alexametrics
23.8 C
Mojokerto
Friday, May 27, 2022

Kemilau Keemasan dan Gemerlap saat Malam

KOTA Mojokerto bakal segera memiliki ikon baru menara Tribhuwana Tunggadewi. Bangunan yang berada di kompleks Pemandian Sekarsari itu kini telah mencuri perhatian publik. Selain ornamen khas Majapahitan yang mulai tampak, gemerlap lampu juga semakin memperindah suasana malam di tengah kota.

Sejak setahun lalu, bekas menara air peninggalan zaman kolonial itu dipermak oleh Pemkot Mojokerto. Melalui corporate social responsibility (CSR) dari salah satu perusahaan operator seluler, kini menara setinggi 40 meter lebih itu telah terbalut ornamen keemasan.

Di bagian puncaknya menara juga terdapat mahkota Tribhuwana Tunggadewi. Tak hanya berkilau saat siang, ketika malam menara juga nampak gemerlap. Terdapat lampu yang megelilingi. ’’Beberapa hari ini sudah mulai diuji coba untuk dinyalakan,’’ terang Plt Kepala Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Kota Mojokerto Amin Wachid.

Baca Juga :  SMAN 1 Sooko Dulang Juara Nasional

Selain terlihat berwarna-warni, lampu-lampu hias itu juga menyala secara motion. Amin menyebutkan, dari hasil trial tidak ditemui kendala berarti. Dengan begitu, pengerjaan menara Tribhuwana Tunggadewi akan dilanjutkan di bagian lainnya. ’’Kemarin saat hujan deras juga diuji coba. Dan ternyata tidak ada masalah,’’ paparnya.

Sementara itu, Kepala Dinas Pekerjaan Umum, Penataan Ruang, Perumahan Rakyat, dan Kawasan Permukiman (DPUPRPRKP) Kota Mojokerto Mashudi menambahkan, menara Tribhuana Tunggadewi akan menjadi satu kesatuan dengan Pemandian Sekarsari. Wisata kolam renang legendaris itu akan kembali dilakukan revitalisasi tahap dua di tahun ini.

Dengan alokasi anggaran kurang lebih Rp 10 miliar, destinasi wisata di Jalan Empunala-Gajah Mada itu akan dibangun foodcourt, miniatur perahu Majapahit, serta fasilitas pendukung wahana kolam renang lainnya. ’’November nanti kita target sudah selesai,’’ imbuhnya. 

Baca Juga :  DLH Janjikan Pekan Ini Dikebut

KOTA Mojokerto bakal segera memiliki ikon baru menara Tribhuwana Tunggadewi. Bangunan yang berada di kompleks Pemandian Sekarsari itu kini telah mencuri perhatian publik. Selain ornamen khas Majapahitan yang mulai tampak, gemerlap lampu juga semakin memperindah suasana malam di tengah kota.

Sejak setahun lalu, bekas menara air peninggalan zaman kolonial itu dipermak oleh Pemkot Mojokerto. Melalui corporate social responsibility (CSR) dari salah satu perusahaan operator seluler, kini menara setinggi 40 meter lebih itu telah terbalut ornamen keemasan.

Di bagian puncaknya menara juga terdapat mahkota Tribhuwana Tunggadewi. Tak hanya berkilau saat siang, ketika malam menara juga nampak gemerlap. Terdapat lampu yang megelilingi. ’’Beberapa hari ini sudah mulai diuji coba untuk dinyalakan,’’ terang Plt Kepala Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Kota Mojokerto Amin Wachid.

Baca Juga :  Abi dan Eka Sabet Gus Yuk Favorit

Selain terlihat berwarna-warni, lampu-lampu hias itu juga menyala secara motion. Amin menyebutkan, dari hasil trial tidak ditemui kendala berarti. Dengan begitu, pengerjaan menara Tribhuwana Tunggadewi akan dilanjutkan di bagian lainnya. ’’Kemarin saat hujan deras juga diuji coba. Dan ternyata tidak ada masalah,’’ paparnya.

Sementara itu, Kepala Dinas Pekerjaan Umum, Penataan Ruang, Perumahan Rakyat, dan Kawasan Permukiman (DPUPRPRKP) Kota Mojokerto Mashudi menambahkan, menara Tribhuana Tunggadewi akan menjadi satu kesatuan dengan Pemandian Sekarsari. Wisata kolam renang legendaris itu akan kembali dilakukan revitalisasi tahap dua di tahun ini.

Dengan alokasi anggaran kurang lebih Rp 10 miliar, destinasi wisata di Jalan Empunala-Gajah Mada itu akan dibangun foodcourt, miniatur perahu Majapahit, serta fasilitas pendukung wahana kolam renang lainnya. ’’November nanti kita target sudah selesai,’’ imbuhnya. 

Baca Juga :  SMAN 1 Sooko Dulang Juara Nasional

Artikel Terkait

Most Read

Artikel Terbaru


/