alexametrics
29.8 C
Mojokerto
Saturday, June 25, 2022

Dua Jabatan Kadis Segera Dilelang

KABUPATEN, Jawa Pos Radar Mojokerto – Pemkab Mojokerto segera menggulirkan lelang jabatan dua kursi kepala dinas. Dalam waktu dekat, pemda akan mengirim surat ke komisi ASN untuk meminta restu pengisian dua jabatan kosong tersebut.

Dua jabatan itu yang diajukan lelang adalah kursi Kepala Badan Kepegawaian dan Pengembangan Sumber Daya Manusia (BKPSDM) dan Kepala Dinas Pendidikan. Saat ini, keduanya diduduki pelaksana tugas. ’’Selter dua kepala OPD ini kita masih menunggu restu dari KASN,’’ ungkap Sekdakab Mojokerto Teguh Gunarko.

Kini, kursi Kepala BKPSDM diduduki Bambang Eko Wahyudi yang merangkap menjabat kepala Bappeda, sementara Kepala Dispendik dikendalikan Kepala Diskominfo Kabupaten Mojokerto Ardi Sepdianto.

Baca Juga :  Tiga Tahun Sandang Status Tersangka, Eks Kadisperta Ditahan Kejari

Teguh menegaskan, pemkab juga telah bersurat ke Gubernur Jatim atas permintaan salah satu pejabat Pemprov Jawa Timur agar menjadi anggota pansel dalam selter dua kepala OPD tersebut.

Selain itu, dalam waktu dekat, pemda bakal berkirim surat ke Komisi ASN untuk meminta rekomendasi pelaksaan selter. ’’Saat ini suratnya sudah dibuat. Paling tidak, satu minggu setelah surat diterima, KASN sudah berikan rekomendasinya. Makanya ini secepatnya kita proses, kalau bisa lebih cepat lebih baik dilakukan pengisian pada dua jabatan lowong ini,’’ paparnya.

Pemda tak mau berlarut-larut membiarkan kekosongan kursi pejabat setingkat eselon II ini. Apalagi, dua OPD tersebut berhubungan dengan kepegawaian serta sektor pendidikan. Keduanya menjadi OPD vital dalam penanganan pegawai dan pelayanan dasar yang harus diberikan kepada masyarakat.

Baca Juga :  Kalah di Tingkat PK, Kejari Legawa dan Hormati Putusan PK

Saat ini, pendidikan juga tengah disibukkan dengan agenda Penerimaan Peserta Didik Baru (PPDB) tahun ajaran 2022/2023. ’’Dua OPD yang urgen. Makanya harus segara diisi pejabat definitif agar lebih optimal. Kita targetkan bulan ini selter sudah dilakukan,’’ ujarnya.

Diketahui, per 1 April lalu, dua jabatan ini kosong setelah pejabatnya memasuki purna tugas. Masing-masing Kepala Badan Kepegawaian dan Pengembangan Sumber Daya Manusia (BKPSDM) Susantoso dan Kepala Dinas Pendidikan Zainul Arifin. (ori/ron)

KABUPATEN, Jawa Pos Radar Mojokerto – Pemkab Mojokerto segera menggulirkan lelang jabatan dua kursi kepala dinas. Dalam waktu dekat, pemda akan mengirim surat ke komisi ASN untuk meminta restu pengisian dua jabatan kosong tersebut.

Dua jabatan itu yang diajukan lelang adalah kursi Kepala Badan Kepegawaian dan Pengembangan Sumber Daya Manusia (BKPSDM) dan Kepala Dinas Pendidikan. Saat ini, keduanya diduduki pelaksana tugas. ’’Selter dua kepala OPD ini kita masih menunggu restu dari KASN,’’ ungkap Sekdakab Mojokerto Teguh Gunarko.

Kini, kursi Kepala BKPSDM diduduki Bambang Eko Wahyudi yang merangkap menjabat kepala Bappeda, sementara Kepala Dispendik dikendalikan Kepala Diskominfo Kabupaten Mojokerto Ardi Sepdianto.

Baca Juga :  Bed Pasien Covid-19 Penuh, RSI Sakinah Tutup IGD

Teguh menegaskan, pemkab juga telah bersurat ke Gubernur Jatim atas permintaan salah satu pejabat Pemprov Jawa Timur agar menjadi anggota pansel dalam selter dua kepala OPD tersebut.

Selain itu, dalam waktu dekat, pemda bakal berkirim surat ke Komisi ASN untuk meminta rekomendasi pelaksaan selter. ’’Saat ini suratnya sudah dibuat. Paling tidak, satu minggu setelah surat diterima, KASN sudah berikan rekomendasinya. Makanya ini secepatnya kita proses, kalau bisa lebih cepat lebih baik dilakukan pengisian pada dua jabatan lowong ini,’’ paparnya.

Pemda tak mau berlarut-larut membiarkan kekosongan kursi pejabat setingkat eselon II ini. Apalagi, dua OPD tersebut berhubungan dengan kepegawaian serta sektor pendidikan. Keduanya menjadi OPD vital dalam penanganan pegawai dan pelayanan dasar yang harus diberikan kepada masyarakat.

Baca Juga :  Tren Outer Rajut, Simpel Nggak Bikin Ribet
- Advertisement -

Saat ini, pendidikan juga tengah disibukkan dengan agenda Penerimaan Peserta Didik Baru (PPDB) tahun ajaran 2022/2023. ’’Dua OPD yang urgen. Makanya harus segara diisi pejabat definitif agar lebih optimal. Kita targetkan bulan ini selter sudah dilakukan,’’ ujarnya.

Diketahui, per 1 April lalu, dua jabatan ini kosong setelah pejabatnya memasuki purna tugas. Masing-masing Kepala Badan Kepegawaian dan Pengembangan Sumber Daya Manusia (BKPSDM) Susantoso dan Kepala Dinas Pendidikan Zainul Arifin. (ori/ron)

Artikel Terkait

Most Read

Artikel Terbaru


/