alexametrics
25.8 C
Mojokerto
Thursday, May 26, 2022

Yuk Bergerak untuk Tingkatkan Imun, tapi Tetap Disiplin Terapkan 3M

JAKARTA, Jawa Pos Radar Mojokerto – Mencegah lebih baik daripada mengobati. Pepatah ini penting kita lakukan di masa pandemi Covid-19. Tak perlu biaya mahal untuk pencegahan penyebaran virus korona.

Cukup lakukan 3M (memakai masker, menjaga jarak, dan mencuci tangan). Serta jalankan protokol kesehatan dengan disiplin. Jika sudah divonis positif Covid-19, tidak hanya berdampak pada kesehatan dan psikologi, tapi juga kerugian ekonomi.

”Tabungan yang seharusnya digunakan untuk masa depan keluarga, juga bisa terkuras untuk biaya berobat. Rata-rata biaya rawat itu untuk 15 hari. Dari data berbagai rumah sakit, ada yang sampai 194 hari di rumah sakit. Bisa dibayangkan kalau satu hari seseorang bisa memperoleh (penghasilan) Rp 1 juta, berarti Rp 194 juta (kehilangan pendapatan). Itu belum biaya berobat, biaya berobat rata-rata Rp184 juta,” terang Prof Hasbullah Thabrany dalam forum Dialog Juru Bicara Pemerintah dan Duta Adaptasi Kebiasaan Baru bertema Perhitungan Rugi-Rugi Kena Penyakit, di Media Center Komite Penanganan Covid-19 dan Pemulihan Ekonomi Nasional (KPCPEN), Senin (16/11).

Baca Juga :  Izin Apotek Dicabut, Jika Terbukti Jual PCC

Meski perawatan Covid-19 ditanggung oleh negara, namun masyarakat diharapkan sadar, bahwa biaya tersebut juga merupakan uang rakyat melalui APBN. ”Janganlah kita berperilaku memboroskan uang bersama, uang publik, uang negara itu uang kita bersama. Nah, ini bagian yang mesti kita pahami bersama, perubahan perilaku. Karena sebetulnya kita bisa kendalikan hawa nafsu untuk berkumpul,” harapnya.

Guru Besar Fakultas Kesehatan Masyarakat Universitas Indonesia ini mengatakan, jika seseorang sudah dinyatakan positif Covid-19, maka sudah pasti tidak dapat bekerja dan belajar.

Hal ini juga akan menimbulkan ketidakmampuan untuk mendapatkan upah atau pendapatan dan kemungkinan besar dapat kehilangan pekerjaan. Pencegahan Covid-19 ditegaskannya sangatlah mudah dan murah.

Masyarakat cukup melakukan disiplin protokol kesehatan (prokes) 3M, memakai masker, menjaga jarak, dan mencuci tangan. ”3M itu modalnya kan cuma masker, ganti-ganti masker berapa sih? Mencuci tangan hanya butuh 30 detik saja, itu cukup bunuh kuman. Berapa biayanya? Tidak banyak, sangat murah, mungkin satu hari tidak sampai 5 ribu,” jelasnya. (rl)

Baca Juga :  Vaksin dan 3M: Jurus Ampuh Melawan Covid-19

JAKARTA, Jawa Pos Radar Mojokerto – Mencegah lebih baik daripada mengobati. Pepatah ini penting kita lakukan di masa pandemi Covid-19. Tak perlu biaya mahal untuk pencegahan penyebaran virus korona.

Cukup lakukan 3M (memakai masker, menjaga jarak, dan mencuci tangan). Serta jalankan protokol kesehatan dengan disiplin. Jika sudah divonis positif Covid-19, tidak hanya berdampak pada kesehatan dan psikologi, tapi juga kerugian ekonomi.

”Tabungan yang seharusnya digunakan untuk masa depan keluarga, juga bisa terkuras untuk biaya berobat. Rata-rata biaya rawat itu untuk 15 hari. Dari data berbagai rumah sakit, ada yang sampai 194 hari di rumah sakit. Bisa dibayangkan kalau satu hari seseorang bisa memperoleh (penghasilan) Rp 1 juta, berarti Rp 194 juta (kehilangan pendapatan). Itu belum biaya berobat, biaya berobat rata-rata Rp184 juta,” terang Prof Hasbullah Thabrany dalam forum Dialog Juru Bicara Pemerintah dan Duta Adaptasi Kebiasaan Baru bertema Perhitungan Rugi-Rugi Kena Penyakit, di Media Center Komite Penanganan Covid-19 dan Pemulihan Ekonomi Nasional (KPCPEN), Senin (16/11).

Baca Juga :  Bupati Pungkasiadi Berharap Posko Covid-19 PWI Mojokerto Sinergis

Meski perawatan Covid-19 ditanggung oleh negara, namun masyarakat diharapkan sadar, bahwa biaya tersebut juga merupakan uang rakyat melalui APBN. ”Janganlah kita berperilaku memboroskan uang bersama, uang publik, uang negara itu uang kita bersama. Nah, ini bagian yang mesti kita pahami bersama, perubahan perilaku. Karena sebetulnya kita bisa kendalikan hawa nafsu untuk berkumpul,” harapnya.

Guru Besar Fakultas Kesehatan Masyarakat Universitas Indonesia ini mengatakan, jika seseorang sudah dinyatakan positif Covid-19, maka sudah pasti tidak dapat bekerja dan belajar.

Hal ini juga akan menimbulkan ketidakmampuan untuk mendapatkan upah atau pendapatan dan kemungkinan besar dapat kehilangan pekerjaan. Pencegahan Covid-19 ditegaskannya sangatlah mudah dan murah.

- Advertisement -

Masyarakat cukup melakukan disiplin protokol kesehatan (prokes) 3M, memakai masker, menjaga jarak, dan mencuci tangan. ”3M itu modalnya kan cuma masker, ganti-ganti masker berapa sih? Mencuci tangan hanya butuh 30 detik saja, itu cukup bunuh kuman. Berapa biayanya? Tidak banyak, sangat murah, mungkin satu hari tidak sampai 5 ribu,” jelasnya. (rl)

Baca Juga :  Pasca Kebakaran, Jalur Pendakian Penanggungan Diperketat

Artikel Terkait

Most Read

PHK Buruh Sudah Dimulai

Masjid Disemprot, Jamaah Cuci Tangan

Artikel Terbaru


/