alexametrics
24.8 C
Mojokerto
Saturday, May 21, 2022

Polisi Siapkan Ribuan Nasi Bungkus

KABUPATEN, Jawa Pos Radar Mojokerto – Di tengah pandemi virus korona, Polres Mojokerto bernisiatif mendirikan dapur umum, Jumat (17/4). Dapur umum ini untuk menyediakan makanan siap saji bagi warga terdampak langsung Covid-19. Mulai tukang becak hingga pedagangan asongan.

Melibatkan unsur TNI, BPBD, serta tim relawan, pendirian dapur umum ini sudah dilakukan Polres Mojokerto sejak kemarin. Diawali di Mapolres Mojokerto, Jalan Gajah Mada, Nomor 99, Desa Menanggal, Kecamatan Mojosari, kini dapur umum dibuka serentak di setiap polsek jajaran. ”Ada 15 dapur umum yang kami dirikan. Satu di polres, dan 14 di polsek wilayah hukum kami,” ungkap Kapolres Mojokerto AKBP Feby DP Hutagalung, kemarin.

Menurut Feby, dapur umum juga menyiapkan makanan hingga beberapa hari ke depan. Atau bahkan sampai waktu yang belum ditentukan. Makanan tersebut nantinya akan disalurkan ke setiap warga yang membutuhkan. Utamanya, mereka yang terdampak langsung sosial dan ekonomi akibat Covid-19. Para tukang becak, misalnya. Dengan gerakan pemerintah di rumah saja dan physical distancing, untuk memutus mata rantai peredaran virus korona, secara tidak langsung mereka terkena imbasnya. Setelah terjadi penurunan penumpang.

Baca Juga :  Wali Kota Ning Ita Sidak Mal Pelayanan Publik

”Dengan begitu, kami ikut ambil bagian agar masyarakat tetap bisa makan. Meski sehari sekali, setidaknya ini bisa meringankan mereka,” tegasnya. Tak hanya itu, makanan siap saji ini juga akan menyasar pekerja harian, buruh, pedagang keliling, dan warga yang kurang mampu. Setidaknya, setiap dapur umum ditargetkan untuk bisa menyiapkan makanan siap saji sebanyak 250 bungkus. Dengan begitu, dari 15 DU yang ada, setiap hari pihaknya bisa mendistribusikan sekitar 3.750 nasi bungkus. ”Dalam pendistribusian ini, personel juga akan langsung turun ke lapangan untuk menghindari terjadinya kerumunan warga,” paparnya.

Seperti yang sudah dilakukan Polsek Puri, kemarin. Menggunakan mobil patroli, mereka menyisir jalanan Desa Kenanten untuk membagikan nasi bungkus bagi warga yang terdampak langsung virus korona. Meski hanya nasi bungkus, mereka cukup merespons positif dengan gerakan ini.

Baca Juga :  Jadi Wadah Pengembangan Potensi Siswa

”Mudah-mudahan keberadaan dapur umum ini dapat membantu masyarakat, sambil tetap akan dilakukan sosialisasi dan edukasi kepada masyarakat untuk tetap menjaga kesehatan, menjaga jarak, tertib physical distancing, wajib menggunakan masker jika keluar rumah, sering cuci tangan, dan mematuhi imbauan pemerintah,” pungkas Feby. 

KABUPATEN, Jawa Pos Radar Mojokerto – Di tengah pandemi virus korona, Polres Mojokerto bernisiatif mendirikan dapur umum, Jumat (17/4). Dapur umum ini untuk menyediakan makanan siap saji bagi warga terdampak langsung Covid-19. Mulai tukang becak hingga pedagangan asongan.

Melibatkan unsur TNI, BPBD, serta tim relawan, pendirian dapur umum ini sudah dilakukan Polres Mojokerto sejak kemarin. Diawali di Mapolres Mojokerto, Jalan Gajah Mada, Nomor 99, Desa Menanggal, Kecamatan Mojosari, kini dapur umum dibuka serentak di setiap polsek jajaran. ”Ada 15 dapur umum yang kami dirikan. Satu di polres, dan 14 di polsek wilayah hukum kami,” ungkap Kapolres Mojokerto AKBP Feby DP Hutagalung, kemarin.

Menurut Feby, dapur umum juga menyiapkan makanan hingga beberapa hari ke depan. Atau bahkan sampai waktu yang belum ditentukan. Makanan tersebut nantinya akan disalurkan ke setiap warga yang membutuhkan. Utamanya, mereka yang terdampak langsung sosial dan ekonomi akibat Covid-19. Para tukang becak, misalnya. Dengan gerakan pemerintah di rumah saja dan physical distancing, untuk memutus mata rantai peredaran virus korona, secara tidak langsung mereka terkena imbasnya. Setelah terjadi penurunan penumpang.

Baca Juga :  Skoring Usia Melanggar HAM, Pemda Bisa Revisi Perbup tentang Desa

”Dengan begitu, kami ikut ambil bagian agar masyarakat tetap bisa makan. Meski sehari sekali, setidaknya ini bisa meringankan mereka,” tegasnya. Tak hanya itu, makanan siap saji ini juga akan menyasar pekerja harian, buruh, pedagang keliling, dan warga yang kurang mampu. Setidaknya, setiap dapur umum ditargetkan untuk bisa menyiapkan makanan siap saji sebanyak 250 bungkus. Dengan begitu, dari 15 DU yang ada, setiap hari pihaknya bisa mendistribusikan sekitar 3.750 nasi bungkus. ”Dalam pendistribusian ini, personel juga akan langsung turun ke lapangan untuk menghindari terjadinya kerumunan warga,” paparnya.

Seperti yang sudah dilakukan Polsek Puri, kemarin. Menggunakan mobil patroli, mereka menyisir jalanan Desa Kenanten untuk membagikan nasi bungkus bagi warga yang terdampak langsung virus korona. Meski hanya nasi bungkus, mereka cukup merespons positif dengan gerakan ini.

Baca Juga :  Dua Buah Hati Penenang Hati

”Mudah-mudahan keberadaan dapur umum ini dapat membantu masyarakat, sambil tetap akan dilakukan sosialisasi dan edukasi kepada masyarakat untuk tetap menjaga kesehatan, menjaga jarak, tertib physical distancing, wajib menggunakan masker jika keluar rumah, sering cuci tangan, dan mematuhi imbauan pemerintah,” pungkas Feby. 

Artikel Terkait

Most Read

Artikel Terbaru


/