiwa untuk pelaksanaan vaksin dosis pertama. Atau telah menyentuh sekitar 80,85 persen dari jumlah sasaran. Sedangkan untuk dosis kedua hingga kini sudah mencapai sebanyak 21.949 jiwa atau 21,61 persen dari jumlah keseluruhan. (oce)

Baca Juga :  Pasien Meninggal Bukan karena Virus Korona

Dinas Kesehatan, Pengendalian Penduduk, dan Keluarga Berencana (Dinkes P2KB) Kota Mojokerto menggeber vaksinasi pelajar. Langkah ini bertujuan membentuk kekebalan kelompok pasca bertambahnya varian baru Covid-19 di berbagai daerah.

Kabid Pengendalian dan Pencegahan Penyakit (P2P) Dinkes P2KB Kota Mojokerto dr Lily Nurlaily menuturkan, Kota Mojokerto menjadi pelaksana vaksinasi anak perdana di Jawa Timur. Tercatat, 21 ribu anak dijatah mendapatkan vaksinasi Covid-19. Terdiri dari pelajar usia SMP dan SMA.

Sejak 7 Juli lalu, capaian vaksinasi anak-anak ini berlangsung hingga Sabtu (17/7). Dan sukses menyuntik vaksin sebanyak 4.783 orang atau sekitar 22,8 persen dari sasaran.

Pelaksanaan vaksin ini dilakukan di masing-masing sekolah asal atau di faskes terdekat dengan lembaga mereka. Lily menambahkan, anak-anak termasuk dalam golongan proritas vaksinasi saat ini. Alasannya, mereka merupakan kelompok paling rentan dalam penularan.

Baca Juga :  Vaksin Tiba, Nakes-Forkopimda jadi Sasaran Pertama

Selain itu, pelaksanaan imunisasi masal ini juga dilakukan untuk mempercepat rencana pembelajaran tatap muka dengan aman. Sehingga, para orangtua nantinya tak khawatir lagi dengan pembelajaran di sekolah selama pandemi. ”Dengan pelaksanaan vaksinasi tersebut mereka akan mendapatkan kekebalan atau terbentuk herd immunity. Mereka adalah generasi muda, calon pemimpin di masa depan sehingga mereka harus kita jaga dan kita lindungi,” papar dia.

Sementara itu, cakupan vaksinasi di Kota Mojokerto sendiri hingga kini menempati peringkat pertama se-Jawa Timur. Dengan rincian, 82.101 jiwa untuk pelaksanaan vaksin dosis pertama. Atau telah menyentuh sekitar 80,85 persen dari jumlah sasaran. Sedangkan untuk dosis kedua hingga kini sudah mencapai sebanyak 21.949 jiwa atau 21,61 persen dari jumlah keseluruhan. (oce)

Baca Juga :  Mbah Moen Dimakamkan di Al Maqbaroh Ma’la, Diantar Lantunan Doa Jamaah

Artikel Terkait

Most Read

Artikel Terbaru


/